bacakoran.co

Tips Memilih Mobil Listrik (EV) Bekas yang Punya Resale Value Tinggi

​Mau beli EV bekas tapi takut harganya anjlok saat dijual lagi? Cek kesehatan baterai dan poin penting ini sebelum beli! ????✨-Foto:ist-

BACAKORAN.CO - Pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV) bekas di Indonesia kian bergeliat seiring bertambahnya populasi mobil ramah lingkungan di jalan raya.

Kendati demikian, fenomena penurunan harga jual kembali (resale value) yang tergolong cepat pada sejumlah model EV kerap menjadi kecemasan tersendiri bagi calon pembeli.

Tidak seperti mobil bermesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) yang utamanya dinilai dari kondisi mesin serta jarak tempuh odometer, pasar mobil listrik bekas memiliki standar evaluasi yang bertumpu pada komponen teknologi, terutama daya tahan baterai.

​Bagi Anda yang berniat meminang EV bekas tanpa perlu khawatir mengalami penurunan harga secara drastis saat ingin menjualnya kembali kelak, berikut adalah panduan dan langkah pemeriksaan krusial yang wajib diperhatikan.

BACA JUGA:Toyota Veloz Hybrid Jadi Mobil Keluarga Idaman? Ini 7 Alasan yang Membuatnya Layak Ditunggu pada 2026

BACA JUGA:Kronologi KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar Hebat di Perairan Sumenep: 5 Tewas, Ratusan Dievakuasi

Prioritaskan State of Health (SoH) Baterai di Atas 90%: Baterai merupakan komponen paling vital sekaligus termahal dalam sebuah mobil listrik, yang bisa menyumbang hingga 40-50% dari total nilai kendaraan.

Oleh karena itu, State of Health (SoH) atau kondisi kesehatan baterai menjadi parameter utama penentu resale value.

Pastikan Anda meminta penjual menyertakan hasil pemindaian (diagnostic scan) dari bengkel resmi.

Idealnya, pilihlah unit EV bekas yang masih memiliki SoH di atas 90%.

BACA JUGA:Head to Head Indonesia vs Vietnam, Sama-Sama Kuat, Siapa Akan Kuasai Grup A?

BACA JUGA:Kronologi KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar Hebat di Perairan Sumenep: 5 Tewas, Ratusan Dievakuasi

Mobil dengan SoH tinggi tidak hanya memberikan jarak tempuh optimal, tetapi juga menjaga daya tawar unit tetap prima di mata calon pembeli berikutnya.

Sebagian besar produsen EV memberikan garansi baterai jangka panjang, umumnya mencapai 8 tahun atau 160.000 km.

Masa garansi yang masih tersisa panjang memberikan kepastian rasa aman bagi calon pembeli dan menjaga harga pasar kendaraan tetap kompetitif.

Namun, Anda harus memastikan garansi tersebut tidak gugur (void) akibat kelalaian pemilik sebelumnya, seperti modifikasi sistem kelistrikan yang menyalahi standar atau tidak rutin melakukan perbaikan di bengkel resmi.

Tren harga EV bekas sangat dipengaruhi oleh persepsi publik terhadap ketersediaan suku cadang dan layanan purnajual.

BACA JUGA:5 Langkah Test Drive Mobil Listrik GIIAS 2026: Cara Dapatkan Antrean Cepat dan Bebas Ribet

Merek atau model yang telah teruji populasinya, memiliki bengkel resmi yang tersebar luas, serta mendapatkan dukungan perangkat lunak (update OTA) secara rutin cenderung memiliki nilai depresiasi yang lebih lambat.

Hindari model EV langka yang minim dukungan purnajual karena risiko kesulitan suku cadang akan menurunkan minat pasar mobil bekas secara signifikan.

​Pada mayoritas arsitektur mobil listrik, paket baterai dipasang di bagian dasar lantai sasis.

Benturan keras pada area kolong mobil dapat mengakibatkan kerusakan struktur pelindung baterai (battery pack casing).

Bawa unit ke bengkel berfasilitas lift hidrolik untuk memastikan tidak ada penyok, goresan dalam, atau indikasi kebocoran pada area bawah mobil.

BACA JUGA:5 Perbandingan Mobil Listrik MPV 7-Seater vs SUV Crossover GIIAS 2026: Pilih yang Paling Pas

Sasis bawah yang bersih dan bebas cacat fisik adalah jaminan bahwa sistem baterai belum pernah mengalami kerusakan fatal akibat insiden jalan raya.

​Riwayat pemakaian sehari-hari sangat mempengaruhi umur sel baterai.

Kendaraan yang lebih sering diisi menggunakan pengisian lambat (AC slow charging) cenderung memiliki tingkat degradasi baterai yang lebih rendah dibandingkan mobil yang terus-menerus mengandalkan pengisian cepat (DC fast charging).

