Viral Video Menhan Sjafrie Minta Bantuan Helikopter Swasta, Publik Pertanyakan: APBN Buat Apa?
Viral Video Menhan Sjafrie Minta Bantuan Helikopter Pengusaha Swasta--X
BACAKORAN.CO – Video Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang meminta pengusaha pemilik helikopter dan alat berat membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, Menhan menyampaikan ajakan gotong royong di tengah gelombang karhutla hebat yang melanda Kalimantan dan sebagian Sumatera sepanjang Agustus 2026.
Postingan akun X @rebukanrain pada 31 Agustus 2026 menjadi salah satu yang paling banyak dibahas karena mempertanyakan fungsi pemerintahan, penggunaan APBN, dan kewajiban pajak rakyat.
Isi Pernyataan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
Dalam video yang diunggah dan dikomentari @rebukanrain, Sjafrie Sjamsoeddin berdiri di depan personel TNI dan menyampaikan ajakan kepada pengusaha.
Ia meminta mereka yang memiliki helikopter dan alat berat untuk membantu mengatasi karhutla.
Pernyataan tersebut muncul di tengah situasi darurat.
Data Polri dan Kementerian Kehutanan menunjukkan puluhan ribu hektare lahan terbakar, ribuan titik panas terdeteksi, dan dampak kesehatan mencapai jutaan warga, terutama di Kalimantan Barat, Tengah, dan Selatan.
Pemerintah telah mengerahkan TNI, Polri, Manggala Agni, water bombing, dan operasi modifikasi cuaca.
Presiden Prabowo Subianto juga turun langsung ke Kalimantan.
BACA JUGA:Cek Desil Online 2026 Pakai NIK KTP, Ini Caranya
Namun ajakan kepada swasta dianggap oleh sebagian netizen sebagai indikasi ketidaksiapan negara dalam menghadapi bencana berulang.
Reaksi Publik di X “Fungsi Pemerintahan Apa?”
“Haaa Gimana gimana. Lah terus fungsinya pemerintahan itu apa kalau bukan membangun & menangani masalah negara, trus APBN itu mau lu makan semua,? Kalau disuruh gotong royong ngapain kita mau bayar pajak, Dia yg bakar kita yg suruh matiin, pake acara kalau punya alat berat suruh nolongin, itu kebakaran mau pake alat berat mau ngapain. Langsung gas tanam sawit mumpung anget gitu," tulis Akun @rebukanrain.
Komentar tersebut mencerminkan frustasi yang lebih luas.