bacakoran.co

Revolusi AI Masuk Dunia Nyata! LG dan NVIDIA Siapkan 100 Ribu Jam Data untuk Robot

Revolusi AI Masuk Dunia Nyata! LG dan NVIDIA Siapkan 100 Ribu Jam Data untuk Robot.gbr.LG--

BACA JUGA:Teknologi HP 2026 Makin Gila! AI, Kamera, Baterai hingga Chipset Jadi Senjata Utama Smartphone

Siklus tersebut berpotensi menjadi keunggulan penting dalam pengembangan physical AI.

LG memperkirakan data pembelajaran yang dikumpulkan langsung maupun dihasilkan melalui proses augmentasi dan sintesis di Data Factory dapat mencapai sekitar 100.000 jam pada akhir 2026. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 12 tahun data jika dihitung berdasarkan durasi waktu.

NVIDIA Bawa Tumpukan Teknologi Robotika

Dalam kolaborasi tersebut, NVIDIA menyediakan sejumlah teknologi yang dapat digunakan untuk memperkuat proses pembelajaran robot.

LG menyebut pemanfaatan NVIDIA Omniverse libraries, NVIDIA Cosmos open-world models, dan NVIDIA Isaac open robotics development platform dalam proses pengumpulan serta pengembangan data robot.

Teknologi tersebut memungkinkan data fisik yang diperoleh dari aktivitas robot dikembangkan melalui simulasi, augmentasi, dan sintesis.

Pendekatan seperti ini penting karena melatih robot secara langsung di dunia nyata membutuhkan waktu, biaya, dan memiliki risiko kesalahan.

Dengan kombinasi data nyata dan data sintetis, proses pembelajaran dapat diperluas dengan lebih cepat.

BACA JUGA:AS Longgarkan Ekspor, Nvidia H200 Mulai Dipakai Raksasa Teknologi China

Bukan Cuma Robot Rumah, Industri Ikut Dibidik

Potensi kolaborasi LG dan NVIDIA tidak hanya berada di sektor rumah tangga.

LG CNS telah menggunakan robot dalam solusi otomatisasi logistik, sedangkan LG Innotek memiliki area untuk pembelajaran robot tangan. Data dari berbagai lingkungan tersebut dapat menjadi bahan tambahan untuk membangun kemampuan robot yang lebih luas.

LG juga tengah mendorong pengembangan robot humanoid dan teknologi yang dapat diterapkan di lingkungan manufaktur.

Salah satu contoh yang digunakan dalam Data Factory adalah simulasi pabrik mesin cuci LG di Tennessee. Dengan demikian, teknologi yang dikembangkan tidak hanya diarahkan agar robot mampu bergerak, tetapi juga memahami pekerjaan yang memiliki nilai praktis di lingkungan industri.

BACA JUGA:5 Teknologi Mobil Hybrid Terbaru 2026 yang Bikin BBM Tetap Irit di Cuaca Terik, AC Nyala Terus Tetap Efisien

LG Ingin Jadi Pemain Robotika dari Hardware hingga Software

Langkah tersebut sejalan dengan strategi LG untuk memperkuat bisnis robotika.

Revolusi AI Masuk Dunia Nyata! LG dan NVIDIA Siapkan 100 Ribu Jam Data untuk Robot

djarwo

djarwo


lg & nvidia percepat kolaborasi robotika 2026, data factory seoul jadi mesin baru revolusi ai

bacakoran.co - persaingan kecerdasan buatan (ai) mulai bergerak dari sekadar perangkat lunak menuju dunia fisik. robot yang mampu memahami lingkungan, belajar dari pengalaman, dan menjalankan tugas secara mandiri menjadi salah satu medan persaingan berikutnya.

melihat peluang tersebut, lg electronics dan mempercepat kolaborasi di bidang robotika dan physical ai. pusat perhatian kerja sama ini adalah lg data factory yang sedang dibangun di kampus r&d yangjae, seoul, korea selatan.

