Mayat Misterius Mengapung di Parit Primer Babat Supat Muba, Polisi Cari Identitas
Warga Desa Bandar Tenggulang (SP2), Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin dihebohkan dengan penemuan mayat. (foto : ist)--
BACAKORAN.CO - Warga Desa Bandar Tenggulang (SP2), Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di aliran Parit Primer, Senin (6/7) sekitar pukul 05.30 WIB.
Hingga Senin siang, identitas korban maupun penyebab kematiannya masih menjadi misteri. Polisi telah memasang garis polisi, mengevakuasi jenazah, dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban.
Kapolsek Babat Supat IPTU Agum Marenra melalui Kasi Humas Polres Muba AKP S. Hutahaean mengatakan, begitu menerima laporan masyarakat, Kanit Reskrim Polsek Babat Supat IPDA Fran Jumaidi bersama personel langsung mendatangi lokasi kejadian.
Petugas segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Musi Banyuasin untuk melakukan proses identifikasi terhadap korban.
BACA JUGA:Mayat Laki-laki Membusuk di Tepi Sungai Lematang, Muara Gula Baru, Tersangkut di Semak-semak
"Dari hasil pemeriksaan awal, korban berjenis kelamin laki-laki. Namun identitasnya masih belum diketahui sehingga kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar AKP S. Hutahaean.
Korban memiliki ciri-ciri berambut pendek, tidak mengenakan baju, dan memakai celana jeans panjang berwarna krem keabu-abuan. Informasi tersebut kini menjadi petunjuk awal bagi penyidik untuk mengungkap identitas korban dalam kasus penemuan mayat di Parit Primer Desa Bandar Tenggulang tersebut.
Mayat pertama kali ditemukan oleh A. Rafik (46), seorang petani warga Dusun III Desa Bandar Tenggulang. Saat itu, sekitar pukul 05.30 WIB, Rafik sedang mengendarai perahu ketek menuju kawasan Karang Agung.
Dari kejauhan, ia melihat benda mengapung di pintu masuk Parit Primer. Karena merasa curiga, ia memperlambat laju perahunya. Tidak lama kemudian, dua warga lain, Aditya (24) dan Adi (30), yang juga melintas menggunakan ketek menuju kebun sawit, ikut memastikan benda tersebut.
BACA JUGA:Duel Berujung Maut, Keris Tembus Dada Pria di Gunung Megang
Setelah didekati, ketiganya memastikan bahwa benda yang mengapung itu merupakan sesosok mayat laki-laki. Mereka kemudian segera melaporkan penemuan tersebut kepada pemerintah desa dan Polsek Babat Supat.
Petugas kepolisian bersama Unit Identifikasi kemudian mengevakuasi jasad korban untuk dibawa ke RSUD Sungai Lilin. Di rumah sakit tersebut, jenazah akan menjalani visum dan proses identifikasi lebih lanjut guna mengetahui identitas serta penyebab pasti kematiannya.