bacakoran.co

Motor Sering Menganggur di Garasi? Lakukan 7 Perawatan Ini agar Tetap Prima Saat Kembali Dipakai

Motor Sering Menganggur di Garasi? Lakukan 7 Perawatan Ini agar Tetap Prima Saat Kembali Dipakai-foto:ist-

Pemeriksaan di bengkel dapat membantu menemukan masalah sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar.

Motor Sering Menganggur di Garasi? Lakukan 7 Perawatan Ini agar Tetap Prima Saat Kembali Dipakai

zeli

djarwo


bacakoran.co - motor jarang dipakai apakah bisa rusak? ya, motor yang jarang digunakan tetap bisa mengalami masalah.

, tekanan ban berkurang, komponen rem mengalami masalah, dan bahan bakar yang terlalu lama tersimpan juga perlu diperhatikan.

karena itu, motor yang lebih sering berada di garasi tetap membutuhkan perawatan berkala.

banyak pemilik motor menganggap kendaraan yang jarang digunakan justru lebih awet karena kilometer yang ditempuh sedikit.

anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

motor yang terlalu lama diam juga dapat mengalami penurunan kondisi pada sejumlah komponen.

bahkan, beberapa masalah bisa muncul bukan karena motor sering digunakan, melainkan karena terlalu lama tidak diperiksa dan dirawat.

kondisi ini sering terjadi pada motor yang hanya digunakan sesekali, misalnya untuk bepergian pada akhir pekan, kendaraan cadangan, atau motor yang ditinggalkan ketika pemilik sedang bepergian dalam waktu cukup lama.

lalu, bagaimana cara merawat motor yang jarang dipakai agar tetap siap digunakan?

1. jangan membiarkan aki terlalu lama tanpa perawatan

aki menjadi salah satu komponen yang perlu mendapat perhatian ketika motor jarang digunakan.

walaupun mesin tidak dinyalakan, sistem kelistrikan tertentu pada motor tetap dapat membutuhkan daya.

akibatnya, aki dapat mengalami penurunan daya secara perlahan.

gejalanya biasanya mulai terasa ketika motor kembali digunakan.

starter elektrik terasa berat, suara starter melemah, atau motor membutuhkan beberapa kali percobaan untuk menyala.

untuk motor yang jarang dipakai, periksa kondisi aki secara berkala.

jika kendaraan akan ditinggalkan dalam waktu lama, pemilik dapat mempertimbangkan sesuai rekomendasi pabrikan atau menggunakan perangkat pemelihara baterai yang sesuai.

jangan menunggu sampai aki benar-benar habis baru memeriksanya.

2. periksa tekanan ban

motor yang terlalu lama berada di satu posisi dapat mengalami perubahan tekanan ban secara perlahan.

ban yang kekurangan tekanan tidak hanya membuat berkendara kurang nyaman, tetapi juga dapat memengaruhi pengendalian kendaraan.

sebelum motor kembali digunakan, periksa tekanan kedua ban dan sesuaikan dengan rekomendasi pabrikan.

selain tekanan, perhatikan juga kondisi fisik ban.

cek apakah terdapat retakan, benjolan, benda tajam yang menancap, atau tanda keausan yang tidak normal.

jika motor disimpan dalam waktu lama, usahakan tempat parkir memiliki permukaan yang baik dan tidak membuat ban terus-menerus terkena kondisi lingkungan yang ekstrem.

3. jangan membiarkan tangki bahan bakar diabaikan

bahan bakar yang terlalu lama tersimpan juga perlu diperhatikan.

jika motor tidak akan digunakan dalam waktu lama, pemilik sebaiknya mengikuti rekomendasi penyimpanan dari pabrikan kendaraan dan mempertimbangkan kondisi tangki.

hal yang juga penting adalah menghindari kebiasaan membiarkan motor dalam kondisi tidak terawat hanya karena jarang digunakan.

ketika motor akan kembali dipakai setelah lama disimpan, perhatikan apakah terdapat perubahan pada kualitas bahan bakar, bau yang tidak biasa, atau gangguan ketika mesin dinyalakan.

jika motor mengalami masalah setelah lama tidak digunakan, pemeriksaan di bengkel dapat membantu mengetahui apakah sumber masalah berasal dari sistem bahan bakar atau komponen lainnya.

