Tabrakan Motor di Desa Merah Mata, Pemuda Tikam Tukang Bangunan Hingga Tewas
Suasana rumah duka saat jenazah korban hendak di makamkan. (foto: aqda/sumeks)--
BACAKORAN.CO – Diduga sepeda motornya tak sengaja bertabrakan, Legi (59), warga Dusun I, Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan tewas ditikam seorang pemuda berinisial NT (18), menggunakan senjata tajam (sajam).
Peristiwanya terjadi Kamis sore (10/9) di Jalan KR Rozali, Desa Merah Mata.
Korban sempat dievakuasi warga ke menuju rumah sakit Pusri Palembang. Namun, karena luka tusuk yang cukup parah, nyawa Legi yang berprofesi sebagi tukang bangunan itu tak tertolong. Korban meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat Legi hendak pulang ke rumah setelah bekerja sebagai tukang bangunan.
BACA JUGA:Pemuda Sungai Lilin Tewas Ditikam, Isi Perut Keluar, Polisi Buru Pelaku
BACA JUGA:Plt Kepala KUA Pulau Beringin Tewas Ditikam Gara-Gara Parkir dan Jemuran Kopi
Ia mengendarai sepeda motor melintasi Jalan KR Rozali. Saat tiba di lokasi kejadian, motor korban bertabrakan dengan motor yang dikendarai NT.
Motor pelaku disebut baru keluar dari sebuah gang atau lorong. Diduga, pelaku tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di kiri dan kanan sebelum keluar gang. Akibatnya, motor pelaku bertabrakan dengan kendaraan korban.
Benturan membuat keduanya terjatuh. Korban yang menyadari kejadian tersebut kemudian meminta maaf kepada pelaku.
Namun, permintaan maaf itu diduga tidak diterima NT. Pemuda tersebut disebut tersulut emosi dan langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam.
BACA JUGA:Pelatih Sabah Tetap Bangga meski Dihajar Setan Merah 4-0, Ini Alasannya
BACA JUGA:Setan Merah Habisi Sabah 4-0, Bonusnya Clean Sheet
Korban yang tidak menduga akan mendapat serangan tidak sempat menghindar. Pelaku diduga menusukkan senjata tajam beberapa kali ke bagian dada korban.
Usai melakukan aksinya, NT melarikan diri. Korban ditinggalkan dalam kondisi terkapar dan bersimbah darah di lokasi kejadian.
Warga yang mengetahui kejadian langsung memberikan pertolongan. Korban kemudian dievakuasi menuju Rumah Sakit Pusri untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, kondisi korban memburuk. Legi akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
BACA JUGA:Kejari PALI Musnahkan 394 Gram Sabu dan 57 Butir Ekstasi
BACA JUGA:Munchen Hajar Bodo/Glimt 5-0, Harry Kane: Puas!
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga selanjutnya memakamkan korban di tempat pemakaman umum (TPU) sekitar.
Sementara itu, polisi bergerak melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino melalui Kapolsek Banyuasin I AKP Sugeng membenarkan penangkapan terduga pelaku penusukan tersebut.
“Masih dalam perjalanan menuju Polsek Banyuasin I, motifnya laka,” kata Sugeng saat dikonfirmasi.
Keterangan tersebut mengindikasikan polisi masih mendalami motif dan rangkaian kejadian yang berawal dari kecelakaan lalu lintas tersebut.
BACA JUGA:Hari Ketiga Pencarian Wartawan Anak Krakatau, TNI AL Temukan Life Jacket
BACA JUGA:Kasus Keracunan MBG Sidoarjo: Saat Pemkab Harus Menanggung Biaya Korban
NT kini diamankan untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih mendalami kronologi lengkap, termasuk pemicu penyerangan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Kasus penusukan akibat senggolan motor di Banyuasin tersebut kini ditangani Polsek Banyuasin I. Penyidik akan memeriksa terduga pelaku dan saksi untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa sebelum menentukan proses hukum selanjutnya.