bacakoran.co

PBPI Senang, Atlet Timnas Indonesia Petik Pengalaman, FIP Bronze Banten Panen Pujian

Fitriani Sabatini saat tanding di FIP Bronze banteng berpasangan dengan atlet Venezuela-bacakoran.co-

BACAKORAN.CO - Pelaksanaan FIP Bronze Banten, turnamen di bawah naungan Federasi Padel Internasional (FIP) sangat membantu atlet padel Timnas Indonesia meningkatkan kemampuan. Banyaknya pemain asing yang ambil bagian menghadirkan pengalaman tersendiri bagi pemain.

FIP Bronze Banten berlangsung di Dewa United Padel Tangerang, pada 13-19 Juli 2026. Ajang ini diramaikan 34 pasang pemain putri dan 108 pasangan putra. 

Peserta tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga ada yang dari luar negeri. Untuk atlet luar negeri datang dari 20-30 negara, di antaranya berasal dari negara dengan tradisi padel yang kuat seperti Spanyol, Argentina, dan Prancis. 

Sementara untuk peserta lokal, beberapa di antaranya berlabel pemain timnas. Di antaranya adalah Armando Soemarno, Alvin Edison, Giorgio Soemarno, Bryan Husin, Irfandi Hendrawan, Mike Tanoso untuk kategori putra. 

Kemudian untuk kategori putri, ada Fitriani Sabatini, Fitriana Sabrina, Jessy Rompies, Beatrice Gumulya, dan Novela Putria serta Karyn Emeralda.

BACA JUGA:Barulah Landing! Ji Chang Wook Langsung Gaspol Main Padel di Jakarta

"Kami sangat senang karena secara pelaksanaan kejuaraan ini berjalan lancar dan atlet-atlet unggulan mencapai partai puncak. Ini seperti apa yang kami harapkan," terang Ketua Bidang Acara Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Ariel Arsiaditra Soehendra kepada wartawan di sela-sela acara.

"Untuk atlet kita, bermain di luar ekspektasi ya. Kita tahu banyak pemain Spanyol dan Argentina di ajang ini, bisa bersaing sampai level 16 besar. Sementara putra, sampai semifinal. Jadi secara keseluruhan, permainan berjalan sangat baik," lanjutnya. 

"Kami juga senang dan optimis perkembangan Padel ke depan akan sangat baik karena euforianya bagus. Semakin banyak kompetisi akan semakin kompetitif dan berkembang," ujarnya. 


Ketua Bidang Acara Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Ariel Arsiaditra Soehendra senang FIP Bronze Banten berlangsung lancar. -Bacakoran-

Satu-satunya atlet Indonesia yang lolos semifinal adalah Fitriani Sabatini. Dia main berpasangan dengan atlet Venezuela Jessica Lucinda Palma Cruz. Sayangnya, perjalanan mereka harus terhenti usai kalah dari Victoria Kurz (Jerman)/Marcella Koek (Belanda).

"Seru banget ya secara permainan, sayang kita kalah di semifinal setelah berjuang di babak 8 besar yang sangat ketat," jelas Fitriani.

"Dari kejuaraan ini banyak pelajaran yang diambil. Secara permainan harus latihan lagi, tambah pengalaman, fisik harus dibenerin lagi, dan mental. harus bekerja keras lagi karena ingin juara di FIP Bronze," ungkap Fitriani.

"Melawan atlet luar negeri cukup berat. Mereka bisa membaca permainan dengan baik dan penempatan bolanya bagu. Beda jika lawan sesama atlet Indonesia, seperti bermain tenis, arah bolanya mudah dibaca," jelasnya.

