bacakoran.co - indonesia mengirimkan 432 atlet dari 35 cabang olahraga di asian games aichi-nagoya 2026. ini sesuai putusan dari komite olimpiade indonesia atau noc indonesia.
jumlah itu akan ditambah 148 pelatih dan official serta 32 orang tim chef de mission (cdm). total jika digabung semuanya menjadi 612 orang.
dengan jumlah kontingen ini, indonesia absen di 8 cabang olahraga, di antaranya sepak bola, kriket, dan bisbol. ini karena total cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan ada 43.
sementara dari 35 cabor yang diikuti, tiga di antaranya berangkat dengan sistem mandiri, yaitu tinju, anggar, dan tenis meja. mereka berangkat dengan pendanaan mandiri dari federasi dan mitra, namun tetap mendapat dukungan penuh dari kontingen.
sementara 32 cabor lainnya dibiayai apbn atau negara. dari cabor itu, empat di antara berstatus debutan, seperti teqball, selancar, padel, dan combat sports (disiplin mma).
komposisi tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh antara tim review kemenpora dan komisi sport noc indonesia bersama federasi cabang olahraga terhadap kesiapan atlet, peluang prestasi.
ketua umum komite olimpiade indonesia, raja sapta oktohari, menegaskan bahwa tim indonesia berangkat dengan optimisme tinggi untuk melanjutkan tren positif prestasi olahraga nasional di level asia.
ini karena asian games bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi panggung untuk menunjukkan bahwa olahraga indonesia terus berkembang dan mampu bersaing dengan negara-negara terbaik di asia.
“seluruh atlet yang berangkat telah melalui proses seleksi dan persiapan yang maksimal. kini saatnya mereka tampil percaya diri, memberikan yang terbaik, dan mengharumkan nama indonesia,” ujar okto, sapaan karib raja sapta oktohari.
target itu juga, lanjut okto, ditujukan kepada cabor mandiri. dia menegaskan bahwa tidak ada perbedaan target maupun tanggung jawab prestasi bagi seluruh atlet yang tergabung dalam tim indonesia.

chef de mission (cdm) tim indonesia untuk asian games 2026 todotua pasaribu menyatakan kesiapannya untuk melayani atlet dengan sebaik mungkin.-noc indonesia-
"tidak ada perbedaan antara cabang olahraga yang didukung melalui apbn maupun yang berangkat secara mandiri. ketika mereka resmi menjadi bagian dari tim indonesia, maka tanggung jawabnya sama, yaitu memberikan penampilan terbaik dan berjuang meraih medali untuk indonesia. skema pendanaan boleh berbeda, tetapi target prestasi tetap sama," tegas okto.
"noc indonesia memastikan seluruh atlet yang tergabung dalam tim indonesia memperoleh pelayanan, koordinasi, dan dukungan kontingen yang sama selama mengikuti asian games. yang kami nilai bukan dari sumber pembiayaannya, melainkan kesiapan mereka untuk bersaing dan mengharumkan nama bangsa,” jelas okto.
menteri pemuda dan olahraga (menpora) erick thohir mengungkapkan penetapan tim indonesia merupakan hasil proses evaluasi yang dilakukan secara objektif dan profesional demi memastikan atlet yang berangkat benar-benar memiliki kesiapan untuk bersaing di level asia.
“kemenpora bersama noc indonesia dan seluruh cabang olahraga berkomitmen mengirimkan atlet-atlet terbaik yang memiliki kesiapan dan peluang prestasi. setiap nama yang masuk dalam kontingen telah melalui proses review yang ketat, sehingga kami optimistis tim indonesia mampu tampil kompetitif di asian games aichi-nagoya 2026,” ucap menpora erick.
“yang terpenting, para atlet dapat bertanding dengan fokus, menjunjung tinggi sportivitas, dan mengerahkan seluruh kemampuan untuk menunjukkan performa terbaik demi memberikan kebanggaan bagi bangsa indonesia,” lanjutnya.
menpora juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah bersinergi mendukung persiapan kontingen indonesia, termasuk cabang olahraga yang berangkat melalui skema pendanaan mandiri.
“adanya cabang olahraga yang berangkat dengan skema pendanaan mandiri ini adalah bukti semangat kolaborasi, yang menunjukkan bahwa membangun prestasi olahraga adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
“pemerintah mengapresiasi seluruh federasi dan para mitra yang ikut mengambil peran. apa pun skema pendanaannya, ketika mengenakan lambang garuda di dada, seluruh atlet membawa satu nama, yaitu indonesia. saya berharap seluruh kontingen dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi merah putih,” tutup menpora.
sementara itu, chef de mission (cdm) tim indonesia untuk asian games 2026 todotua pasaribu menyatakan kesiapannya untuk melayani atlet dengan sebaik mungkin. ia memastikan persiapan yang dilakukan sudah semakin matang untuk memastikan atlet dapat fokus mempersiapkan diri jelang pertandingan, keberangkatan sampai kepulangan.
“semua persiapan sudah berjalan sesuai rencana. kami juga terus berkomunikasi intensif baik dengan kemenpora, noc indonesia maupun federasi nasional cabor yang akan berangkat mulai dari persiapan, keberangkatan, akomodasi, operasional pertandingan hingga kepulangan dapat berjalan optimal. kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa melayani atlet supaya dapat meraih prestasi terbaik di asian games 2026 nanti,” tutup cdm todotua.
daftar 35 cabor asian games aichi-nagoya 2026
1. panahan
2. atletik
3. akuatik
4. bulu tangkis
5. bola basket
6. kano/kayak
7. dayung
8. balap sepeda
9. esports
10. berkuda
11. golf
12. senam
13. hoki
14. judo
15. karate
16. pentatlon modern (pancalomba modern)
17. sepak takraw
18. menembak
19. skateboard
20. panjat tebing
21. squash
22. taekwondo
23. tenis
24. triatlon
25. bola voli
26. angkat besi
27. gulat
28. wushu
29. teqball (debut)
30. selancar (debut)
31. padel (debut)
32. combat sports (disiplin mma - debut)
33. anggar (mandiri)
34. tinju (mandiri)
35. tenis meja (mandiri)