Wulan Jadi Tersangka, Akui Bunuh Rozi demi Harta
Wulan, wanita yang di sebut teman dekat korban Rozi ditetapkan sebagai tersangka pelaku pembunuhan. (foto : ist)--
BACAKORAN.CO – Misteri penyebab kematian Rozi alias Kelepet (39), warga Desa Mulyoharjo, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas, akhirnya mulai terkuak.
Penyidik Satreskrim Polres Musi Rawas menetapkan Wulan, warga Desa Raksa Budi, Kecamatan BTS Ulu, sebagai tersangka pembunuhan setelah serangkaian pemeriksaan intensif. Polisi menduga korban dihabisi pada Jumat (5/6), hari yang sama saat Rozi dilaporkan hilang.
Penetapan tersangka itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Musi Rawas AKP Redho Agus Suhendra, Senin (22/6). Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif pembunuhan diduga karena pelaku ingin menguasai harta benda milik korban.
“Motifnya hendak menguasai harta benda,” tegas AKP Redho kepada wartawan.
BACA JUGA:Hilang Dua Pekan, Rozi Ditemukan Tewas Mengapung, Teman Wanita Akui Jual Hp dan Motor
BACA JUGA:Viral! Oknum TNI AL Masuk Rumah Aniaya Remaja 19 Tahun, Motif Cemburu Salah Sasaran
Polisi mengungkap, pada hari kejadian korban menjemput tersangka menggunakan sepeda motor. Keduanya kemudian pergi bersama. Namun setelah itu, Rozi tidak pernah kembali ke rumah dan dinyatakan hilang oleh keluarganya.
Dalam pemeriksaan, Wulan disebut mengakui perbuatannya. Selain menghabisi nyawa korban, tersangka juga mengakui telah mengambil serta menjual sejumlah barang milik korban, termasuk sepeda motor dan telepon genggam.
Pengakuan tersebut memperkuat dugaan polisi bahwa kasus pembunuhan pria ditemukan tewas mengapung di Sungai Pering itu telah direncanakan untuk menguasai aset korban.
Kasus ini sebelumnya menggemparkan warga Musi Rawas setelah jasad Rozi ditemukan mengapung di aliran Sungai Pering, Desa Raksa Budi, Sabtu (20/6) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membusuk. Bahkan sebagian tubuh korban telah memperlihatkan tulang.
BACA JUGA:HP Android Tiba-Tiba Lemot? Jangan Panik, Ini 10 Cara Ampuh Mengembalikan Performa Seperti Baru
BACA JUGA:Anak SD Dieksploitasi Demo Dukung MBG: Diajak Pawai, Ternyata Bawa Spanduk Dukung Program Pemerintah
Penemuan mayat tersebut mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga, warga, dan aparat kepolisian sejak korban dilaporkan hilang pada 5 Juni lalu.
Meski tersangka telah ditetapkan, penyelidikan belum berhenti. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya rangkaian tindak pidana lain yang berkaitan dengan kasus tersebut. Termasuk informasi mengenai meninggalnya ibu tersangka yang diduga akibat diracun menggunakan potasium.
Untuk mengumpulkan alat bukti tambahan, polisi telah melakukan penggeledahan di rumah tersangka bersama perangkat desa dan warga setempat. Penyidik juga terus melengkapi berkas perkara guna mengungkap secara utuh kronologi pembunuhan Rozi di Musi Rawas.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena menggabungkan dugaan pembunuhan berencana, penguasaan harta korban, hingga munculnya dugaan tindak pidana lain yang masih dalam penyelidikan kepolisian.