Selain itu, kelengkapan adaptor pengisi daya bawaan (portable charger) dan wallbox charger bawaan unit juga menjadi aspek penambah nilai jual.

Dengan melakukan pengecekan menyeluruh pada aspek teknis dan riwayat perawatan resmi, Anda tidak hanya mendapatkan mobil listrik bekas yang aman dan nyaman digunakan sehari-hari, tetapi juga mengamankan nilai investasi kendaraan agar tetap tinggi saat dijual kembali di masa mendatang. 

Tips Memilih Mobil Listrik (EV) Bekas yang Punya Resale Value Tinggi

isya

isya


bacakoran.co - pasar kendaraan listrik (electric vehicle/ev) bekas di indonesia kian bergeliat seiring bertambahnya populasi mobil ramah lingkungan di jalan raya.

kendati demikian, fenomena penurunan harga jual kembali (resale value) yang tergolong cepat pada sejumlah model ev kerap menjadi kecemasan tersendiri bagi calon pembeli.

tidak seperti mobil bermesin pembakaran internal (internal combustion engine/ice) yang utamanya dinilai dari kondisi mesin serta jarak tempuh odometer, pasar mobil listrik bekas memiliki standar evaluasi yang bertumpu pada komponen teknologi, terutama daya tahan baterai.

​bagi anda yang berniat meminang ev bekas tanpa perlu khawatir mengalami penurunan harga secara drastis saat ingin menjualnya kembali kelak, berikut adalah panduan dan langkah pemeriksaan krusial yang wajib diperhatikan.

prioritaskan state of health (soh) baterai di atas 90%: baterai merupakan komponen paling vital sekaligus termahal dalam sebuah mobil listrik, yang bisa menyumbang hingga 40-50% dari total nilai kendaraan.

oleh karena itu, state of health (soh) atau kondisi kesehatan baterai menjadi parameter utama penentu resale value.

pastikan anda meminta penjual menyertakan hasil pemindaian (diagnostic scan) dari bengkel resmi.

idealnya, pilihlah unit ev bekas yang masih memiliki soh di atas 90%.

mobil dengan soh tinggi tidak hanya memberikan jarak tempuh optimal, tetapi juga menjaga daya tawar unit tetap prima di mata calon pembeli berikutnya.

sebagian besar produsen ev memberikan garansi baterai jangka panjang, umumnya mencapai 8 tahun atau 160.000 km.

masa garansi yang masih tersisa panjang memberikan kepastian rasa aman bagi calon pembeli dan menjaga harga pasar kendaraan tetap kompetitif.

namun, anda harus memastikan garansi tersebut tidak gugur (void) akibat kelalaian pemilik sebelumnya, seperti modifikasi sistem kelistrikan yang menyalahi standar atau tidak rutin melakukan perbaikan di bengkel resmi.

tren harga ev bekas sangat dipengaruhi oleh persepsi publik terhadap ketersediaan suku cadang dan layanan purnajual.

merek atau model yang telah teruji populasinya, memiliki bengkel resmi yang tersebar luas, serta mendapatkan dukungan perangkat lunak (update ota) secara rutin cenderung memiliki nilai depresiasi yang lebih lambat.

hindari model ev langka yang minim dukungan purnajual karena risiko kesulitan suku cadang akan menurunkan minat pasar mobil bekas secara signifikan.

​pada mayoritas arsitektur mobil listrik, paket baterai dipasang di bagian dasar lantai sasis.

benturan keras pada area kolong mobil dapat mengakibatkan kerusakan struktur pelindung baterai (battery pack casing).

bawa unit ke bengkel berfasilitas lift hidrolik untuk memastikan tidak ada penyok, goresan dalam, atau indikasi kebocoran pada area bawah mobil.

sasis bawah yang bersih dan bebas cacat fisik adalah jaminan bahwa sistem baterai belum pernah mengalami kerusakan fatal akibat insiden jalan raya.

​riwayat pemakaian sehari-hari sangat mempengaruhi umur sel baterai.

kendaraan yang lebih sering diisi menggunakan pengisian lambat (ac slow charging) cenderung memiliki tingkat degradasi baterai yang lebih rendah dibandingkan mobil yang terus-menerus mengandalkan pengisian cepat (dc fast charging).

selain itu, kelengkapan adaptor pengisi daya bawaan (portable charger) dan wallbox charger bawaan unit juga menjadi aspek penambah nilai jual.

dengan melakukan pengecekan menyeluruh pada aspek teknis dan riwayat perawatan resmi, anda tidak hanya mendapatkan mobil listrik bekas yang aman dan nyaman digunakan sehari-hari, tetapi juga mengamankan nilai investasi kendaraan agar tetap tinggi saat dijual kembali di masa mendatang. 

Tag
Share