bacakoran.co

Jangan Tertipu Rasa Manis, Ini Jawaban Ahli Soal Semangka atau Pepaya yang Picu Gula Darah Naik

semangka atau pepaya yang lebih memicu kenaikan gula darah--AI

BACAKORAN.CO - Buah yang memiliki rasa manis seringkali menjadi pantangan bagi masyarakat, khususnya penderita diabetes karena dianggap dapat memicu lonjakan glukosa secara tajam.

Namun fakta medis dari para ahli nutrisi justru mengungkap bahwa konsumsi buah segar seperti semangka maupun pepaya tidak secara otomatis membuat gula darah meroket, asalkan selalu dikonsumsi dalam batasan porsi yang dianjurkan.

Kedua buah tropis tersebut memang memiliki kandungan gula alami, namun di saat yang bersamaan juga kaya akan serat serta air.

Kehadiran serat inilah yang berfungsi penting dalam memperlambat proses penyerapan karbohidrat setelah seseorang selesai makan.

BACA JUGA:6 Manfaat Jamur Enoki bagi Kesehatan Tubuh, Kaya Nutrisi dan Lezat untuk Menu Harian

Semangka bahkan didominasi oleh kandungan air tinggi yang dapat memberikan sensasi kenyang lebih lama sehingga menekan keinginan untuk mengonsumsi makanan berlebih.

Untuk menentukan mana yang lebih berisiko menaikkan glukosa antara semangka dan pepaya, masyarakat perlu memahami perbedaan mendasar antara Indeks Glikemik dan Beban Glikemik.

Indeks glikemik mengukur seberapa cepat karbohidrat dalam makanan memicu peningkatan kadar glukosa tubuh.

Sedangkan beban glikemik adalah indikator yang jauh lebih akurat dan realistis karena mengukur dampak karbohidrat tersebut berdasarkan satu ukuran porsi makan yang standar.

Berdasarkan data kesehatan terkini, semangka ternyata memiliki indeks glikemik yang tergolong cukup tinggi yakni berada di angka 75.

BACA JUGA:5 Langkah Pertolongan Pertama Keracunan Makanan, Jangan Panik dan Lakukan Ini!

Di sisi lain, buah pepaya memiliki indeks glikemik yang lebih moderat atau masuk dalam kategori sedang yaitu berada di angka 60.

Meski angka indeks glikemik semangka terkesan tinggi, masyarakat dan penderita diabetes tidak perlu panik berlebihan.

Faktanya, baik semangka maupun pepaya ternyata memiliki angka beban glikemik yang tergolong sangat rendah.

Jangan Tertipu Rasa Manis, Ini Jawaban Ahli Soal Semangka atau Pepaya yang Picu Gula Darah Naik

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co - buah yang memiliki rasa manis seringkali menjadi pantangan bagi masyarakat, khususnya penderita diabetes karena dianggap dapat memicu lonjakan glukosa secara tajam.

namun fakta medis dari para ahli nutrisi justru mengungkap bahwa konsumsi buah segar seperti semangka maupun pepaya tidak secara otomatis membuat gula darah meroket, asalkan selalu dikonsumsi dalam batasan porsi yang dianjurkan.

kedua buah tropis tersebut memang memiliki kandungan gula alami, namun di saat yang bersamaan juga kaya akan serat serta air.

kehadiran serat inilah yang berfungsi penting dalam memperlambat proses penyerapan karbohidrat setelah seseorang selesai makan.

semangka bahkan didominasi oleh kandungan air tinggi yang dapat memberikan sensasi kenyang lebih lama sehingga menekan keinginan untuk mengonsumsi makanan berlebih.

untuk menentukan mana yang lebih berisiko menaikkan glukosa antara semangka dan pepaya, masyarakat perlu memahami perbedaan mendasar antara indeks glikemik dan beban glikemik.

indeks glikemik mengukur seberapa cepat karbohidrat dalam makanan memicu peningkatan kadar glukosa tubuh.

sedangkan beban glikemik adalah indikator yang jauh lebih akurat dan realistis karena mengukur dampak karbohidrat tersebut berdasarkan satu ukuran porsi makan yang standar.

berdasarkan data kesehatan terkini, semangka ternyata memiliki indeks glikemik yang tergolong cukup tinggi yakni berada di angka 75.

di sisi lain, buah pepaya memiliki indeks glikemik yang lebih moderat atau masuk dalam kategori sedang yaitu berada di angka 60.

meski angka indeks glikemik semangka terkesan tinggi, masyarakat dan penderita diabetes tidak perlu panik berlebihan.

faktanya, baik semangka maupun pepaya ternyata memiliki angka beban glikemik yang tergolong sangat rendah.

beban glikemik semangka hanya berada di angka 5,6 sementara pepaya berada tipis di bawahnya yakni di angka 5,5.

bagi penderita masalah glukosa maupun masyarakat yang sedang menjalani program diet sehat, tidak ada satu pun buah segar yang dilarang seratus persen.

namun terdapat beberapa strategi serta takaran khusus agar asupan semangka dan pepaya tetap menyehatkan tubuh tanpa merusak stabilitas metabolisme harian.

langkah pertama yang sangat krusial adalah selalu memperhatikan ukuran porsi ketika makan.

satu porsi buah padat nutrisi yang disarankan oleh para ahli gizi adalah batasan sekitar satu cangkir saja.

langkah kedua adalah sangat disarankan untuk memprioritaskan konsumsi buah secara utuh baik dalam kondisi segar maupun beku, dibandingkan mengonsumsinya dalam bentuk jus yang sudah dihaluskan apalagi ditambah pemanis buatan.

proses pembuatan jus atau minuman sari buah akan menghancurkan struktur serat alami buah.

padahal, ketersediaan serat inilah yang justru sangat dibutuhkan oleh sistem pencernaan untuk menahan laju penyerapan glukosa secara tiba-tiba.

selain itu, memadukan potongan buah segar dengan aneka makanan pendamping yang kaya akan serat, protein, maupun lemak sehat juga menjadi rekomendasi terbaik.

kombinasi nutrisi silang ini terbukti secara medis mampu memperlambat proses pencernaan sekaligus menstabilkan pelepasan glukosa ke dalam sistem aliran darah penderita diabetes.

beberapa pilihan makanan pendamping sehat yang sangat direkomendasikan untuk disajikan bersama semangka atau pepaya antara lain adalah selai kacang murni, keju rendah lemak, aneka kacang dan biji-bijian utuh, hingga yogurt yunani rendah lemak.

pepaya sendiri juga dikenal sangat serbaguna karena bisa dipadukan bersama buah nanas, pisang, dan mangga untuk diolah menjadi hidangan salad tropis segar.

sementara semangka bisa dimanfaatkan sebagai campuran hidangan salsa pedas atau langsung disantap sebagai pendingin alami di cuaca panas.

dengan strategi asupan gizi yang terukur dan seimbang, masyarakat tetap bisa menikmati kesegaran ragam buah tropis kapan saja dengan perasaan tenang dan aman.

Tag
Share