Siapa David Nascimento, Pelatih Yang Bawa Indonesia U17 Bantai Malaysia 3-0?
David Nascimento saat memberikan arahan kepada pemain -PSSI-
Hasil ini sekaligus menjadi kemenangan perdana bagi pelatih anyar Timnas Indonesia U-17 David Nascimento dan jajaran stafnya.
Pelatih David Nascimento baru di kepelatihan Timnas Indonesia. Dia baru diumumkan pada 4 Juli 2026. Dalam menjalankan tugasnya, Pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut lahir di Cape Verde pada 16 Maret 1966 dibantu dua asisten pelatih, Ahmad Bustomi dan Satoru Mochizuki.
Penunjukan David Nascimento menjadi langkah PSSI untuk memperkuat proses pembinaan pemain usia muda melalui pengalaman kepelatihan internasional yang dimilikinya.
BACA JUGA:4 Gol Timnas Indonesia U17 Jadi Modal Hadapi Laga Kedua ASEAN U-17 Boy's Championship 2026
David Nascimento memiliki rekam jejak panjang di sepak bola Eropa, baik sebagai pemain maupun pelatih. Saat masih aktif bermain, Nascimento berposisi sebagai bek tengah dan menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya di Belanda, termasuk bersama RKC Waalwijk.
Memasuki dunia kepelatihan, Nascimento dikenal sebagai sosok yang berpengalaman dalam pengembangan pemain muda.
Ia pernah menangani berbagai klub dan tim nasional di sejumlah negara, di antaranya Sparta Rotterdam, AZ Alkmaar, FC Utrecht, Sparta Nijkerk, Mamelodi Sundowns, Deportivo Guadalajara, Timnas Malta U-19, FC Eindhoven, Timnas Putri Yordania, hingga FC Den Bosch.
Selain pernah menjadi pelatih kepala di sejumlah klub, Nascimento juga memiliki pengalaman bekerja sebagai asisten pelatih di level tertinggi, termasuk mendampingi pelatih legendaris Louis van Gaal.
BACA JUGA:Jadwal Timnas Indonesia U17 di ASEAN U-17 Boys' Championship 2026
Dalam pendekatan taktiknya, ia dikenal menyukai formasi 4-3-3 dengan penekanan pada penguasaan bola, organisasi permainan, dan pengembangan kualitas individu pemain.
Melengkapi jajaran staf kepelatihan Timnas Indonesia U-17, PSSI juga menunjuk Muhamad Alimudin sebagai pelatih fisik, Arief Priyadhi sebagai pelatih kiper, serta Taufik Nur Hidayat sebagai analis video.
Kehadiran tim kepelatihan yang memiliki pengalaman dari berbagai latar belakang tersebut diharapkan mampu mendukung proses pembinaan pemain muda Indonesia secara menyeluruh, baik dari aspek teknis, taktis, fisik, maupun analisis performa.
