bacakoran.co

Lerai Perkelahian dengan Kades, Ayah Tewas Ditikam Anak Kandung di Ogan Ilir

AN (baju merah), terduga pelaku penikam Kepala Desa dan ayah kandung hingga tewas--

BACAKORAN.CO – Niat seorang ayah melerai perkelahian justru berujung maut. SP (48), warga Desa Muara Penimbung Ilir, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, tewas setelah diduga ditikam anak kandungnya sendiri, AN (30), Minggu (11/10) sekitar pukul 14.00 WIB.

Ketika itu korban berusaha menghentikan aksi pelaku penyerangan terhadap kepala desa setempat, tetapi justru menjadi sasaran amukan putranya.

Peristiwa berdarah itu bermula ketika AN diduga menyerang Kepala Desa Muara Penimbung Ilir berinisial NP (42) menggunakan senjata tajam.

Saat itu, NP sedang duduk di depan rumah setelah menghadiri acara resepsi pernikahan di kawasan tersebut.

BACA JUGA:Bentrok Pekerja Proyek vs Satpol PP di Dekat Kejaksaan Agung, Ternyata ini Prnyebabnya

BACA JUGA:OnePlus Ace 5 Pro Bikin Gamer Tergoda! Snapdragon 8 Elite dan RAM 16 GB Siap Libas Game Berat

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku dan kepala desa masih memiliki hubungan saudara sepupu. Namun, hubungan keluarga itu tidak mencegah terjadinya penyerangan.

Melihat NP ditikam, SP berusaha menghentikan aksi anaknya. Ia memeluk tubuh AN agar pelaku tidak melanjutkan serangan.

Namun, upaya tersebut berakhir tragis. AN diduga berbalik menyerang ayah kandungnya sendiri hingga mengalami lima luka tusuk. Sementara itu, NP mengalami satu luka tusuk dalam insiden tersebut.

Warga yang mengetahui kejadian itu segera mengevakuasi SP dan NP ke RS Ar-Royyan Indralaya untuk mendapatkan pertolongan medis.

BACA JUGA:Toyota Prius Plug-in Hybrid, Mobil Hemat BBM yang Bisa Melaju dengan Tenaga Listrik, Ini Keunggulannya!

BACA JUGA:Infinix Note 60 Pro Resmi: Layar 144Hz, Snapdragon 7s Gen 4, Baterai 6.500 mAh

Namun, nyawa SP tidak berhasil diselamatkan. Banyaknya darah yang keluar akibat luka tusukan membuat korban meninggal dunia. Adapun NP harus dirujuk ke Rumah Sakit RK Charitas Palembang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kasus pembunuhan ayah kandung oleh anak di Ogan Ilir tersebut langsung ditangani jajaran Unit Reskrim Polsek Indralaya.

Lerai Perkelahian dengan Kades, Ayah Tewas Ditikam Anak Kandung di Ogan Ilir

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co – niat seorang justru berujung maut. sp (48), warga desa muara penimbung ilir, kecamatan indralaya, kabupaten ogan ilir, sumatera selatan, tewas setelah diduga sendiri, an (30), minggu (11/10) sekitar pukul 14.00 wib.

ketika itu korban berusaha menghentikan aksi pelaku penyerangan terhadap kepala desa setempat, tetapi justru menjadi sasaran amukan putranya.

peristiwa berdarah itu bermula ketika an diduga menyerang kepala desa muara penimbung ilir berinisial np (42) menggunakan senjata tajam.

saat itu, np sedang duduk di depan rumah setelah menghadiri acara resepsi pernikahan di kawasan tersebut.

informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku dan kepala desa masih memiliki hubungan saudara sepupu. namun, hubungan keluarga itu tidak mencegah terjadinya penyerangan.

melihat np ditikam, sp berusaha menghentikan aksi anaknya. ia memeluk tubuh an agar pelaku tidak melanjutkan serangan.

namun, upaya tersebut berakhir tragis. an diduga berbalik menyerang ayah kandungnya sendiri hingga mengalami lima luka tusuk. sementara itu, np mengalami satu luka tusuk dalam insiden tersebut.

warga yang mengetahui kejadian itu segera mengevakuasi sp dan np ke rs ar-royyan indralaya untuk mendapatkan pertolongan medis.

namun, nyawa sp tidak berhasil diselamatkan. banyaknya darah yang keluar akibat luka tusukan membuat korban meninggal dunia. adapun np harus dirujuk ke rumah sakit rk charitas palembang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

kasus pembunuhan ayah kandung oleh anak di ogan ilir tersebut langsung ditangani jajaran unit reskrim polsek indralaya.

kapolsek indralaya iptu rangga saputra sh mh melalui kanit reskrim ipda indra gunawan amd sh msi mengatakan, petugas bergerak ke lokasi setelah menerima informasi mengenai penusukan yang menewaskan seorang warga.

polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (tkp) dan mengamankan terduga pelaku.
“terduga pelaku berinisial an, yang saat ini telah kita amankan di mapolsek indralaya,” ujar indra gunawan.

ia menjelaskan, penyerangan terhadap kepala desa menjadi awal rangkaian peristiwa yang berujung pada kematian sp.

“terduga pelaku ini awalnya menyerang kades dengan senjata tajam. pelaku dan kades ini ternyata masih saudara sepupu,” jelasnya.

menurut indra, ayah pelaku mengalami lima luka tusuk, sedangkan kepala desa menderita satu luka tusuk.
polisi amankan senjata tajam

selain mengamankan an, polisi juga menyita sebilah senjata tajam bergagang cokelat yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

penyidik masih menangani perkara itu untuk mendalami rangkaian penyerangan yang menewaskan sp dan menyebabkan np terluka.

kasus ini menyisakan duka bagi keluarga korban. sp yang berusaha melindungi kerabatnya dari serangan justru kehilangan nyawa di tangan anak kandungnya sendiri.

polisi belum membeberkan secara terperinci motif yang melatarbelakangi penyerangan tersebut. status an dalam perkara ini masih sebagai terduga pelaku dan penyidik perlu mengungkap secara utuh kronologi serta unsur pidana yang terjadi.

Tag
Share