Innalillahi, Kecelakaan Beruntun Puncak Ciloto Renggut 4 Korban Jiwa, Ini Kronologinya
Detik-Detik Maut di Puncak Cianjur Truk Hantam 4 Kendaraan hingga 4 Tewas--Twitter
BACAKORAN.CO – Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalur Puncak Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat malam (21/8/2026).
Insiden yang dipicu oleh truk yang kehilangan kendali di jalur menurun ini menewaskan empat orang dan melukai delapan lainnya.
Kronologi Kecelakaan
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ahmad Prio Gunawan, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika sebuah truk bermuatan barang rumah tangga melaju dari arah Bogor menuju Cianjur.
Saat melintasi ruas jalan menurun yang cukup panjang, truk tersebut diduga mengalami gangguan pengereman sehingga sopir kehilangan kendali atas kendaraannya.
Truk Isuzu bernomor polisi B 9168 WRU itu oleng ke kanan dan langsung menghantam kendaraan yang melaju dari arah berlawanan.
Setelah menabrak mobil Suzuki Ertiga, truk kembali menghantam kendaraan-kendaraan lain di depannya, yaitu Toyota Avanza dan dua unit sepeda motor.
"Telah terjadi lakalantas yang melibatkan lima kendaraan, yaitu satu unit truk Isuzu, mobil Suzuki Ertiga, Toyota Avanza dan dua motor pada Jumat malam," ujar Ahmad Prio Gunawan.
Benturan yang terjadi secara beruntun tersebut membuat sejumlah kendaraan ringsek parah.
Beberapa korban dilaporkan sempat terjebak di dalam kendaraan sehingga proses evakuasi harus dibantu warga sekitar bersama petugas gabungan yang datang ke lokasi.
Empat Orang Tewas, Sembilan Luka-Luka
Dari insiden tersebut, petugas mencatat empat orang meninggal dunia, dengan dua di antaranya tewas di tempat kejadian setelah tubuhnya terjepit badan kendaraan.
Sementara itu, sisa korban lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Cimacan untuk mendapat penanganan medis.
"Kronologi singkat kecelakaan, bermula dari truk dari arah Bogor ke Cianjur saat turunan panjang terlibat kecelakaan dengan Ertiga, dua motor dan mobil Toyota," kata Ahmad Prio Gunawan.