bacakoran.co

Dituduh Nantang Berkelahi, Siswi SMK Dikeroyok Belasan Pelajar, Dipukuli, Ditusuk dan Dijambak

Perundungan siswi SMK Negeri di Lubuklinggau oleh belasa siswi lainnya. (foto : tangkapan layar)--

BACAKORAN.CO -- Kasus dugaan perundungan terhadap pelajar kembali terjadi di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Seorang siswi salah satu SMK Negeri berinisial JV didampingi orang tuanya melapor ke Polres Lubuklinggau, Senin (13/7/2026), setelah mengaku menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh 13 pelajar perempuan.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Danau Cewot, Kelurahan Lubuk Tanjung, pada Rabu (8/7/2026). Korban mengaku dipukul, dijambak, hingga mengalami memar di bagian kepala.

Orang tua JV mengatakan, laporan baru dibuat lima hari setelah kejadian karena keluarga masih menunggu itikad baik dari pihak terduga pelaku. Namun, hingga Minggu (12/7/2026) malam, tidak ada upaya penyelesaian ataupun permintaan maaf.

BACA JUGA:Minggu Pertama Sekolah, Video Dugaan Bullying siswa SMP Viral, Diduga di Lubuklinggau

BACA JUGA:Siswa SMPN 19 Tangsel Meninggal Dunia Usai Dugaan Dipukul Kursi Besi, Polisi Gercep Selidiki Kasus Perundungan

"Anak saya dikeroyok di Danau Cewot pada 8 Juli. Dari hari kejadian sampai tadi malam kami memberi waktu agar ada niat baik dari pihak pelaku. Karena tidak ada, kami memutuskan melapor ke Polres Lubuklinggau," ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, dugaan pengeroyokan melibatkan sekitar 13 pelajar perempuan. Sebagian masih berstatus siswi SMP, sementara lainnya telah bersekolah di tingkat SMA maupun SMK di Kota Lubuklinggau.

Orang tua korban mengaku belum mengetahui secara pasti motif di balik insiden tersebut. Berdasarkan cerita putrinya, sebelum kejadian JV berada di rumah. Ia kemudian menerima pesan melalui WhatsApp dari seorang teman dekat yang memintanya datang ke lokasi.

"Begitu sampai di sana, anak saya langsung diintimidasi. Dia dituduh mengajak berkelahi. Anak saya sudah bilang kalau itu tidak benar," katanya.

BACA JUGA:Kendaraan Bekas Naik 77%: Cara Cek Kondisi Asli agar Tidak Tertipu dan Rugi Besar

BACA JUGA:Wulan Ternyata Pembunuh Berdarah Dingin, Selain Habisi Pacar Juga Ngaku Bunuh Ibu dan Racuni Ayah Mertua

Situasi kemudian berubah menjadi aksi kekerasan. Korban yang berusaha menghindar bahkan sempat menaiki sepeda motor untuk meninggalkan lokasi. Namun, menurut keluarga, korban kembali ditarik hingga terjatuh sebelum dikeroyok.

"Waktu anak saya naik motor, dia ditarik lagi ke bawah. Setelah jatuh, langsung dipukuli dan dijambak. Saat itu anak saya hanya bisa menunduk sehingga tidak tahu lagi siapa saja yang memukulnya," ungkapnya.

Dari video yang beredar, diantara pelaku juag ada yang menusuk kepala korban dengan benda seperti kayu. Aksi itu juga sangaja di rekam para pelaku.

Korban menduga salah satu pelaku merupakan teman dekat yang sebelumnya mengajaknya datang ke lokasi. Dugaan tersebut kini menjadi bagian dari laporan yang disampaikan kepada penyidik.

Akibat kejadian itu, JV mengalami memar di bagian kepala. Keluarga juga telah membawa korban menjalani pemeriksaan medis, termasuk rontgen pada bagian dada dan kepala.

BACA JUGA:Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Juli 2026: Syarat Lengkap, Cara Mendapatkan, dan Hitungan Hematnya

BACA JUGA:Jangan Sampai Bokek di Tengah Bulan, Begini Cara Mengelola Uang Sesuai Penghasilan

"Untuk hasil rontgen dada dinyatakan baik. Tetapi anak kami masih trauma setelah kejadian itu," ujar orang tua korban.

