bacakoran.co

Prabowo Instruksikan Seluruh WNI Punya Rekening Bank, BRI dan BSI Siapkan untuk Percepat Bansos

Seluruh Warga Indonesia Wajib Punya Rekening--X

BACAKORAN.CO – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar seluruh warga negara Indonesia (WNI) memiliki rekening perbankan.

Arahan ini disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 7 September 2026.

Tujuannya memperluas inklusi keuangan sekaligus mempermudah penyaluran berbagai program pemerintah, termasuk bantuan sosial (bansos).  

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa BRI dan Bank Syariah Indonesia (BSI) ditugaskan menyiapkan rekening tersebut.

BACA JUGA:136 Siswa SMAN 1 Tunjungan Blora Diduga Keracunan MBG, Satgas Usulkan SPPG Sukorejo 2 Ditutup

Data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) akan dipadankan dengan sistem pembayaran Bank Indonesia, termasuk QRIS.  

“Tadi Bapak Presiden meminta agar penduduk Indonesia itu mempunyai rekening koran. Jadi tentu diminta untuk BRI dan juga Bank Syariah Indonesia itu mempersiapkan rekening untuk masyarakat,” ujar Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan.  

Langkah ini diharapkan mendorong tingkat inklusi keuangan yang sudah mencapai 93,62 persen menurut data OJK dan BPS, serta meningkatkan literasi keuangan.  

Sebagaimana dikutip dari akun X @RA_leather pada tanggal 8 September 2026, Presiden menginstruksikan agar seluruh WNI memiliki rekening perbankan baru.

Menko Perekonomian menyebut rekening tersebut dapat digunakan untuk menerima berbagai program pemerintah sekaligus mendorong inklusi keuangan nasional.  

BACA JUGA:Anak Keracunan MBG Karo, Asap rokok Jadi yang Disalahkan?

Pemerintah memandang kepemilikan rekening sebagai pintu masuk utama masyarakat ke ekosistem keuangan formal.

Meski inklusi keuangan sudah tinggi, masih ada celah di wilayah tertentu dan kelompok usia muda.  

Dengan rekening yang terintegrasi, penyaluran bansos, subsidi, dan program lainnya bisa lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran.

Prabowo Instruksikan Seluruh WNI Punya Rekening Bank, BRI dan BSI Siapkan untuk Percepat Bansos

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co – presiden prabowo subianto menginstruksikan agar seluruh warga negara indonesia (wni) memiliki rekening perbankan.

arahan ini disampaikan dalam rapat terbatas di istana kepresidenan, jakarta, senin, 7 september 2026.

tujuannya memperluas inklusi keuangan sekaligus mempermudah penyaluran berbagai program pemerintah, termasuk bantuan sosial (bansos).  

menteri koordinator bidang perekonomian airlangga hartarto menjelaskan bahwa bri dan bank syariah indonesia (bsi) ditugaskan menyiapkan rekening tersebut.

data kependudukan dari direktorat jenderal kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil) akan dipadankan dengan sistem pembayaran bank indonesia, termasuk qris.  

“tadi bapak presiden meminta agar penduduk indonesia itu mempunyai rekening koran. jadi tentu diminta untuk bri dan juga bank syariah indonesia itu mempersiapkan rekening untuk masyarakat,” ujar airlangga hartarto di kompleks istana kepresidenan.  

langkah ini diharapkan mendorong tingkat inklusi keuangan yang sudah mencapai 93,62 persen menurut data ojk dan bps, serta meningkatkan literasi keuangan.  

sebagaimana dikutip dari akun x @ra_leather pada tanggal 8 september 2026, presiden menginstruksikan agar seluruh wni memiliki rekening perbankan baru.

menko perekonomian menyebut rekening tersebut dapat digunakan untuk menerima berbagai program pemerintah sekaligus mendorong inklusi keuangan nasional.  

pemerintah memandang kepemilikan rekening sebagai pintu masuk utama masyarakat ke ekosistem keuangan formal.

meski inklusi keuangan sudah tinggi, masih ada celah di wilayah tertentu dan kelompok usia muda.  

dengan rekening yang terintegrasi, penyaluran bansos, subsidi, dan program lainnya bisa lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran.

menteri keuangan purbaya yudhi sadewa menegaskan tujuan utama adalah memastikan bantuan sampai tepat dan cepat.  

“(tujuannya) kalau setiap bantuan betul-betul cepat dan tepat sasaran. bansos dan lain-lain. itu rencana pak presiden seperti itu,” kata purbaya.  

rekening ini juga akan terhubung dengan sistem pembayaran nasional sehingga masyarakat bisa bertransaksi lewat qris tanpa hambatan.  

mekanisme pelaksanaan: berbasis nik dan otomatis untuk usia 17 tahun

pemerintah menyiapkan mekanisme digital.

aplikasi yang dikembangkan bri dan bsi akan menggunakan nomor induk kependudukan (nik) sebagai basis.  

untuk warga yang genap berusia 17 tahun dan memperoleh ktp, rekening akan dibuka secara otomatis bersamaan.

pemerintah berencana memberikan saldo awal rp50.000 yang tidak boleh dipotong biaya administrasi bank.  

“begitu mereka usianya 17 tahun langsung otomatis dikasih ktp dan dikasih rekening koran,” jelas airlangga dalam kesempatan terpisah.  

target keseluruhan mencapai sekitar 200 juta penduduk.

data dukcapil dipadankan dengan sistem bank indonesia untuk payment system dan gateway system berbasis qris.  

bri sebagai bank dengan jaringan ritel terluas dan bsi sebagai bank syariah nasional dipilih karena jangkauan mereka yang luas hingga pelosok.

direktur utama bri hery gunardi menyatakan kesiapan bank mendukung arahan presiden.  

“bri menyambut baik dan siap mendukung arahan presiden untuk semakin memperluas kepemilikan rekening masyarakat indonesia,” ujar hery gunardi.  

manfaat bagi masyarakat dan ekonomi

kebijakan ini diharapkan:

mempercepat distribusi bansos dan program bantuan.

meningkatkan literasi keuangan melalui akses langsung ke layanan formal.

mendorong penggunaan transaksi digital dan qris.

mengurangi ketergantungan pada uang tunai di daerah terpencil.

memperkuat data terpadu untuk kebijakan ekonomi yang lebih akurat.

bagi warga yang sudah memiliki rekening, kebijakan ini bersifat pelengkap.

fokus utama pada mereka yang belum memiliki akses.  

netizen memberikan beragam tanggapan.

“asal gak ada iuran awal dan gak ada saldo minimal, dan gak telpon telpon nawarin kartu kredit.. its okay,” tulis @kutrukkentes.  

sementara yang lain mengingatkan soal pengawasan.

“biar gampang ngawasin, macem2 tinggal blokir..,” tulis @hsthinker.  

Tag
Share