bacakoran.co

Asian Games 2026: Pemain Akui Termotivasi Usai Amankan Medali Emas Beregu Putra

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah amankan tiket 8 besar usai kalahkan Yuta Watanabe/Maya Taguchi (Jepang) 9-21, 21-18, 21-15 di babak 16 besar.-pbsi-

BACAKORAN.CO - Ganda putra Indonesia masih menjaga kans untuk juara di Asian Games 2026. Ini menyusul terjaganya langkah pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. 

Mereka sukses kalahkan wakil India, Hariharan Amsakarunan/M. R. Arjun dengan kedudukan 21-14, 21-11 pada babak 32 besar.

Meski menang, Fajar Alfian mengaku belum lepas pada pertandingan ini. Dia mengaku masih ada masalah dengan stamina.

"Tidak bisa dipungkiri ada pengaruh sedikit ke stamina, agak turun sedikit setelah final beregu kemarin. Kami baru sampai di hotel jam 12 malam lalu baru bisa tidur sekitar jam 1," jelas Fajar.

"Kemudian kami sudah main lagi tapi lawan juga merasakan hal yang sama karena kemarin mereka menunggu acara seremoni pembagian medali," lanjutnya.

BACA JUGA:Selamat! Medali Emas Beregu Putra Akhiri Penantian 28 Tahun di Asian Games

"Bukan alasan bagi saya dan Fikri, walaupun stamina sedikit terkuras tapi yang terpenting fokus pikirannya tidak boleh lepas, harus terus dipaksa prima," terangnya.

"Tidak hanya untuk kami berdua tapi kami berharap semua pemain Indonesia yang turun di perorangan bisa meraih hasil yang baik. Semoga dengan raihan medali di beregu, bisa menimbulkan kepercayaan diri yang lebih lagi," ungkapnya.

Kemudian Muhammad Shohibul Fikri menambahkan bahwa  lawan yang dihadapi ini sejatinya kualitasnya tidak biasa-biasa saja. 

"Mereka pemain yang bagus dengan rotasi, permainan no lob yang baik dan defense yang kuat jadi tadi kami mengantisipasi itu," ungkapnya.


Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses kalahkan wakil India, Hariharan Amsakarunan/M. R. Arjun dengan kedudukan 21-14, 21-11 pada babak 32 besar.-PBSI-

Kemenangan berlanjut ke ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Mereka sukses melaju ke babak selanjutnya usai menang di babak 32 besar kala hadapi wakil India Kavipriya Selvam/Simran Singh dengan kedudukan 21-9, 21-5.

BACA JUGA:Timnas Voli Putra Targetkan Perunggu di Asian Games 2026

"Alhamdulillah, bersyukur akhirnya bisa main di Asian Games. Masuk lapangan ada grogi tapi berusaha tetap tenang dan fokus ke permainan," terang Meilysa Trias Puspitasari.

Asian Games 2026: Pemain Akui Termotivasi Usai Amankan Medali Emas Beregu Putra

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - ganda putra indonesia masih menjaga kans untuk juara di asian games 2026. ini menyusul terjaganya langkah pasangan fajar alfian/muhammad shohibul fikri. 

mereka sukses kalahkan wakil india, hariharan amsakarunan/m. r. arjun dengan kedudukan 21-14, 21-11 pada babak 32 besar.

meski menang, fajar alfian mengaku belum lepas pada pertandingan ini. dia mengaku masih ada masalah dengan stamina.

"tidak bisa dipungkiri ada pengaruh sedikit ke stamina, agak turun sedikit setelah final beregu kemarin. kami baru sampai di hotel jam 12 malam lalu baru bisa tidur sekitar jam 1," jelas fajar.

"kemudian kami sudah main lagi tapi lawan juga merasakan hal yang sama karena kemarin mereka menunggu acara seremoni pembagian medali," lanjutnya.

