Lupa Matikan Racun Nyamuk, Rumah Papan di Pangkalan Balai Ludes Terbakar
Rumah Junaina di Bayuasin ludes terbakar. (foto: ist)--
BACAKORAN.CO – Sebuah rumah papan milik Junaina di kawasan Bom Berlian, RT 24, Kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, ludes dilalap api, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu racun nyamuk bakar yang masih menyala saat pemilik rumah pergi ke kebun.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bangunan beserta isinya hangus terbakar.
Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena penghuninya sedang berada di kebun. Api diduga berasal dari sisa racun nyamuk bakar yang lupa dimatikan sebelum rumah ditinggalkan.
Bara api perlahan membesar hingga membakar bagian dalam rumah yang sebagian besar berbahan kayu.
BACA JUGA:Kebakaran di Benuang Diduga Akibat Kompr Meledak yang Ditinggal Saat Memasak
BACA JUGA:Tengah Malam Empat Ruang Kelas SMPN 6 Cengal Ludes Terbakar
Dalam waktu singkat, kobaran api menguasai bangunan berukuran sekitar 4 x 6 meter itu. Material rumah yang mudah terbakar membuat si jago merah dengan cepat melalap seluruh bagian bangunan beserta perabotan di dalamnya.
Tak hanya menghanguskan rumah milik Junaina, api juga sempat merambat ke bangunan di sebelahnya. Bagian dapur rumah tetangga ikut terdampak sebelum akhirnya kobaran api berhasil dikendalikan.
Warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas. Beberapa warga juga berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi, namun sebagian besar isi rumah tidak berhasil diselamatkan karena api sudah telanjur membesar.
Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyuasin yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman. Setelah berjibaku, petugas akhirnya berhasil menguasai api sehingga tidak meluas ke permukiman padat di sekitarnya.
BACA JUGA:Truk Sawit Terguling, Satu Siswi Tewas Tertimbun Buah, 9 Luka-luka
BACA JUGA:Ora Good Cat 2026 Tampil Mirip VW Beetle, Makin Bertenaga
Peristiwa kebakaran rumah akibat racun nyamuk bakar di Banyuasin itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena rumah beserta seluruh isinya habis terbakar.
Sebagai bentuk respons cepat terhadap musibah tersebut, Pemerintah Kecamatan Banyuasin III bersama Pemerintah Kelurahan Pangkalan Balai langsung turun ke lokasi. Bantuan berupa paket sembako disalurkan kepada korban untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.
Camat Banyuasin III, Santo, S.Sos., M.Si., didampingi Lurah Pangkalan Balai, Amir Apriyan, S.E., M.Si., meninjau langsung lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban.
Pemerintah Kecamatan Banyuasin III juga menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami keluarga Junaina.
BACA JUGA:5 Keunggulan Poco C81 Pro, HP Murah Spek Juara yang Bikin Aktivitas Harian Lancar Tanpa Lemot
"Kami turut prihatin atas musibah ini. Semoga keluarga yang terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, dan kemudahan dalam menjalani proses pemulihan," ujar Santo.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar memastikan seluruh sumber api telah benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah.
Benda sederhana seperti racun nyamuk bakar dapat memicu kebakaran apabila digunakan tanpa pengawasan, terlebih di rumah yang didominasi material kayu dan berada di kawasan permukiman padat.