4. ganti oli sesuai jadwal, bukan berdasarkan jarak saja

kesalahan yang cukup umum adalah menganggap oli tidak perlu diganti karena motor jarang berjalan.

padahal, interval penggantian oli tidak hanya berkaitan dengan jarak tempuh, tetapi juga waktu dan rekomendasi pabrikan.

oli memiliki fungsi penting dalam membantu melumasi komponen mesin.

karena itu, motor yang jarang digunakan tetap perlu mengikuti jadwal perawatan yang ditentukan.

jika motor lebih sering terparkir daripada digunakan, periksa buku manual kendaraan untuk mengetahui interval servis berdasarkan waktu.

jangan menunggu kilometer bertambah banyak jika jadwal berdasarkan waktu sudah tiba.

5. bersihkan motor sebelum disimpan

motor yang terlihat bersih bukan hanya lebih enak dipandang, tetapi juga membantu pemilik lebih mudah menemukan masalah pada bagian tertentu.

sebelum menyimpan motor dalam waktu lama, bersihkan kotoran yang menempel pada bodi, roda, area bawah kendaraan, dan bagian lain yang mudah terkena debu.

setelah dicuci, pastikan motor benar-benar kering sebelum disimpan.

perhatikan pula lokasi penyimpanan. garasi yang kering, memiliki sirkulasi udara baik, dan terlindung dari hujan langsung lebih ideal dibandingkan tempat yang lembap.

jika menggunakan cover, pilih penutup yang sesuai dan tidak membuat kelembapan terperangkap di sekitar motor.

6. jangan hanya menyalakan mesin sebentar

ada kebiasaan yang cukup sering dilakukan pemilik motor, yaitu menyalakan mesin selama beberapa menit tanpa benar-benar menggunakannya.

kebiasaan tersebut tidak selalu menjadi solusi untuk motor yang jarang dipakai.

jika motor memang akan digunakan, lebih baik digunakan secara wajar sesuai kondisi dan kebutuhan.

sementara itu, jika kendaraan akan disimpan dalam waktu panjang, ikuti prosedur penyimpanan yang direkomendasikan pabrikan daripada sekadar menghidupkan mesin sebentar.

jangan menganggap mesin yang hidup beberapa menit otomatis membuat seluruh komponen motor kembali terawat.

aki, ban, rem, oli, bahan bakar, dan komponen lainnya tetap perlu diperiksa secara terpisah.

7. periksa rem dan komponen penting sebelum berkendara

setelah motor lama terparkir, jangan langsung mengendarainya dengan kecepatan tinggi.

periksa terlebih dahulu rem depan dan belakang, lampu, klakson, ban, spion, serta kondisi rantai atau komponen penggerak sesuai jenis motor.

tekan tuas rem dan pastikan responsnya terasa normal. periksa juga apakah terdapat suara aneh atau bagian yang terasa tidak biasa.

setelah itu, nyalakan motor dan biarkan kendaraan berada dalam kondisi normal sebelum mulai berkendara.

jika muncul suara aneh, kebocoran, indikator peringatan, starter bermasalah, atau motor terasa tidak normal, sebaiknya jangan dipaksakan.

berapa lama motor boleh tidak dipakai?

tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua motor karena kondisi kendaraan, lingkungan penyimpanan, usia komponen, dan kondisi aki dapat berbeda.

yang perlu dipahami adalah semakin lama motor tidak digunakan, semakin penting pemeriksaan dan prosedur penyimpanan yang tepat.

motor yang hanya digunakan seminggu sekali tetap perlu mendapatkan perawatan rutin.

begitu pula motor yang ditinggalkan selama beberapa minggu atau bulan membutuhkan perhatian lebih sebelum kembali digunakan.

jika motor akan ditinggalkan dalam waktu lama, periksa buku manual atau konsultasikan dengan bengkel untuk mengetahui prosedur penyimpanan yang sesuai dengan model kendaraan.

motor yang jarang dipakai bukan berarti bebas dari kerusakan.

aki bisa melemah, tekanan ban dapat berkurang, oli tetap memiliki interval penggantian, dan komponen seperti rem serta sistem bahan bakar tetap perlu diperiksa.

cara sederhana merawat motor yang jarang digunakan adalah memeriksa aki, menjaga tekanan ban, memperhatikan bahan bakar, mengganti oli sesuai jadwal, membersihkan kendaraan, menyimpannya di tempat yang tepat, serta mengecek seluruh komponen sebelum kembali berkendara.

jadi, jangan hanya merawat motor ketika akan digunakan.

perawatan justru perlu dilakukan selama motor berada di garasi, sehingga kendaraan tetap siap ketika dibutuhkan.

jika motor sudah lama tidak digunakan dan muncul gejala seperti starter lemah, ban bermasalah, rem tidak normal, atau mesin sulit menyala, jangan dipaksakan.

pemeriksaan di bengkel dapat membantu menemukan masalah sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar.

Tag
Share