PBPI Senang, Atlet Timnas Indonesia Petik Pengalaman, FIP Bronze Banten Panen Pujian

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - pelaksanaan fip bronze banten, turnamen di bawah naungan federasi padel internasional (fip) sangat membantu atlet padel timnas indonesia meningkatkan kemampuan. banyaknya pemain asing yang ambil bagian menghadirkan pengalaman tersendiri bagi pemain.

fip bronze banten berlangsung di dewa united padel tangerang, pada 13-19 juli 2026. ajang ini diramaikan 34 pasang pemain putri dan 108 pasangan putra. 

peserta tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga ada yang dari luar negeri. untuk atlet luar negeri datang dari 20-30 negara, di antaranya berasal dari negara dengan tradisi padel yang kuat seperti spanyol, argentina, dan prancis. 

sementara untuk peserta lokal, beberapa di antaranya berlabel pemain timnas. di antaranya adalah armando soemarno, alvin edison, giorgio soemarno, bryan husin, irfandi hendrawan, mike tanoso untuk kategori putra. 

kemudian untuk kategori putri, ada fitriani sabatini, fitriana sabrina, jessy rompies, beatrice gumulya, dan novela putria serta karyn emeralda.

"kami sangat senang karena secara pelaksanaan kejuaraan ini berjalan lancar dan atlet-atlet unggulan mencapai partai puncak. ini seperti apa yang kami harapkan," terang ketua bidang acara pengurus besar padel indonesia (pbpi) ariel arsiaditra soehendra kepada wartawan di sela-sela acara.

"untuk atlet kita, bermain di luar ekspektasi ya. kita tahu banyak pemain spanyol dan argentina di ajang ini, bisa bersaing sampai level 16 besar. sementara putra, sampai semifinal. jadi secara keseluruhan, permainan berjalan sangat baik," lanjutnya. 

"kami juga senang dan optimis perkembangan padel ke depan akan sangat baik karena euforianya bagus. semakin banyak kompetisi akan semakin kompetitif dan berkembang," ujarnya. 


ketua bidang acara pengurus besar padel indonesia (pbpi) ariel arsiaditra soehendra senang fip bronze banten berlangsung lancar. -bacakoran-

satu-satunya atlet indonesia yang lolos semifinal adalah fitriani sabatini. dia main berpasangan dengan atlet venezuela jessica lucinda palma cruz. sayangnya, perjalanan mereka harus terhenti usai kalah dari victoria kurz (jerman)/marcella koek (belanda).

"seru banget ya secara permainan, sayang kita kalah di semifinal setelah berjuang di babak 8 besar yang sangat ketat," jelas fitriani.

"dari kejuaraan ini banyak pelajaran yang diambil. secara permainan harus latihan lagi, tambah pengalaman, fisik harus dibenerin lagi, dan mental. harus bekerja keras lagi karena ingin juara di fip bronze," ungkap fitriani.

"melawan atlet luar negeri cukup berat. mereka bisa membaca permainan dengan baik dan penempatan bolanya bagu. beda jika lawan sesama atlet indonesia, seperti bermain tenis, arah bolanya mudah dibaca," jelasnya.

atlet padel asal venezuela jessica lucinda palma cruz memberikan apresiasi atas pelaksanaan fip bronze banten ini. ajang yang mendapatkan dukungan dari pengurus besar padel indonesia (pbpi) ini berkualitas.   

"saya senang. amazing bermain di indonesia. antusiasmenya luar biasa dan atletnya juga abgus-bagus. saya menikmati waktu bersama tandem saya di lapangan. ini turnamen yang bagus dan kami bisa melaju sampai semifinal," ungkap jessica. 

"kami bermain solid dan mendapatkan banyak pelajaran. kami akan main lagi, jika ada kejuaraan serupa dan kami siap revans," tegasnya. 

dengan hadirnya fip bronze banten 2026, indonesia tidak hanya menjadi arena persaingan atlet-atlet padel dunia, tetapi juga menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem olahraga padel yang semakin profesional.

turnamen ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mempercepat pertumbuhan padel nasional sekaligus mengangkat nama indonesia sebagai salah satu pusat penyelenggaraan kompetisi padel internasional di kawasan asia.

Tag
Share