Dua Buruh Tewas di Sumur Sedalam 12 Meter, Diduga Terpapar Gas Beracun
Petugas Damkar saat berupaya melakukan evakuasi korban.--
Proses evakuasi melibatkan petugas Damkar, Basarnas, serta Tim Rescue PT Bukit Asam (PTBA). Tim gabungan harus bekerja untuk mengeluarkan kedua korban dari sumur yang memiliki kedalaman sekitar 12 meter tersebut.
Setelah melakukan upaya evakuasi, petugas akhirnya berhasil mengangkat kedua korban sekitar pukul 12.50 WIB.
BACA JUGA:Lerai Perkelahian dengan Kades, Ayah Tewas Ditikam Anak Kandung di Ogan Ilir
BACA JUGA:Bentrok Pekerja Proyek vs Satpol PP di Dekat Kejaksaan Agung, Ternyata ini Prnyebabnya
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasat Reskrim AKP M Andrian, yang disampaikan Kaur Identifikasi Bripka Suharianto, membenarkan kejadian tersebut.
“Selanjutnya, jenazah kedua korban dibawa ke RSUD Rabain untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Suharianto.
Penyebab Pasti Masih Perlu Dipastikan
Dugaan paparan gas beracun menjadi salah satu kemungkinan penyebab kedua buruh pingsan di dasar sumur. Namun, penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan hanya dari kondisi korban saat ditemukan.
Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan kedua pekerja kehilangan kesadaran. Insiden ini sekaligus menjadi pengingat akan risiko bekerja di ruang terbatas, seperti sumur, yang berpotensi memiliki atmosfer berbahaya.
BACA JUGA:OnePlus Ace 5 Pro Bikin Gamer Tergoda! Snapdragon 8 Elite dan RAM 16 GB Siap Libas Game Berat
Pekerja maupun warga yang hendak melakukan pekerjaan serupa perlu memastikan kondisi udara dan keselamatan sebelum turun ke dalam sumur.
Jika seseorang pingsan di ruang terbatas, orang lain sebaiknya tidak langsung ikut masuk tanpa peralatan dan prosedur penyelamatan yang memadai karena dapat menjadi korban berikutnya.