menariknya, pertemuan kedua perusahaan di seoul berlangsung hanya empat hari setelah lg group dan nvidia menandatangani memorandum of understanding (mou) di kantor pusat nvidia, santa clara, california, pada 13 agustus 2026.

bagi industri, jarak waktu yang sangat singkat tersebut menunjukkan bahwa kerja sama ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi diarahkan untuk mempercepat pengembangan dan komersialisasi bisnis robotika.

lg data factory jadi pusat pelatihan robot

lg data factory dibangun di kawasan yangjae r&d campus, seoul. fasilitas ini memiliki luas sekitar 10.000 meter persegi, terdiri dari empat lantai, dan ditargetkan beroperasi penuh pada akhir 2026. lg juga berencana meningkatkan jumlah robot yang ditempatkan di fasilitas tersebut hingga mencapai ratusan unit.

fungsinya bukan sekadar menjadi ruang demonstrasi robot.

data factory dirancang sebagai pusat untuk menghasilkan, mengumpulkan, memvalidasi, memperkaya, dan mensintesis data pembelajaran robot.

di dalamnya terdapat area pelatihan tempat robot melakukan berbagai tugas berulang. data yang dihasilkan kemudian diperiksa dan disempurnakan sehingga dapat digunakan kembali untuk meningkatkan kemampuan robot.

ada pula lingkungan rumah yang dibuat menyerupai kondisi nyata. di area tersebut, lg cloid dilatih melakukan berbagai aktivitas rumah tangga, termasuk tugas membersihkan ruangan.

sementara untuk kebutuhan industri, lg menyiapkan lingkungan manufaktur yang mensimulasikan proses di pabrik mesin cuci lg di tennessee, amerika serikat. robot belajar memindahkan, menata, hingga merakit berbagai komponen.

lg cloid dan nvidia bangun “data flywheel”

salah satu kunci kolaborasi lg dan nvidia adalah penggabungan data yang telah dikumpulkan lg selama puluhan tahun dari sektor manufaktur dan logistik dengan teknologi robotika nvidia.

konsep yang dibangun adalah data flywheel, yakni siklus ketika robot mengumpulkan data, data diproses dan digunakan untuk pembelajaran, kemudian kemampuan robot meningkat dan menghasilkan data baru untuk proses pembelajaran berikutnya.

siklus tersebut berpotensi menjadi keunggulan penting dalam pengembangan physical ai.

lg memperkirakan data pembelajaran yang dikumpulkan langsung maupun dihasilkan melalui proses augmentasi dan sintesis di data factory dapat mencapai sekitar 100.000 jam pada akhir 2026. jumlah tersebut setara dengan sekitar 12 tahun data jika dihitung berdasarkan durasi waktu.

nvidia bawa tumpukan teknologi robotika

dalam kolaborasi tersebut, nvidia menyediakan sejumlah teknologi yang dapat digunakan untuk memperkuat proses pembelajaran robot.

lg menyebut pemanfaatan nvidia omniverse libraries, nvidia cosmos open-world models, dan nvidia isaac open robotics development platform dalam proses pengumpulan serta pengembangan data robot.

teknologi tersebut memungkinkan data fisik yang diperoleh dari aktivitas robot dikembangkan melalui simulasi, augmentasi, dan sintesis.

pendekatan seperti ini penting karena melatih robot secara langsung di dunia nyata membutuhkan waktu, biaya, dan memiliki risiko kesalahan.

dengan kombinasi data nyata dan data sintetis, proses pembelajaran dapat diperluas dengan lebih cepat.

bukan cuma robot rumah, industri ikut dibidik

potensi kolaborasi lg dan nvidia tidak hanya berada di sektor rumah tangga.

lg cns telah menggunakan robot dalam solusi otomatisasi logistik, sedangkan lg innotek memiliki area untuk pembelajaran robot tangan. data dari berbagai lingkungan tersebut dapat menjadi bahan tambahan untuk membangun kemampuan robot yang lebih luas.

