bacakoran.co

Prabowo Klaim Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pidato Terbaru Picu Spekulasi Netizen: Yang Kasih Wajan?

Pidato Presiden Prabowo Subianto singgung tahu pihak yang membiayai demonstrasi.--Tangkaplayar/metrotv

"gua sih kalo jadi mahasiswa marah banget ya bawa nama mahasiswa untuk kepentingan bem nya sendiri," tulis @afterbrix.

"Dari yang tadinya teriak-teriak di jalanan, eh malah ketemu Gibran trus dapet duit. Mahasiswa harapan bangsa katanya, eh malah harapan dompet sendiri," tulis @voctivrae. 

BACA JUGA:Geger! 4.000 Buruh Pabrik Pemasok Nike di Bandung Terancam PHK, Pemerintah dan Serikat Buruh Bergerak Cepat

Banyak yang menuntut agar kasus ini ditindaklanjuti serius agar tidak merusak citra gerakan mahasiswa. 

Kasus ini menimbulkan pertanyaan publik tentang transparansi dana organisasi kemahasiswaan dan potensi politisasi aksi mahasiswa.

Keunggulan organisasi mahasiswa seharusnya terletak pada integritas dan independensi, bukan pada nilai transaksional sesaat yang justru dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap suara generasi muda.

Prabowo Klaim Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pidato Terbaru Picu Spekulasi Netizen: Yang Kasih Wajan?

Steve

Agus


bacakoran.co – presiden prabowo subianto menyatakan tahu pihak yang membiayai aksi demonstrasi di indonesia.

pernyataan ini disampaikan dalam pidato terbaru yang kini menjadi sorotan publik.

klaim tersebut muncul di tengah dinamika politik nasional yang tengah ramai dibahas. 

video pidato presiden prabowo subianto yang diunggah akun x @lanangwn pada rabu, 24 juni 2026, dalam rekaman berdurasi sekitar 1 menit 44 detik tersebut, prabowo berbicara di balik podium dengan latar bendera merah putih sambil menyampaikan pernyataannya secara tegas. 

"saya sudah tahu siapa yang membiayai-biayai," ujar prabowo dalam pidato tersebut, sebagaimana terdengar dalam narasi video.

ia menambahkan bahwa saat ini masih berusaha menangani dengan cara-cara meyakinkan sambil percaya bukti yang ada akan dipahami rakyat.

pernyataan ini disampaikan dengan gestur tangan yang menekankan poin-poin pentingnya. 

pernyataan prabowo ini langsung memicu beragam interpretasi di kalangan netizen.

banyak yang menghubungkannya dengan demonstrasi terkait isu-isu terkini seperti program makan bergizi gratis (mbg) dan efisiensi anggaran.

"yang baju putih putih, spanduk dicetak, font type mirip brandingan kampanye 02, banyak spanduk ai yang dicetak tinggal tebak aja dari mana,' tulis netizen @newscornerkid,

sementara itu @ardisatriawan berkomentar, "maksudnya yang kasih wajan ama 100k perorang?" dan banyak yang menyatakan "dia nyindir seseorang." 

dua ibu polos ngaku dibayar rp100 ribu ikut aksi dukung mbg di monas

dua peserta aksi di kawasan monas, jakarta, secara terbuka mengaku menerima bayaran rp100 ribu untuk ikut serta dalam .

video wawancara yang diunggah tribun news pada senin, 22 juni 2026, langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial x (twitter). 

ibu desi dan ibu yuyun dengan polos menjawab pertanyaan wartawan mengenai alasan kehadiran mereka. keduanya mengakui senang ikut aksi karena mendapat

video berdurasi sekitar 1 menit 47 detik ini menunjukkan suasana aksi di monas dengan latar belakang peserta lain yang membawa bendera dan spanduk. 

video tersebut diunggah ulang oleh akun @ardisatriawan pada senin, 22 juni 2026.

dalam narasi video, @ardisatriawan menuliskan: “ibu desi sama ibu yuyun ini polos sekaliiiii. ngomong di depan kamera kalau dibayar 100 ribu. terus ke media nasional pula. ini koordinatornya gak briefing dulu gimana ngadepin media???”komentar netizen beragam.

"ya maklum mas, beliau aja bela-belain ikut gituan demi sedikit uang dan sembako, jd memang terlihat kualitasnya seperti apa. bukan polos, tp memang nalarnya gak sampe aja, sama seperti yg menggerakkan ????. kita gak boleh nyinyir sama ternakan pemerintah seperti ini," tulis @holycreature.

"mas mas wartawannya juga happy banget dapet bahan berita yang potensi viral dan rame diliat orang," tulis @die_780.

"koordinatornya emang bener gak briefing dulu ya? isu sampah di monas yang diangkat nasional, padahal di bawah liputannya ada kasus kekerasan perempuan di rancaekek yang lebih penting wkwk. parah sih si koordinator," tulis buzuzima0.

"sama juga yang mahasewa itu bang, akhirnya ngaku dibayar gimana coba," tulis @raritek_.

