BACAKORAN.CO - Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente memuji kemampuan anak asuhnya usai juara Piala Dunia 2026. Mereka adalah tim yang dibangun dengan kekeluargaan.
"Saya merasa sangat bangga dengan generasi pemain sepak bola ini yang telah tumbuh dengan ide ini, membuatnya lebih baik dan memberi kami contoh sebuah kelompok, sebuah keluarga," terang De La Fuente sebagaimana dilansir situs resmi FIFA.
"Mereka adalah pemain dengan bakat luar biasa. Bagi saya, merupakan suatu kehormatan untuk menemani mereka dalam perjalanan ini," lanjutnya.
"Saya sangat emosional, mengingat kembali. Kami telah banyak berbicara dengan para pemain. Kami telah memenangkan segalanya, dan itu luar biasa," tegasnya.
BACA JUGA:Piala Dunia 2026: Pemain Prancis Tak Ingin Pulang tanpa Medali, Ini Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Inggris
"Mereka adalah generasi pemain sepak bola yang menjadi sumber kebanggaan bagi Spanyol. Bersama-sama, kami lebih kuat," puji Fuente.
Ketika hadapi Argentina, pemain Spanyol menguasai jalannyua pertandingan. 68 persen mereka melakukan penguasaan bola sepanjang laga.

Fwerran Torres menjadi penentu kemenangan Spanyol di final Piala Dunia 2026-FIFA-
Mereka melakukan tembakan ke gawang 20 kali dan 11 di antaranya on target. Spanyol juga mengancam dengan 9 kali sepak pojok.
Argentina yang biasanya menjadi momok menakutkan di depan gawang lawan, di pertandingan ini dibuat minim peluang.
Kemenangan Spanyol ditentukan oleh gol tunggal Ferran Torres menit ke-106.
BACA JUGA:Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina, Prediksi Susunan Pemain
Dengan penguasaan bola 32 persen, Argentina hanya mampu melepaskan 3 kali tembakan. Itupun tidak ada yang menemui sasaran.
Argentina dipaksa bermain dengan 10 pemain ketika memasuki menit 90+3. Ini karena Enzo Fernandez harus diusir keluar lapangan usai mendapatkan kartu merah.
Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Begini Pujian dari Pelatih Luis Fuente
Kumaidi
Kumaidi
bacakoran.co - pelatih timnas spanyol luis de la fuente memuji kemampuan anak asuhnya usai juara piala dunia 2026. mereka adalah tim yang dibangun dengan kekeluargaan.
"saya merasa sangat bangga dengan generasi pemain sepak bola ini yang telah tumbuh dengan ide ini, membuatnya lebih baik dan memberi kami contoh sebuah kelompok, sebuah keluarga," terang de la fuente sebagaimana dilansir situs resmi fifa.
"mereka adalah pemain dengan bakat luar biasa. bagi saya, merupakan suatu kehormatan untuk menemani mereka dalam perjalanan ini," lanjutnya.
"saya sangat emosional, mengingat kembali. kami telah banyak berbicara dengan para pemain. kami telah memenangkan segalanya, dan itu luar biasa," tegasnya.
"mereka adalah generasi pemain sepak bola yang menjadi sumber kebanggaan bagi spanyol. bersama-sama, kami lebih kuat," puji fuente.
ketika hadapi argentina, pemain spanyol menguasai jalannyua pertandingan. 68 persen mereka melakukan penguasaan bola sepanjang laga.

fwerran torres menjadi penentu kemenangan spanyol di final piala dunia 2026-fifa-
mereka melakukan tembakan ke gawang 20 kali dan 11 di antaranya on target. spanyol juga mengancam dengan 9 kali sepak pojok.
argentina yang biasanya menjadi momok menakutkan di depan gawang lawan, di pertandingan ini dibuat minim peluang.
kemenangan spanyol ditentukan oleh gol tunggal ferran torres menit ke-106.
dengan penguasaan bola 32 persen, argentina hanya mampu melepaskan 3 kali tembakan. itupun tidak ada yang menemui sasaran.
argentina dipaksa bermain dengan 10 pemain ketika memasuki menit 90+3. ini karena enzo fernandez harus diusir keluar lapangan usai mendapatkan kartu merah.
“saya pikir pertandingan seharusnya sudah ditentukan lebih awal. penyelamatan hebat dibu mencegah kami menang lebih cepat," ungkap fuente.
"tetapi ini adalah final piala dunia dan, bahkan dengan sepuluh pemain di akhir pertandingan, anda harus berjuang,” tambahnya.