bacakoran.co

Diduga Kelelahan, Pelajar Tenggelam di Sungai Lematang, Jasad Belum Ditemukan

Pencarian korban tenggelam. Insert foto korban Fathan Mubarok--

“Setelah menerima laporan, BPBD Kabupaten Muara Enim bersama masyarakat langsung melakukan pencarian. Sekitar pukul 17.45 WIB, pencarian dimulai dari titik korban terakhir terlihat berdasarkan keterangan saksi,” jelas Situmorang.

Pencarian kemudian dilanjutkan pada hari kedua. Tim gabungan memperluas penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Kondisi arus dan kedalaman sungai menjadi perhatian petugas selama proses pencarian.

BACA JUGA:MBG Tak Disentuh Siswa, Pati Malah Geger Keracunan

BACA JUGA:Kepala Rutan Kelas I Palembang Audiensi dengan Pemkot, Perkuat Sinergi Pembinaan Warga Binaan

Polisi menyebut korban diduga mengalami kelelahan saat berenang. Namun, proses pencarian masih menjadi prioritas untuk menemukan korban.

Kasus pelajar tenggelam di Sungai Lematang Muara Enim tersebut kembali menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan ketika beraktivitas di sungai. Terlebih, lokasi dengan arus dan kedalaman yang sulit diprediksi dapat membahayakan perenang.

Kasi Humas Polres Muara Enim mengimbau orang tua dan masyarakat meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan pelajar yang bermain di sekitar sungai. “Hindari berenang di lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan,” tutupnya.

Diduga Kelelahan, Pelajar Tenggelam di Sungai Lematang, Jasad Belum Ditemukan

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran. co – pelajar asal , sumatera selatan saat berenang di , dusun i, desa kepur, kecamatan muara enim, selasa (8/9/2026).

korban diduga kelelahan dan terseret arus hingga menghilang.  peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 wib di aliran sungai lematang, tepatnya di bawah jembatan desa kepur.  hingga rabu (9/9), tim bpbd bersama masyarakat masih melakukan pencarian.

sebelum kejadian, fathan datang bersama temannya, m arafi (15). keduanya berniat berenang di sekitar pinggiran sungai.

arafi lebih dulu masuk ke sungai. fathan kemudian menyusul. keduanya sempat berenang bersama. namun, tiba-tiba fathan mengalami kesulitan dan tenggelam.

arafi berupaya menyelamatkan temannya. dia sempat menarik tangan fathan. namun, usaha tersebut tidak berhasil. fathan kemudian hilang dari pandangan di dalam aliran sungai.

“namun, upaya tersebut tidak berhasil. teman korban kemudian meminta bantuan kepada masyarakat sekitar,” ujar kapolres muara enim akbp hendri syaputra melalui kasi humas akp rtm situmorang, rabu (9/9/2026).

warga yang mengetahui kejadian langsung membantu mencari korban. laporan kemudian diteruskan kepada bpbd kabupaten muara enim.

tim bpbd bersama masyarakat mulai melakukan pencarian sekitar pukul 17.45 wib. penyisiran dilakukan dari titik terakhir fathan terlihat berdasarkan keterangan saksi.

petugas mengerahkan perahu atau boat untuk menyisir aliran sungai lematang. masyarakat juga ikut membantu dengan melakukan penyelaman serta menggunakan jaring untuk mencari korban.

namun, pencarian hingga pukul 21.00 wib belum membuahkan hasil. korban belum ditemukan.

“setelah menerima laporan, bpbd kabupaten muara enim bersama masyarakat langsung melakukan pencarian. sekitar pukul 17.45 wib, pencarian dimulai dari titik korban terakhir terlihat berdasarkan keterangan saksi,” jelas situmorang.

pencarian kemudian dilanjutkan pada hari kedua. tim gabungan memperluas penyisiran di sekitar lokasi kejadian. kondisi arus dan kedalaman sungai menjadi perhatian petugas selama proses pencarian.

polisi menyebut korban diduga mengalami kelelahan saat berenang. namun, proses pencarian masih menjadi prioritas untuk menemukan korban.

kasus pelajar tenggelam di sungai lematang muara enim tersebut kembali menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan ketika beraktivitas di sungai. terlebih, lokasi dengan arus dan kedalaman yang sulit diprediksi dapat membahayakan perenang.

kasi humas polres muara enim mengimbau orang tua dan masyarakat meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan pelajar yang bermain di sekitar sungai. “hindari berenang di lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan,” tutupnya.

Tag
Share