Kasus siswi SMK dikeroyok 13 pelajar di Danau Cewot Lubuklinggau itu juga berdampak pada aktivitas belajar korban. Pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), JV terpaksa meminta izin kepada pihak sekolah karena harus mendampingi proses pelaporan ke kepolisian.

Hingga berita ini ditulis, Polres Lubuklinggau masih menerima laporan dan belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan maupun pemanggilan para terduga pelaku. Dugaan pengeroyokan tersebut masih dalam proses penanganan aparat kepolisian.

Dituduh Nantang Berkelahi, Siswi SMK Dikeroyok Belasan Pelajar, Dipukuli, Ditusuk dan Dijambak

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co -- kasus dugaan terhadap pelajar kembali terjadi di , sumatera selatan.

seorang siswi salah satu berinisial jv didampingi orang tuanya melapor ke polres lubuklinggau, senin (13/7/2026), setelah mengaku menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh perempuan.

peristiwa itu terjadi di kawasan danau cewot, kelurahan lubuk tanjung, pada rabu (8/7/2026). korban mengaku dipukul, dijambak, hingga mengalami memar di bagian kepala.

orang tua jv mengatakan, laporan baru dibuat lima hari setelah kejadian karena keluarga masih menunggu itikad baik dari pihak terduga pelaku. namun, hingga minggu (12/7/2026) malam, tidak ada upaya penyelesaian ataupun permintaan maaf.



"anak saya dikeroyok di danau cewot pada 8 juli. dari hari kejadian sampai tadi malam kami memberi waktu agar ada niat baik dari pihak pelaku. karena tidak ada, kami memutuskan melapor ke polres lubuklinggau," ujarnya kepada wartawan.

menurutnya, dugaan pengeroyokan melibatkan sekitar 13 pelajar perempuan. sebagian masih berstatus siswi smp, sementara lainnya telah bersekolah di tingkat sma maupun smk di kota lubuklinggau.

orang tua korban mengaku belum mengetahui secara pasti motif di balik insiden tersebut. berdasarkan cerita putrinya, sebelum kejadian jv berada di rumah. ia kemudian menerima pesan melalui whatsapp dari seorang teman dekat yang memintanya datang ke lokasi.

"begitu sampai di sana, anak saya langsung diintimidasi. dia dituduh mengajak berkelahi. anak saya sudah bilang kalau itu tidak benar," katanya.



situasi kemudian berubah menjadi aksi kekerasan. korban yang berusaha menghindar bahkan sempat menaiki sepeda motor untuk meninggalkan lokasi. namun, menurut keluarga, korban kembali ditarik hingga terjatuh sebelum dikeroyok.

"waktu anak saya naik motor, dia ditarik lagi ke bawah. setelah jatuh, langsung dipukuli dan dijambak. saat itu anak saya hanya bisa menunduk sehingga tidak tahu lagi siapa saja yang memukulnya," ungkapnya.

dari video yang beredar, diantara pelaku juag ada yang menusuk kepala korban dengan benda seperti kayu. aksi itu juga sangaja di rekam para pelaku.

korban menduga salah satu pelaku merupakan teman dekat yang sebelumnya mengajaknya datang ke lokasi. dugaan tersebut kini menjadi bagian dari laporan yang disampaikan kepada penyidik.

akibat kejadian itu, jv mengalami memar di bagian kepala. keluarga juga telah membawa korban menjalani pemeriksaan medis, termasuk rontgen pada bagian dada dan kepala.



"untuk hasil rontgen dada dinyatakan baik. tetapi anak kami masih trauma setelah kejadian itu," ujar orang tua korban.

kasus siswi smk dikeroyok 13 pelajar di danau cewot lubuklinggau itu juga berdampak pada aktivitas belajar korban. pada hari pertama masa pengenalan lingkungan sekolah (mpls), jv terpaksa meminta izin kepada pihak sekolah karena harus mendampingi proses pelaporan ke kepolisian.

hingga berita ini ditulis, polres lubuklinggau masih menerima laporan dan belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan maupun pemanggilan para terduga pelaku. dugaan pengeroyokan tersebut masih dalam proses penanganan aparat kepolisian.

Tag
Share