bacakoran.co

Kekecewaan Rakyat Aceh Tak Terbendung: Pemulihan Pascabencana hingga Bendera Bulan Bintang di Masjid Raya

Video kericuhan di peringatan Hari Damai Aceh 15 Agustus 2026 viral--Twitter

- Sawah dan kebun belum pulih total  

- Akses jalan dan jembatan darurat  

- Ketidakjelasan huntap dan relokasi  

BACA JUGA:Harga Sembako Hari Ini 13 Agustus 2026: Cek Beras, Cabai, Telur hingga Gula

“Ditelantarkan hampir 10 bulan pasca bencana nasional. Ditengok pun cuman seremonial,” tulis @iswaduimma1.  

Koalisi masyarakat sipil sebelumnya sempat berdemo menuntut penetapan status bencana nasional dan percepatan yang tidak setengah hati.  

Kekecewaan tidak hanya soal bencana.

Banyak yang menilai janji dalam MoU Helsinki terkait bendera daerah, otonomi, dan kesejahteraan belum optimal.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh), mantan kombatan GAM, menyerukan agar tetap menjaga perdamaian.

“Perdamaian yang berkelanjutan, tidak ada keuntungan dalam keributan, kami ini semua adalah pelaku sejarah,” ujar Fadhlullah.  

BACA JUGA:Tulang Tengkorak Kepala Manusia Dalam Karung Gegerkan Warga Bayung Lencir, Diduga Korban Pembunuhan

Gubernur Muzakir Manaf juga menjadi sasaran kritik karena dinilai gaya hidup elit bertolak belakang dengan kondisi rakyat. 

“Gak cuma rakyat aceh yg marah, cuman ya bangsa yg paling susah ditaklukan penjajah eropa emang beda,” tulis @IndonesiaF56951.  

“Sementara Wowo sdg asyik nonton cocomelon sm ibu negara,” komentar @HaryadiLuwak.  

Kekecewaan Rakyat Aceh Tak Terbendung: Pemulihan Pascabencana hingga Bendera Bulan Bintang di Masjid Raya

Bimo

Tri


bacakoran.co - video yang menampilkan kericuhan di peringatan hari damai aceh ke-21 di masjid raya baiturrahman, banda aceh, pada 15 agustus 2026, mendadak di media sosial x.

akun komedian dan sutradara @muhadklyacho membagikan cuplikan dengan caption “amarah kekecewaan rakyat aceh sepertinya sudah tak terbendung lagi.”

dalam video terlihat massa mengibarkan bendera bulan bintang, , merobek spanduk, dan menciptakan suasana ricuh di halaman masjid bersejarah.  

peristiwa ini terjadi tepat di hari yang seharusnya merayakan 21 tahun perdamaian pasca-mou helsinki 2005.

alih-alih damai tersebut mencerminkan akumulasi kekecewaan terhadap penanganan bencana ekologis yang melanda aceh dan sumatra pada akhir november 2025, serta sejumlah janji otonomi khusus yang dinilai belum sepenuhnya terpenuhi.

publik luas mempertanyakan mengapa semangat perdamaian justru berujung konflik.  

bencana banjir bandang dan longsor akhir 2025 menelan ratusan korban jiwa di aceh, merusak puluhan ribu rumah, sawah dan infrastruktur.

hampir sembilan bulan kemudian, banyak warga masih tinggal di hunian sementara, menghadapi lumpur, akses jalan terbatas, dan ketidakpastian relokasi.  

situasi ini diperparah persepsi bahwa pemerintah pusat dan daerah lebih fokus pada program lain ketimbang percepatan pemulihan total.  

sebagaimana dikutip dari akun x @muhadklyacho pada tanggal 15 agustus 2026, video tersebut menyoroti bentrokan dan pengibaran bendera bulan bintang saat peringatan hari damai aceh di banda aceh.  

kronologi kericuhan di masjid raya baiturrahman

peringatan hari damai aceh digelar di kompleks masjid raya baiturrahman.

acara resmi berlangsung di lokasi terpisah, sementara di halaman masjid massa berkumpul.

mereka menyampaikan orasi tentang kondisi pascabencana, kemiskinan, dan implementasi mou helsinki.  

kemudian massa mengibarkan bendera bulan bintang di beberapa titik, termasuk mengganti bendera merah putih di tiang bendera.

spanduk hut ke-81 ri yang memuat wajah gubernur aceh muzakir manaf (mualem) dan wakil gubernur fadhlullah ikut dirusak.

polisi berupaya mengamankan situasi, terjadi dorong-mendorong, dan sebagian massa memukul mundur aparat.  

video yang beredar menunjukkan suasana chaos di bawah menara masjid, dengan bendera merah-putih berlogo bulan bintang berkibar di tengah kerumunan.  

akar kekecewaan: pascabencana yang belum selesai

bencana hidrometeorologi november 2025 di sumatra, khususnya aceh, menyebabkan kerusakan masif.

data menunjukkan ratusan korban jiwa, puluhan ribu rumah rusak, dan lahan pertanian terdampak luas.

pemerintah membentuk satgas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi (prr) dengan rencana induk 2026-2028.  

hingga agustus 2026, progres dilaporkan mencakup pembangunan ribuan huntara, sumur bor, pembersihan lumpur, dan bantuan jatah hidup.

namun, di lapangan, banyak warga masih mengeluhkan:  

- hunian sementara yang seadanya  

- sekolah di tenda  

- sawah dan kebun belum pulih total  

- akses jalan dan jembatan darurat  

- ketidakjelasan huntap dan relokasi  

“ditelantarkan hampir 10 bulan pasca bencana nasional. ditengok pun cuman seremonial,” tulis @iswaduimma1.  

koalisi masyarakat sipil sebelumnya sempat berdemo menuntut penetapan status bencana nasional dan percepatan yang tidak setengah hati.  

kekecewaan tidak hanya soal bencana.

banyak yang menilai janji dalam mou helsinki terkait bendera daerah, otonomi, dan kesejahteraan belum optimal.

wakil gubernur aceh fadhlullah (dek fadh), mantan kombatan gam, menyerukan agar tetap menjaga perdamaian.

“perdamaian yang berkelanjutan, tidak ada keuntungan dalam keributan, kami ini semua adalah pelaku sejarah,” ujar fadhlullah.  

gubernur muzakir manaf juga menjadi sasaran kritik karena dinilai gaya hidup elit bertolak belakang dengan kondisi rakyat. 

“gak cuma rakyat aceh yg marah, cuman ya bangsa yg paling susah ditaklukan penjajah eropa emang beda,” tulis @indonesiaf56951.  

“sementara wowo sdg asyik nonton cocomelon sm ibu negara,” komentar @haryadiluwak.  

Tag
Share