bacakoran.co

Viral! MBG Ayam Mentah dan Nasi Setengah Matang di SD Alang-alang Serang, SPPG Minta Maaf Akui...

yam Mentah di Program Makan Bergizi Gratis SD Alang-alang Banten--X

BACAKORAN.CO - Video viral menunjukkan ayam yang masih terlihat mentah dan nasi yang belum matang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Alang-alang, Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten.

Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tirtayasa telah mengakui adanya kelalaian.

Kejadian ini memunculkan pertanyaan besar soal jaminan kesehatan dan keselamatan penerima manfaat, terutama anak-anak sekolah dasar.

Video yang beredar memperlihatkan potongan ayam berwarna merah muda dengan bagian dalam yang tampak belum matang sempurna saat ditarik, serta nasi yang masih keras.

BACA JUGA:Update Gunung Anak Krakatau: Abu Vulkanik Capai 48.000 Kaki, Status Tetap Siaga Level III

Kejadian ini terjadi pada awal September 2026 dan segera menjadi sorotan di media sosial X.

Sebagaimana dikutip dari akun X @independentjawa pada tanggal 4 September 2026, pihak SPPG Tirtayasa sudah mengakui kelalaian.

Namun pertanyaan yang mengemuka adalah apakah pengakuan itu cukup, dan di mana posisi Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menjamin standar yang sama di seluruh SPPG.

Kasus ini bukan yang pertama di Banten maupun secara nasional.

Sebelumnya, sejumlah video serupa menampilkan telur mentah, jagung mentah, hingga makanan basi atau berjamur di beberapa titik SPPG. Pengawasan BGN pernah menemukan sebagian besar dapur MBG di Banten belum memenuhi standar higienitas dan SOP.

Kronologi dan Pengakuan SPPG Tirtayasa

Menurut unggahan yang menjadi sumber utama, menu MBG dibagikan di SD Alang-alang. Warga atau orang tua yang menerima paket segera memeriksa isi wadah stainless steel.

BACA JUGA:Asap Hitam Pekat Selimuti Tanah Abang, Ini Kronologi Kebakaran Apartemen Pavilion Jakpus

Ayam tampak pucat di luar namun berwarna merah muda dan berair di dalam, sementara nasi masih berbutir keras.

Pihak SPPG Tirtayasa, yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Banten Alam Makmur, mengakui adanya kelalaian dalam proses pengolahan.

Viral! MBG Ayam Mentah dan Nasi Setengah Matang di SD Alang-alang Serang, SPPG Minta Maaf Akui...

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co - video viral menunjukkan ayam yang masih terlihat mentah dan nasi yang belum matang disajikan dalam program makan bergizi gratis (mbg) di sd alang-alang, desa lontar, kecamatan tirtayasa, kabupaten serang, banten.

pihak satuan pelayanan pemenuhan gizi (sppg) tirtayasa telah mengakui adanya kelalaian.

kejadian ini memunculkan pertanyaan besar soal jaminan kesehatan dan keselamatan penerima manfaat, terutama anak-anak sekolah dasar.

video yang beredar memperlihatkan potongan ayam berwarna merah muda dengan bagian dalam yang tampak belum matang sempurna saat ditarik, serta nasi yang masih keras.

kejadian ini terjadi pada awal september 2026 dan segera menjadi sorotan di media sosial x.

sebagaimana dikutip dari akun x @independentjawa pada tanggal 4 september 2026, pihak sppg tirtayasa sudah mengakui kelalaian.

namun pertanyaan yang mengemuka adalah apakah pengakuan itu cukup, dan di mana posisi badan gizi nasional (bgn) dalam menjamin standar yang sama di seluruh sppg.

kasus ini bukan yang pertama di banten maupun secara nasional.

sebelumnya, sejumlah video serupa menampilkan telur mentah, jagung mentah, hingga makanan basi atau berjamur di beberapa titik sppg. pengawasan bgn pernah menemukan sebagian besar dapur mbg di banten belum memenuhi standar higienitas dan sop.

kronologi dan pengakuan sppg tirtayasa

menurut unggahan yang menjadi sumber utama, menu mbg dibagikan di sd alang-alang. warga atau orang tua yang menerima paket segera memeriksa isi wadah stainless steel.

ayam tampak pucat di luar namun berwarna merah muda dan berair di dalam, sementara nasi masih berbutir keras.

pihak sppg tirtayasa, yang berada di bawah pengelolaan yayasan banten alam makmur, mengakui adanya kelalaian dalam proses pengolahan.

sppg ini sebelumnya diresmikan sebagai salah satu dapur perdana di kecamatan tirtayasa dan melayani sejumlah sekolah di wilayah tersebut, termasuk sdn lontar.

“ayam mentah ini fatal,” tulis @brahim_maldini menanggapi video tersebut.

netizen lain menekankan perlunya keterlibatan bpom.

“tolong @bpom_ri mensosialisasikan tindakan yang sudah dilakukan bpom terhadap sppg kepada masyarakat luas,” tulis @bunderbuster999.

risiko kesehatan konsumsi ayam dan nasi mentah

ayam yang belum matang sempurna berisiko mengandung bakteri seperti salmonella atau campylobacter.

konsumsi dapat menyebabkan keracunan pangan dengan gejala mual, muntah, diare, hingga demam, terutama berbahaya bagi anak-anak yang sistem kekebalannya masih berkembang.

nasi yang tidak matang sempurna juga berpotensi menjadi media pertumbuhan bakteri jika disimpan dalam suhu tidak tepat.

pola masalah berulang di program mbg

kejadian di tirtayasa menambah deretan temuan serupa.

di lebak, pernah viral menu berisi telur dan jagung mentah. di sejumlah wilayah lain, ditemukan makanan basi, berjamur, atau bahkan kasus keracunan massal yang memaksa bgn melakukan suspensi operasional sppg.

bgn sendiri pernah menyatakan bahwa sebagian besar dapur di banten belum memenuhi standar kebersihan dan sop.

beberapa sppg dihentikan sementara karena masalah kualitas menu dan infrastruktur.

pengawasan ombudsman banten juga menekankan pentingnya higienitas dapur, proses memasak, distribusi, dan penyimpanan.

program mbg merupakan prioritas nasional untuk mendukung generasi emas 2045.

anggaran besar digelontorkan, ribuan sppg dibangun atau dikelola bersama yayasan dan pihak ketiga.

namun implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan berupa kualitas sumber daya manusia, kedisiplinan sop, pengawasan berjenjang, dan infrastruktur dapur yang belum merata.

program makan bergizi gratis harus terus dievaluasi dan diperbaiki.

pengakuan kelalaian dari sppg adalah langkah awal, namun yang lebih penting adalah tindakan nyata agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah mana pun.

Tag
Share