“hahahaha terima kasih ibu yuyun dan ibu desi yang sudah berkata jujur," tulis netizen.

aksi di monas ini dikaitkan dengan dukungan terhadap program mbg (kemungkinan merah putih atau program pemerintah terkait).

kejadian ini memicu diskusi luas soal praktik mobilisasi massa menggunakan imbalan uang, terutama di kalangan masyarakat bawah yang rentan.

banyak netizen menyoroti pentingnya edukasi dan peningkatan ekonomi agar tidak mudah dimanfaatkan untuk kepentingan politik. 

dosen ugm media wahyudi askar kritik keras anggaran mbg rp335 triliun: rakyat masih susah?

dosen fakultas ilmu sosial dan ilmu politik (fisipol) universitas gadjah mada (ugm) yang juga menjabat direktur di center of economic and law studies (celios), dr. media wahyudi askar, menyampaikan kritik tajam terhadap program makan bergizi gratis ().

menurutnya, alokasi anggaran sebesar rp335 triliun berpotensi tidak optimal dan tetap menghadapi kesulitan ekonomi. 

dalam video yang beredar luas, media wahyudi askar menyoroti, "sekarang mbg itu 335 triliun dibakar, rakyat tetap susah?" ia menambahkan bahwa jika dana tersebut dibagi langsung kepada masyarakat, untuk kebutuhan sewa (rente), hingga vendor, dampaknya bisa lebih dirasakan langsung.

pernyataan ini disampaikan dengan data dan penjelasan meyakinkan, khas akademisi yang lulus s2 dan s3 dari the university of manchester. 

video tersebut diunggah oleh akun x @ommi_siregar pada minggu, 21 juni 2026.

netizen pun ramai berkomentar membanjiri postingan tersebut.

"sopan beradab by data riset bahkan disampaikan sebelum mbg meledak, ndak didengar juga," tulis @alifanews.

sebagai pakar kebijakan publik dengan latar belakang riset mendalam di bidang kemiskinan, ketimpangan, dan keadilan fiskal, media wahyudi askar kerap menjadi rujukan analisis kebijakan pemerintah.

kritiknya terhadap mbg bukan sekadar opini, melainkan berbasis perhitungan efisiensi anggaran.

ia menekankan pentingnya meritokrasi dalam pengelolaan program besar agar tidak terjadi pemborosan, termasuk isu makanan terbuang yang disebutkan mencapai rp1,7 triliun per minggu dalam diskusi terkait. 

analisis ini relevan mengingat anggaran mbg sempat direncanakan rp335 triliun untuk 2026 sebelum mengalami pemangkasan menjadi rp268 triliun.

pakar menilai program bernilai strategis untuk mengatasi stunting dan gizi buruk, namun pelaksanaannya harus diawasi ketat agar tepat sasaran dan memberikan nilai tambah ekonomi jangka panjang, bukan hanya konsumsi sesaat.

keunggulan pendekatan berbasis data seperti yang ditunjukkan media wahyudi askar membantu publik memahami trade-off kebijakan di tengah keterbatasan fiskal negara.

di sisi lain pendukung program menekankan potensi multiplier effect terhadap petani, umkm pangan, dan penurunan angka gizi buruk.

mahasiswa ubk yang bertemu wapres gibran dituding terima suap rp300 juta dari uang rakyat

mahasiswa universitas bung karno (ubk) bernama abdi yang sempat bertemu wakil presiden gibran rakabuming raka di istana kini menjadi sorotan publik.

beredar tudingan bahwa badan eksekutif mahasiswa (bem) kampusnya menerima suap rp300 juta dari uang rakyat, dengan abdi disebut mendapatkan sekian persen dari jumlah tersebut. 

tudingan ini muncul setelah unggahan di akun x @bismillahyuk_, unggahan tersebut menyertakan foto dan video abdi saat berbicara di hadapan massa.

dalam narasi video yang beredar, abdi terlihat berbicara dengan menggunakan mikrofon sambil berdiri di tengah kerumunan, mengenakan kaos biru-putih.

salah satu tangkapan layar menunjukkan komentar netizen yang menyebutnya sebagai "ketua bem fh ubk yang diterima wapres kemarin, dikasih uang 300 jt, namanya abdi".

video lain menampilkan suasana malam dengan latar belakang pepohonan dan bangunan, di mana abdi tampak sedang menyampaikan pernyataan. 

sebelumnya beredar pula informasi bahwa bem fh ubk diduga menerima bayaran rp20 juta untuk memindahkan titik aksi demonstrasi.

namun unggahan viral tersebut menyebut total suap mencapai rp300 juta.

hingga berita ini ditulis belum ada konfirmasi resmi dari pihak kampus atau lembaga penegak hukum mengenai kebenaran tudingan ini. 

netizen ramai bereaksi membanjiri postingan tersebut.

"gua sih kalo jadi mahasiswa marah banget ya bawa nama mahasiswa untuk kepentingan bem nya sendiri," tulis @afterbrix.

"dari yang tadinya teriak-teriak di jalanan, eh malah ketemu gibran trus dapet duit. mahasiswa harapan bangsa katanya, eh malah harapan dompet sendiri," tulis @voctivrae. 

banyak yang menuntut agar kasus ini ditindaklanjuti serius agar tidak merusak citra gerakan mahasiswa. 

kasus ini menimbulkan pertanyaan publik tentang transparansi dana organisasi kemahasiswaan dan potensi politisasi aksi mahasiswa.

keunggulan organisasi mahasiswa seharusnya terletak pada integritas dan independensi, bukan pada nilai transaksional sesaat yang justru dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap suara generasi muda.

Tag
Share