Jadwal Final Piala Presiden 2026, Persib Bertekad Ulang Momen Juara 2015, Duet BS Jadi Andalan Mesin Gol
Persib siap hadapi Persebaya-Persib-
BACAKORAN.CO - Persib Bandung mengusung misi penting di final Piala Presiden 2026. Mereka ingin ulang momen juara pada 2015.
Saat juara di Piala Presiden 2015, Persib mengalahkan Borneo FC 2-0 di partai final.
Tahun ini, Persib bertekad juara lagi. Di parati final, Persib akan hadapi Persebaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, kamis malam (6/8).
Pertandingan final Piala Presiden 2026 akan kick off pukul 20.00 WIB. Laga ini disiarkan langsung Indosiar.
Hadapi laga final ini, Persib dalam kondisi kurang baik. Pemain masih kelelahan usia jalani laga semifinal.
BACA JUGA:Final Piala Presiden 2026: Pelatih Persebaya Puji Kekuatan Persib, Tavares: Bisa Bentuk 3 Tim Kuat!
Pelatih Persib Igor Tolic pun fokus memulihkan kondisi fisik jelang laga final ini. Seluruh pemain menjalani sesi recovery di hotel, mulai dari latihan ringan di dalam ruangan hingga terapi berendam air es demi mengembalikan kebugaran sebelum laga penentuan.
Pelatih Igor Tolic mengaku belum menentukan komposisi pemain yang akan diturunkan. Kondisi terakhir setiap pemain akan menjadi pertimbangan utama sebelum menentukan sebelas nama terbaik.
"Kami akan lihat kondisi terakhir lalu akan putuskan siapa yang cukup sehat untuk bermain. Kami hanya memulihkan kebugaran, sementara untuk laga nanti kita akan lihat bersama," ujar Tolic.
Meski dihantam jadwal padat, Tolic memiliki alasan untuk tetap optimistis. Lini depan Persib mulai menunjukkan ketajamannya. Duet penyerang Uilliam Barros dan Balsa Sekulic alias duet BS, Barros-Sekulic, sama-sama telah mengoleksi tiga gol sepanjang turnamen dan menjadi ancaman serius bagi pertahanan Persebaya.
Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, produktivitas dua penyerangnya menjadi modal positif, meski proses pembangunan permainan menyerang timnya masih terus disempurnakan.

Igor Tolic yakin bisa antarkan Persebaya juara Piala Presiden -Persib-
"Selalu menjadi hal yang bagus saat seorang striker mencetak gol dan begitu juga seorang pemain bertahan yang bertahan dengan baik. Kami belum cukup berlatih untuk mengatur penyerangan, melainkan hanya bermain solid," katanya.
Tolic mengingatkan bahwa Persebaya bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Ia melihat karakter permainan kedua tim cukup mirip, sama-sama disiplin bertahan dan mengandalkan transisi cepat ketika mendapatkan ruang.