bacakoran.co

Jualan Online Sepi? Ternyata Ini 7 Kesalahan UMKM yang Membuat Produk Sulit Muncul di Pencarian Marketplace

Jualan Online Sepi? Ternyata Ini 7 Kesalahan UMKM yang Membuat Produk Sulit Muncul di Pencarian Marketplace.foto.Good News--

BACAKORAN.CO - Banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengeluhkan penjualan online yang tidak kunjung meningkat. Padahal, mereka sudah mengunggah puluhan hingga ratusan produk ke marketplace maupun toko online.

Namun, masalahnya belum tentu terletak pada kualitas produk. Dalam banyak kasus, penyebab utama justru berasal dari cara produk ditampilkan sehingga sulit ditemukan oleh calon pembeli melalui fitur pencarian.

Agar produk memiliki peluang lebih besar muncul di hasil pencarian dan menarik perhatian konsumen, berikut tujuh kesalahan yang masih sering dilakukan pelaku UMKM.

BACA JUGA:Rahasia Hitung Ongkir Sumatera-Jawa agar UMKM Untung! Begini Cara Menghitung Biaya Logistik yang Benar

1. Judul Produk Terlalu Pendek dan Tidak Spesifik

Judul produk merupakan salah satu faktor penting dalam sistem pencarian marketplace.

Sayangnya, masih banyak penjual yang menggunakan judul terlalu umum seperti “Baju Wanita”, “Tas Cantik”, atau “Sepatu Murah”.

Judul seperti ini memiliki persaingan yang sangat tinggi dan tidak memberikan informasi lengkap kepada sistem maupun calon pembeli.

Sebaiknya gunakan judul yang lebih detail, misalnya:
Blouse Wanita Katun Lengan Panjang Warna Putih Ukuran M–XL

BACA JUGA:PPh Final UMKM 2026: Cara Hitung Pajak 0,5 Persen, Omzet Rp500 Juta Pertama Bebas Pajak!

Semakin relevan judul dengan kata yang dicari pembeli, semakin besar peluang produk muncul di halaman pencarian.

2. Deskripsi Produk Terlalu Singkat

Masih banyak penjual hanya mengisi deskripsi dengan satu atau dua kalimat.

Padahal, deskripsi yang lengkap membantu calon pembeli memahami produk sekaligus memberi informasi lebih banyak kepada algoritma marketplace.

Jualan Online Sepi? Ternyata Ini 7 Kesalahan UMKM yang Membuat Produk Sulit Muncul di Pencarian Marketplace

ase erlina

djarwo


- banyak pelaku , kecil, dan menengah (umkm) mengeluhkan penjualan online yang tidak kunjung meningkat. padahal, mereka sudah mengunggah puluhan hingga ratusan produk ke marketplace maupun toko online.

namun, masalahnya belum tentu terletak pada kualitas produk. dalam banyak kasus, penyebab utama justru berasal dari cara produk ditampilkan sehingga sulit ditemukan oleh calon pembeli melalui fitur pencarian.

agar produk memiliki peluang lebih besar muncul di hasil pencarian dan menarik perhatian konsumen, berikut tujuh kesalahan yang masih sering dilakukan pelaku umkm.

1. judul produk terlalu pendek dan tidak spesifik

judul produk merupakan salah satu faktor penting dalam sistem pencarian marketplace.

sayangnya, masih banyak penjual yang menggunakan judul terlalu umum seperti “baju wanita”, “tas cantik”, atau “sepatu murah”.

judul seperti ini memiliki persaingan yang sangat tinggi dan tidak memberikan informasi lengkap kepada sistem maupun calon pembeli.

sebaiknya gunakan judul yang lebih detail, misalnya:
blouse wanita katun lengan panjang warna putih ukuran m–xl

semakin relevan judul dengan kata yang dicari pembeli, semakin besar peluang produk muncul di halaman pencarian.