"bukan alasan bagi saya dan fikri, walaupun stamina sedikit terkuras tapi yang terpenting fokus pikirannya tidak boleh lepas, harus terus dipaksa prima," terangnya.

"tidak hanya untuk kami berdua tapi kami berharap semua pemain indonesia yang turun di perorangan bisa meraih hasil yang baik. semoga dengan raihan medali di beregu, bisa menimbulkan kepercayaan diri yang lebih lagi," ungkapnya.

kemudian muhammad shohibul fikri menambahkan bahwa  lawan yang dihadapi ini sejatinya kualitasnya tidak biasa-biasa saja. 

"mereka pemain yang bagus dengan rotasi, permainan no lob yang baik dan defense yang kuat jadi tadi kami mengantisipasi itu," ungkapnya.


fajar alfian/muhammad shohibul fikri sukses kalahkan wakil india, hariharan amsakarunan/m. r. arjun dengan kedudukan 21-14, 21-11 pada babak 32 besar.-pbsi-

kemenangan berlanjut ke ganda putri febriana dwipuji kusuma/meilysa trias puspitasari. mereka sukses melaju ke babak selanjutnya usai menang di babak 32 besar kala hadapi wakil india kavipriya selvam/simran singh dengan kedudukan 21-9, 21-5.

"alhamdulillah, bersyukur akhirnya bisa main di asian games. masuk lapangan ada grogi tapi berusaha tetap tenang dan fokus ke permainan," terang meilysa trias puspitasari.

febriana dwipuji kusuma menambahkan bahwa kemenangan ini tidak boleh membuat lupa diri. ini karena sudah ditunggu pasangan korea baek ha na/lee so hee (korea).

"dengan pertemuan terakhir kemarin di kejuaraan dunia, saat itu mereka memang siap banget dalam segala hal, dalam semua pola. mau main rally atau no lob mereka siap. ini yang harus diantisipasi. sekarang kami harus recovery yang bagus sambil menonton kembali video permainan mereka," ingatnya.

ganda campuran amri syahnawi/nita violina marwah tak mau kalah. mereka sukses amankan tiket 8 besar usai kalahkan yuta watanabe/maya taguchi (jepang) 9-21, 21-18, 21-15 di babak 16 besar.

usai pertandingan, amri syahnawi menyatakan rasa syujurnya bisa diberikan kemenangan. 

"alhamdulillah bersyukur bisa bermain tanpa cedera dan bisa menang, masuk ke babak selanjutnya," katanya.

"tadi awal-awal strategi yang kami terapkan berdasarkan hasil analisa video permainan mereka ternyata sudah diantisipasi. itu membuat kami malah susah sendiri," ungkapnya.

"setelah itu pelatih ngasih arahan untuk mengubah cara main. harus tambah temponya, harus berani memberikan tekanan ke lawan. dan itu berhasil di gim kedua dan ketiga," lanjutnya.

"setelah dapat medali di beregu, pastinya termotivasi banget. apalagi ini multi event yang empat tahun sekali. kesempatan berikutnya kami belum tentu dapat main lagi di sini jadi saya anggap ini asian games terakhir saya dan akan mati-matian," ucapnya.

"lalu walaupun sudah dapat medali di beregu tapi di sektor kami ganda campuran juga ingin menyumbang medali untuk indonesia," tegasnya.

selanjutnya nita violina marwah menambahkan bahwa rasa percaya diri menebal di ajang ini. apalagi setelah kehadiran pelatih nova.

"hadirnya coach nova dan hari ini pertama kali di belakang kami, menimbulkan rasa lebih percaya diri. dengan trust yang dibangun sejauh ini, kami merasa sangat positif," ucapnya.

tren positif ini sayangnya tidak bisa diikuti ganda campuran  nikolaus joaquin/siti fadia silva ramadhanti. mereka terhenti di babak 16 besar usai kalah dari pasangan thailand, ruttanapak oupthong/jhenicha sudjaipraparat 24-26, 21-17, 18-21.

 

Tag
Share