bacakoran.co

Jangan Panik! Ini Penyebab Rem Cakram Berisik dan Cara Mengatasinya

Bunyi Ciiit pada Rem Cakram Bisa Berbahaya, Atasi dengan Langkah Tepat-foto: ist-

BACAKORAN.CO - Rem cakram merupakan salah satu komponen keselamatan paling penting pada sepeda motor.

Fungsinya adalah memperlambat hingga menghentikan laju kendaraan melalui gesekan antara kampas rem dan piringan cakram.

Namun, tidak sedikit pengendara yang mengeluhkan munculnya bunyi berdecit atau "ciiit" saat tuas rem ditekan.

Suara tersebut memang tidak selalu menandakan kerusakan serius.

BACA JUGA:Bansos Pangan Juli 2026 Mulai Disalurkan Mandiri, Cek Daftar Penerima Lewat HP Anda

BACA JUGA:Motor Paling Irit 2026, Honda BeAT Masih Rajanya? Ini Daftar Skutik Super Hemat BBM yang Layak Diburu

Akan tetapi, jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini dapat mengurangi kenyamanan berkendara bahkan berpotensi memengaruhi performa pengereman.

Berikut langkah-langkah untuk mengetahui penyebab sekaligus mengatasinya.

BACA JUGA:Rumah Makin Mahal, Mimpi Punya Hunian dengan Gaji Rp5 Juta Masih Masuk Akal?

BACA JUGA:Menembus Batas Kultur Kustom Mengapa Royal Enfield Shotgun 650 Jadi Moge Paling Provokatif di Jalanan?

Langkah 1: Periksa Apakah Kampas Rem Sudah Aus

Penyebab paling umum rem cakram berdecit adalah kampas rem yang mulai menipis.

Saat material kampas hampir habis, bagian logam pada kampas bisa bergesekan langsung dengan piringan cakram sehingga menimbulkan suara nyaring.

Solusi yang dapat dilakukan adalah:

  • Cek ketebalan kampas rem.
  • Jika ketebalannya sudah berada di bawah batas minimum yang dianjurkan pabrikan, segera ganti dengan kampas rem baru.

Jangan Panik! Ini Penyebab Rem Cakram Berisik dan Cara Mengatasinya

Vanny

Vanny


bacakoran.co - rem cakram merupakan salah satu komponen keselamatan paling penting pada sepeda motor.

fungsinya adalah memperlambat hingga menghentikan laju kendaraan melalui gesekan antara kampas rem dan piringan cakram.

namun, tidak sedikit pengendara yang mengeluhkan munculnya bunyi berdecit atau "ciiit" saat tuas rem ditekan.

suara tersebut memang tidak selalu menandakan kerusakan serius.

akan tetapi, jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini dapat mengurangi kenyamanan berkendara bahkan berpotensi memengaruhi performa pengereman.

berikut langkah-langkah untuk mengetahui penyebab sekaligus mengatasinya.

langkah 1: periksa apakah kampas rem sudah aus

penyebab paling umum rem cakram berdecit adalah kampas rem yang mulai menipis.

saat material kampas hampir habis, bagian logam pada kampas bisa bergesekan langsung dengan piringan cakram sehingga menimbulkan suara nyaring.

solusi yang dapat dilakukan adalah:

  • cek ketebalan kampas rem.
  • jika ketebalannya sudah berada di bawah batas minimum yang dianjurkan pabrikan, segera ganti dengan kampas rem baru.

langkah 2: bersihkan debu dan kotoran pada piringan cakram

debu jalanan, pasir, lumpur, hingga sisa material kampas rem dapat menempel pada permukaan cakram.

gesekan antara kotoran tersebut dengan kampas rem sering menjadi penyebab bunyi berdecit.

solusi yang dapat dilakukan adalah:

  • bersihkan piringan cakram menggunakan brake cleaner.
  • lap menggunakan kain microfiber yang bersih.
  • hindari menggunakan oli atau pelumas karena justru membuat rem menjadi licin.

langkah 3: pastikan piringan cakram tidak bergelombang

cakram yang sudah aus atau melengkung akibat panas berlebih juga dapat menghasilkan suara saat pengereman.

selain berdecit, pengendara biasanya merasakan getaran pada tuas rem.

solusi yang dapat dilakukan adalah:

  • periksa kondisi cakram secara visual.
  • jika permukaannya bergelombang atau ketebalannya sudah di bawah standar, lakukan penggantian.

langkah 4: cek kaliper rem

kaliper berfungsi menekan kampas rem ke piringan cakram.

jika piston kaliper macet akibat kotoran atau karat, tekanan menjadi tidak merata sehingga muncul suara berisik.

solusi yang dapat dilakukan adalah:

  • bersihkan kaliper secara berkala.
  • servis piston apabila mulai seret.
  • ganti seal piston bila ditemukan kebocoran.

langkah 5: pastikan pemasangan kampas rem sudah tepat

kesalahan saat memasang kampas rem dapat membuat posisi kampas tidak sejajar dengan cakram.

akibatnya, muncul bunyi gesekan ketika motor digunakan.

solusi yang dapat dilakukan adalah:

  • pastikan semua pin, pegas, dan baut terpasang sesuai prosedur.
  • bila ragu, lakukan pemasangan di bengkel terpercaya.

langkah 6: hindari kampas rem berkualitas rendah

kampas rem dengan material yang terlalu keras atau kualitas rendah sering kali menghasilkan suara lebih keras dibanding produk yang memenuhi standar.

solusi yang dapat dilakukan adalah:

  • gunakan kampas rem original atau produk aftermarket berkualitas.
  • sesuaikan spesifikasi dengan tipe motor.

langkah 7: lakukan servis berkala

perawatan rutin menjadi cara paling efektif mencegah munculnya bunyi berdecit pada rem cakram.

pemeriksaan berkala juga membantu mendeteksi kerusakan sejak dini sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

yang perlu dilakukan saat servis:

  • memeriksa ketebalan kampas rem.
  • membersihkan piringan cakram.
  • mengecek kondisi kaliper.
  • mengganti minyak rem sesuai jadwal.
  • memastikan seluruh sistem pengereman bekerja optimal.

tips tambahan agar rem cakram tetap senyap

selain melakukan pemeriksaan rutin, pengendara juga disarankan menghindari kebiasaan mengerem secara mendadak dalam kecepatan tinggi secara berulang karena dapat meningkatkan suhu cakram.

setelah motor dicuci, pastikan rem digunakan secara perlahan beberapa kali agar permukaan cakram kembali kering.

apabila bunyi berdecit tetap muncul meskipun kampas rem masih tebal dan cakram sudah dibersihkan, sebaiknya lakukan pemeriksaan menyeluruh di bengkel.

diagnosa yang tepat akan membantu menemukan sumber masalah sehingga sistem pengereman tetap bekerja maksimal.

dengan memahami penyebab rem cakram berdecit dan mengikuti langkah-langkah penanganan yang benar, pengendara tidak hanya mendapatkan kenyamanan saat berkendara, tetapi juga menjaga keselamatan di jalan.

mengingat rem merupakan komponen vital, jangan menunda perawatan apabila mulai muncul tanda-tanda yang tidak normal.

Tag
Share