Gojek & Grab Pangkas Potongan Jadi 8% Mulai Hari Ini, Driver Ojol Jawa Wajib Tahu Cara Hitung Penghasilannya
Gojek & Grab Pangkas Potongan Jadi 8% Mulai Hari Ini, Driver Ojol Jawa Wajib Tahu Cara Hitung Penghasilannya.foto.onlenka.id--
Gojek & Grab Pangkas Potongan Jadi 8% Mulai Hari Ini, Driver Ojol Jawa Wajib Tahu Cara Hitung Penghasilannya
BACAKORAN.CO - JAKARTA – Kabar yang dinanti para mitra pengemudi ojek online (ojol) akhirnya datang. Mulai hari ini, kebijakan pemangkasan potongan aplikasi menjadi 8% untuk layanan tertentu mulai diberlakukan. Informasi ini menjadi perhatian besar bagi ribuan driver Gojek dan Grab, khususnya di Pulau Jawa, karena berpotensi memengaruhi besaran pendapatan yang diterima setiap hari.
Meski demikian, para mitra diimbau memahami terlebih dahulu mekanisme penerapan potongan, termasuk layanan yang terdampak, dasar perhitungan, serta ketentuan resmi yang berlaku. Tidak semua jenis layanan atau komponen biaya dapat langsung diasumsikan mengikuti persentase yang sama.
BACA JUGA:Rencana Kenaikan Tarif Ojol Picu Polemik, Driver: Malah Bikin Tambah Susah!
Potongan 8 Persen, Apa Artinya bagi Driver?
Apabila kebijakan potongan 8% benar-benar diterapkan pada tarif perjalanan yang menjadi dasar pembagian pendapatan, maka porsi penghasilan yang diterima mitra akan lebih besar dibandingkan saat potongan aplikasi lebih tinggi.
Sebagai ilustrasi:
- Tarif perjalanan: Rp20.000
- Potongan aplikasi 8%: Rp1.600
- Pendapatan kotor mitra: Rp18.400
Contoh lainnya:
- Tarif perjalanan: Rp50.000
- Potongan 8%: Rp4.000
- Pendapatan kotor: Rp46.000
BACA JUGA:Heboh Banget! Tarif Ojol Naik 15 Persen, Pemerintah Diserang Netizen: Goblog Kebijakannya!
Perhitungan riil yang diterima mitra dapat berbeda karena dipengaruhi komponen lain, seperti biaya jasa aplikasi, promosi, insentif, pajak, atau ketentuan lain yang berlaku pada masing-masing layanan.
Dampak bagi Pendapatan Driver
Apabila diterapkan secara konsisten, potongan yang lebih rendah berpotensi memberikan sejumlah manfaat bagi mitra pengemudi, antara lain:
- Pendapatan bersih per perjalanan bisa meningkat.
- Penghasilan harian dan bulanan berpotensi bertambah jika jumlah order tetap.
- Driver memiliki ruang yang lebih besar untuk menutup biaya operasional, seperti BBM, servis kendaraan, dan kuota internet.
Namun, besarnya manfaat tetap bergantung pada jumlah order yang diperoleh serta skema insentif yang berlaku di masing-masing wilayah.
BACA JUGA:Geram! Dishub Jaktim Towing Motor Ojol Lagi Kerja, Driver dari Bekasi Nangis: Tolong Pak
Cara Menghitung Pendapatan Setelah Potongan 8%
Agar lebih mudah dipahami, berikut rumus sederhananya:
Pendapatan = Tarif Perjalanan − (Tarif Perjalanan × 8%)
Contoh: