harga sawit dan karet sumatera akhir juli 2026 kompak menguat, petani makin optimistis
bacakoran.co – perkebunan unggulan di pulau sumatera menunjukkan tren positif pada akhir juli 2026. harga tandan buah segar (tbs) mengalami kenaikan di sejumlah provinsi, sementara harga karet di sumatera selatan masih bertahan di level tinggi meski memasuki fase konsolidasi.
kenaikan harga ini menjadi kabar baik bagi petani karena berpotensi meningkatkan pendapatan di tengah stabilnya permintaan komoditas perkebunan.
harga tbs kelapa sawit terus naik
pergerakan harga tbs kelapa sawit di berbagai daerah sumatera masih menunjukkan tren menguat.
sumatera selatan
di sumatera selatan, harga tbs pada periode ii juli 2026 naik rp77,19 per kilogram, sehingga mencapai rp3.827,89 per kg.
kenaikan tersebut didorong oleh menguatnya harga crude palm oil (cpo) yang mencapai rp15.161,14 per kg, sehingga berdampak langsung pada harga pembelian tbs di tingkat petani.
sumatera barat
sumatera barat menjadi daerah dengan harga tbs tertinggi di sumatera.
pada periode iv juli 2026, harga tbs tanaman berumur 10–20 tahun naik rp12,60 per kg menjadi rp3.972,26 per kg.
peningkatan tersebut memperkuat posisi sumatera barat sebagai salah satu daerah dengan harga sawit paling kompetitif di indonesia.
sumatera utara dan riau
selain sumsel dan sumbar, beberapa provinsi lain juga mencatat harga yang relatif tinggi, yaitu:
sumatera utara: sekitar rp3.966 per kg
riau: sekitar rp3.930 per kg
kondisi ini menunjukkan tren positif yang merata di sentra perkebunan sawit sumatera.
harga karet sumsel bertahan di level tinggi
sementara itu, harga bahan olah karet (bokar) di sumatera selatan masih berada pada level yang cukup tinggi.
untuk kadar karet kering (kkk) 100%, harga berada di kisaran:
rp38.800 per kg
rp39.033 per kg
meski sempat mengalami kenaikan selama tiga hari berturut-turut, saat ini harga memasuki fase konsolidasi tipis sebagai bagian dari pergerakan pasar yang wajar.
peluang harga karet tembus rp40.000
pelaku pasar menilai peluang harga karet menembus rp40.000 per kilogram masih terbuka apabila permintaan dari pasar ekspor kembali meningkat.
beberapa faktor yang diperkirakan memengaruhi pergerakan harga antara lain:
meningkatnya kebutuhan industri ban dunia.
pemulihan aktivitas manufaktur global.
stabilnya pasokan dari negara-negara produsen utama.
pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar as.
prospek perkebunan sumatera masih positif
kinerja dua komoditas utama perkebunan ini menjadi sinyal positif bagi perekonomian daerah yang bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan.
apabila harga cpo tetap tinggi dan permintaan karet dunia terus membaik, tren kenaikan diperkirakan masih berlanjut hingga memasuki agustus 2026.
petani diharapkan tetap menjaga kualitas hasil panen agar dapat memperoleh harga optimal sesuai standar industri.