2. deskripsi produk terlalu singkat

masih banyak penjual hanya mengisi deskripsi dengan satu atau dua kalimat.

padahal, deskripsi yang lengkap membantu calon pembeli memahami produk sekaligus memberi informasi lebih banyak kepada algoritma marketplace.

sertakan informasi seperti:
bahan produk
ukuran
warna
manfaat
spesifikasi
cara penggunaan
cara perawatan
isi paket
keunggulan produk
deskripsi yang informatif dapat meningkatkan kepercayaan sekaligus memperbesar peluang produk ditemukan.

3. foto produk kurang berkualitas

foto adalah kesan pertama yang dilihat calon pembeli.

apabila gambar terlihat gelap, buram, pecah, atau kurang menarik, kemungkinan besar pembeli akan melewati produk tersebut.

gunakan foto dengan:
pencahayaan yang cukup
latar belakang bersih
resolusi tinggi
tampilan dari beberapa sudut
foto detail produk
foto saat digunakan jika memungkinkan
visual yang baik mampu meningkatkan rasio klik dan potensi penjualan.

4. tidak menggunakan kata kunci yang dicari pembeli

kesalahan berikutnya adalah tidak memahami kebiasaan calon pelanggan saat mencari produk.

sebagai contoh, pembeli mungkin mengetik:
botol minum stainless
tumbler 500 ml
kaos oversize pria
mukena travel
jika kata-kata tersebut tidak muncul pada judul maupun deskripsi, produk menjadi lebih sulit ditemukan.

karena itu, lakukan riset sederhana mengenai kata kunci yang paling sering digunakan konsumen, lalu masukkan secara alami tanpa berlebihan.

5. salah memilih kategori produk

kategori merupakan bagian penting dalam sistem pencarian marketplace.

apabila produk ditempatkan pada kategori yang kurang tepat, algoritma akan kesulitan menampilkan produk kepada target pembeli yang sesuai.

pastikan kategori, subkategori, hingga atribut produk dipilih dengan benar agar sistem dapat mengenali produk secara lebih akurat.

6. jarang melakukan pembaruan produk

banyak pelaku umkm mengunggah produk sekali, lalu membiarkannya selama berbulan-bulan.

padahal, pembaruan secara berkala dapat membantu menjaga performa produk.

beberapa hal yang bisa diperbarui antara lain:
memperbaiki judul
menambahkan kata kunci
mengganti foto
memperbarui deskripsi
menambah variasi produk
memperbarui stok
langkah sederhana ini dapat membantu meningkatkan visibilitas produk di marketplace.

7. mengabaikan rating dan ulasan pelanggan

rating dan ulasan menjadi salah satu indikator kepercayaan bagi calon pembeli.

produk dengan banyak ulasan positif umumnya memiliki peluang lebih besar dipilih dibandingkan produk tanpa penilaian.

karena itu, berikan pelayanan terbaik mulai dari respons yang cepat, pengemasan yang rapi, hingga pengiriman tepat waktu agar pelanggan terdorong memberikan ulasan positif.

cara agar produk lebih mudah ditemukan di marketplace

selain menghindari tujuh kesalahan di atas, pelaku umkm juga dapat melakukan beberapa langkah berikut:

gunakan judul yang mengandung kata kunci utama.
lengkapi deskripsi secara detail dan mudah dipahami.
unggah foto berkualitas tinggi.
pilih kategori yang sesuai.
perbarui produk secara berkala.
berikan pelayanan yang responsif.
kumpulkan ulasan positif dari pelanggan.

strategi sederhana tersebut dapat membantu meningkatkan visibilitas produk sekaligus memperbesar peluang memperoleh penjualan.

sepinya penjualan online tidak selalu disebabkan oleh kualitas produk yang kurang baik. sering kali penyebabnya adalah optimasi produk yang belum maksimal.

mulai dari judul yang kurang spesifik, deskripsi minim informasi, foto yang kurang menarik, hingga salah memilih kategori dapat membuat produk sulit muncul dalam pencarian marketplace.

dengan melakukan perbaikan secara konsisten, peluang produk ditemukan calon pembeli akan semakin besar. bagi pelaku umkm, optimasi sederhana seperti ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan trafik, kepercayaan pelanggan, dan penjualan secara berkelanjutan.(lina ase)

Tag
Share