bacakoran.co

Deschamps Berikan Sinyal Berpisah usai 14 Tahun Tangani Timnas Prancis

Didier Deschamps berikan sinyal akan tinggalkan Timnas Prancis usa Piala Dunia 2026 -FIFA-

BACAKORAN.CO - Didier Deschamps memberikan sinyal perpisahan dengan Timnas Prancis. Dia mengisyaratkan akan meninggalkan posisi kepelatihan di Timnas Prancis usai Piala Dunia 2026.

Timnas Prancis akan jalani pertandingan terakhir di Piala Dunia 2026 besok (19/7) di Miami Stadium. Ini ketika Prancis akan hadapi Inggris dalam perebutan peringkat ketiga atau medali perunggu Piala Dunia 2026.

"Tirai terakhir akan turun besok," jelas Deschamps sebagaimana dilansir laman FIFA.

"Tentu saya akan merindukan tim ini. Saya mendapatkan kehormatan untuk memegang tampuk kepemimpinan selama 14 tahun serta mengalami pasang surut bersama-sama," terang Deschamps.
BACA JUGA:Piala Dunia 2026: Begini Kekecewaan Thomas Tuchel usai Inggris Kalah dari Argentina

"Timnas Prancis dans emua yang telah terjadi perwujudannya bagi saya secara profesional adalah hal terindah yang pernah terjadi pada saya. Ini telah menjadi bagin dari hidup saya selama 25 tahun," tambahnya.


Didier Deschamps saat antarkan Prancis juara Piala Dunia 2018. -FIFA-

Deschamps mengawali kebersamaan dengan Timnas Prancis pada 15 Agustus 2012. Deschamps menjalani laga debutnya di Le Herve dengan hasil imbang melawan Uruguay dalam laga persahabatan.

Dalam karirnya sebagai pelatih, Deschamps telah persembahkan trofi Piala Dunia 2026 pada edisi 2018. Kemudian Liga Negara UEFA pada edisi 2020/2021. 

Deschamps ingin para pemain memberikan yang terbaik dalam momen perpisahannya dengan Timnas Prancis. 

"Sebagai pelatih kepala, bersama dengan staf saya, kami akan melakukan segalanya untuk menang. Saya berharap kami akan berhasil tetapi hal yang paling penting adalah memberikan kemampuan terbaik kami," tukas pelatih berusia 57 tahun ini.

BACA JUGA:Hasil Piala Dunia 2026: Spanyol ke Final, Prancis Takluk meski Banyak Nyerang

"Ketika mengenakan jersey Timnas Prancis, ini bukan sekadar tentang apa yang Anda dapatkan melainkan juga tentang apa yang anda berikan sebagai balasan. Itulah standar yang saya tetapkan untuk diri saya sendiri, untuk staf saya, dan juga untuk para pemain," tukasnya. 

"Kami memiliki tanggung jawab terhadap setiap penggemar Prancis yang telah mengikuti kami dan berbagi dalam setipa momen suka maupun duka," lanjutnya.

"Kami memang tidak berada di pertandingan yang kami harapkan. Tapi kami masih memiliki satu pertandingan untuk dimainkan dan tugas yang harus dituntaskan," ucap Deschamps. 

Deschamps Berikan Sinyal Berpisah usai 14 Tahun Tangani Timnas Prancis

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - didier deschamps memberikan sinyal perpisahan dengan timnas prancis. dia mengisyaratkan akan meninggalkan posisi kepelatihan di timnas prancis usai piala dunia 2026.

timnas prancis akan jalani pertandingan terakhir di piala dunia 2026 besok (19/7) di miami stadium. ini ketika prancis akan hadapi inggris dalam perebutan peringkat ketiga atau medali perunggu piala dunia 2026.

"tirai terakhir akan turun besok," jelas deschamps sebagaimana dilansir laman fifa.

"tentu saya akan merindukan tim ini. saya mendapatkan kehormatan untuk memegang tampuk kepemimpinan selama 14 tahun serta mengalami pasang surut bersama-sama," terang deschamps.

"timnas prancis dans emua yang telah terjadi perwujudannya bagi saya secara profesional adalah hal terindah yang pernah terjadi pada saya. ini telah menjadi bagin dari hidup saya selama 25 tahun," tambahnya.


didier deschamps saat antarkan prancis juara piala dunia 2018. -fifa-

deschamps mengawali kebersamaan dengan timnas prancis pada 15 agustus 2012. deschamps menjalani laga debutnya di le herve dengan hasil imbang melawan uruguay dalam laga persahabatan.

dalam karirnya sebagai pelatih, deschamps telah persembahkan trofi piala dunia 2026 pada edisi 2018. kemudian liga negara uefa pada edisi 2020/2021. 

deschamps ingin para pemain memberikan yang terbaik dalam momen perpisahannya dengan timnas prancis. 

"sebagai pelatih kepala, bersama dengan staf saya, kami akan melakukan segalanya untuk menang. saya berharap kami akan berhasil tetapi hal yang paling penting adalah memberikan kemampuan terbaik kami," tukas pelatih berusia 57 tahun ini.

"ketika mengenakan jersey timnas prancis, ini bukan sekadar tentang apa yang anda dapatkan melainkan juga tentang apa yang anda berikan sebagai balasan. itulah standar yang saya tetapkan untuk diri saya sendiri, untuk staf saya, dan juga untuk para pemain," tukasnya. 

"kami memiliki tanggung jawab terhadap setiap penggemar prancis yang telah mengikuti kami dan berbagi dalam setipa momen suka maupun duka," lanjutnya.

"kami memang tidak berada di pertandingan yang kami harapkan. tapi kami masih memiliki satu pertandingan untuk dimainkan dan tugas yang harus dituntaskan," ucap deschamps. 

terkait kekuatan lawan, bek timnas prancis ibrahim konate menjelaskan bahwa inggris tim bagus. dia paham kekuatan inggris karena telah menjadi bagian dari klub liga inggris selama lima tahun bersama liverpool. 

"mereka bertarung layaknya singa saat lawan argentina. saya rasa inggris adalah tim yang sangat padu dengan sejarah sepak bola yang kaya. kami menantikan tantangan tersebut dan kami akan mengerahkan segalanya unruk meraih kemenangan," jelas konate.     

Tag
Share