bacakoran.co

Viral Turis Malaysia Kaget Diminta Bayar Rp600 Ribu Buat Konten di Rumah Pengabdi Setan Bandung, Ini Alasannya

Niat Bikin Konten di Rumah Pengabdi Setan Pangalengan Turis Malaysia Ini Malah Syok Lihat Tarifnya--TikTok

BACAKORAN.CO – Seorang turis asal Malaysia bernama Raja Jerome menjadi sorotan publik setelah membagikan pengalamannya berkunjung ke Rumah Pengabdi Setan, objek wisata horor yang berlokasi di Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Dalam video yang diunggahnya, ia terlihat kaget setelah mengetahui bahwa dirinya harus membayar biaya khusus sebesar Rp600 ribu apabila ingin membuat konten di lokasi tersebut, jauh lebih mahal dibandingkan tarif kunjungan wisata biasa.

Kronologi Kejadian di Loket Masuk

Video tersebut memperlihatkan Raja Jerome bertemu dengan sejumlah petugas sebelum diarahkan menuju loket masuk.

Di loket, petugas menanyakan tujuan kunjungannya, termasuk apakah ia berencana membuat konten selama berada di kawasan wisata tersebut.

BACA JUGA:Cek Desil Online 2026 Pakai NIK KTP, Ini Caranya

Pertanyaan ini disebutkan sebagai bagian dari prosedur standar pengelola objek wisata untuk membedakan pengunjung biasa dengan pembuat konten profesional.

Petugas kemudian menjelaskan bahwa terdapat perbedaan tarif yang berlaku antara kunjungan reguler dan kegiatan pembuatan konten berdurasi panjang.

Raja Jerome selanjutnya ditanya mengenai jumlah pengikut atau subscriber yang dimilikinya di media sosial.

Setelah menunjukkan bahwa akunnya memiliki sekitar 27.000 pengikut, ia diinformasikan harus membayar biaya sebesar Rp600 ribu jika ingin melakukan pengambilan konten di lokasi tersebut.

Perbedaan Tarif Kunjungan Biasa dan Pembuatan Konten

Petugas turut menjelaskan rincian tarif kunjungan reguler yang jauh lebih terjangkau dibandingkan biaya pembuatan konten.

BACA JUGA:Jembatan Pongpet Ambruk Saat Diresmikan, Warganet Heboh!

Untuk wisatawan lokal, pengambilan foto atau video singkat guna kebutuhan pribadi seperti unggahan story dikenakan biaya sebesar Rp15 ribu.

Sementara itu, wisatawan mancanegara dikenakan tarif sebesar Rp25 ribu untuk keperluan yang sama.

Pihak pengelola menegaskan bahwa tiket reguler tersebut hanya diperuntukkan bagi dokumentasi singkat dan bukan untuk kegiatan pembuatan konten berdurasi panjang yang biasa dilakukan oleh kreator konten atau influencer dengan jumlah pengikut tertentu.

Turis Malaysia Batal Bikin Konten, Pilih Jadi Wisatawan Biasa

Viral Turis Malaysia Kaget Diminta Bayar Rp600 Ribu Buat Konten di Rumah Pengabdi Setan Bandung, Ini Alasannya

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co – seorang turis asal malaysia bernama raja jerome menjadi sorotan publik setelah membagikan pengalamannya berkunjung ke rumah pengabdi setan, objek wisata horor yang berlokasi di desa margamukti, kecamatan pangalengan, kabupaten bandung.

dalam video yang diunggahnya, ia terlihat kaget setelah mengetahui bahwa dirinya harus membayar biaya khusus sebesar rp600 ribu apabila ingin membuat konten di lokasi tersebut, jauh lebih mahal dibandingkan tarif kunjungan wisata biasa.

kronologi kejadian di loket masuk

video tersebut memperlihatkan raja jerome bertemu dengan sejumlah petugas sebelum diarahkan menuju loket masuk.

di loket, petugas menanyakan tujuan kunjungannya, termasuk apakah ia berencana membuat konten selama berada di kawasan wisata tersebut.

pertanyaan ini disebutkan sebagai bagian dari prosedur standar pengelola objek wisata untuk membedakan pengunjung biasa dengan pembuat konten profesional.

petugas kemudian menjelaskan bahwa terdapat perbedaan tarif yang berlaku antara kunjungan reguler dan kegiatan pembuatan konten berdurasi panjang.

raja jerome selanjutnya ditanya mengenai jumlah pengikut atau subscriber yang dimilikinya di media sosial.

setelah menunjukkan bahwa akunnya memiliki sekitar 27.000 pengikut, ia diinformasikan harus membayar biaya sebesar rp600 ribu jika ingin melakukan pengambilan konten di lokasi tersebut.

perbedaan tarif kunjungan biasa dan pembuatan konten

petugas turut menjelaskan rincian tarif kunjungan reguler yang jauh lebih terjangkau dibandingkan biaya pembuatan konten.

untuk wisatawan lokal, pengambilan foto atau video singkat guna kebutuhan pribadi seperti unggahan story dikenakan biaya sebesar rp15 ribu.

sementara itu, wisatawan mancanegara dikenakan tarif sebesar rp25 ribu untuk keperluan yang sama.

pihak pengelola menegaskan bahwa tiket reguler tersebut hanya diperuntukkan bagi dokumentasi singkat dan bukan untuk kegiatan pembuatan konten berdurasi panjang yang biasa dilakukan oleh kreator konten atau influencer dengan jumlah pengikut tertentu.

turis malaysia batal bikin konten, pilih jadi wisatawan biasa

usai mengetahui adanya perbedaan tarif yang cukup signifikan tersebut, raja jerome akhirnya mengurungkan niatnya untuk membuat konten khusus di rumah pengabdi setan.

ia memutuskan untuk membeli tiket kunjungan biasa dan menikmati objek wisata tersebut layaknya wisatawan pada umumnya, tanpa melakukan pengambilan konten berdurasi panjang.

kebijakan tarif berjenjang berdasarkan jumlah pengikut yang diterapkan di objek wisata tersebut memunculkan beragam tanggapan, mulai dari yang menilai kebijakan itu wajar sebagai bentuk kompensasi promosi, hingga yang menganggapnya perlu ditinjau ulang agar lebih transparan bagi calon pengunjung.

hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola rumah pengabdi setan maupun pemerintah daerah setempat terkait kebijakan tarif konten tersebut secara tertulis.

Tag
Share