lg juga tengah mendorong pengembangan robot humanoid dan teknologi yang dapat diterapkan di lingkungan manufaktur.

salah satu contoh yang digunakan dalam data factory adalah simulasi pabrik mesin cuci lg di tennessee. dengan demikian, teknologi yang dikembangkan tidak hanya diarahkan agar robot mampu bergerak, tetapi juga memahami pekerjaan yang memiliki nilai praktis di lingkungan industri.

lg ingin jadi pemain robotika dari hardware hingga software

langkah tersebut sejalan dengan strategi lg untuk memperkuat bisnis robotika.

lg electronics telah menjadikan 2026 sebagai tahun untuk mendorong pertumbuhan bisnis robotika dan membentuk robotics business center yang berada langsung di bawah ceo untuk mengoordinasikan bisnis robot secara menyeluruh.

strateginya cukup jelas: lg tidak ingin hanya menjadi produsen perangkat keras robot.

perusahaan tersebut juga ingin menguasai kemampuan software, data, ai, serta solusi robotika secara lebih terintegrasi.

jika strategi ini berhasil, lg berpeluang berkembang menjadi robotics total solution provider, mulai dari hardware hingga sistem kecerdasan yang membuat robot mampu belajar dan beradaptasi.

mengapa data jadi senjata utama robotika?

robot yang memiliki perangkat keras canggih belum tentu menjadi robot yang benar-benar pintar.

kemampuan robot untuk memahami lingkungan dan menjalankan tugas membutuhkan data dalam jumlah besar dan berkualitas.

di sinilah data factory menjadi penting.

semakin banyak skenario yang dapat dipelajari robot, semakin besar pula peluang sistem ai mengenali berbagai kondisi di dunia nyata.

bagi industri, model ini berpotensi mempercepat otomatisasi di pabrik, gudang, rumah, hingga berbagai sektor yang membutuhkan pekerjaan berulang dan presisi tinggi.

nvidia sendiri pada maret 2026 memperkenalkan physical ai data factory blueprint, sebuah arsitektur terbuka untuk membantu menghasilkan, memperkaya, memproses, dan mengevaluasi data dalam pengembangan physical ai dan robotika.

persaingan ai kini masuk ke dunia fisik

kolaborasi lg dan nvidia menunjukkan arah baru industri teknologi.

jika gelombang ai sebelumnya banyak berfokus pada chatbot, pencarian informasi, pembuatan gambar, dan software, gelombang berikutnya berpotensi menghadirkan ai yang melihat, memahami, bergerak, dan bekerja di dunia nyata.

robot humanoid menjadi salah satu bentuk paling menarik dari perkembangan tersebut.

namun, tantangan yang dihadapi juga besar. robot harus mampu memahami kondisi yang berubah-ubah, berinteraksi dengan manusia, bergerak secara aman, serta menjalankan pekerjaan dengan tingkat keandalan tinggi.

karena itu, investasi pada data dan proses pembelajaran menjadi sama pentingnya dengan pengembangan hardware.

kesimpulan

kolaborasi lg dan nvidia pada 2026 memperlihatkan bahwa masa depan robotika tidak hanya ditentukan oleh bentuk robot atau kekuatan hardware.

data, ai, simulasi, dan kemampuan belajar justru menjadi fondasi penting untuk menciptakan robot generasi berikutnya.

lg data factory di seoul diposisikan sebagai pusat untuk membangun ekosistem tersebut, dengan target menghasilkan sekitar 100.000 jam data pembelajaran hingga akhir 2026.

jika target tersebut tercapai dan teknologi ai mampu menerjemahkan data menjadi kemampuan robot yang semakin cerdas, kerja sama lg-nvidia berpotensi menjadi salah satu proyek penting dalam perkembangan physical ai dan otomatisasi industri global.

Tag
Share