bacakoran.co

Awkarin dan Aa Juju Ribut di Medsos, Mulai dari DM Soal Kalimantan hingga Tuduhan ‘Ani-Ani Tua’

DM Awkarin vs Aa Juju Saling Serang karena Isu Karhutla Kalimantan--X/IG

BACA JUGA:Lerai Perkelahian dengan Kades, Ayah Tewas Ditikam Anak Kandung di Ogan Ilir

Sebagian mendukung Awkarin karena merasa cara Aa Juju terlalu frontal dan menyinggung.

“Minta tolong kok bahasanya kayak nyalahin, wajar aja Awkarin risi,” tulis @netizenpeduli di kolom komentar.

Ada juga yang menyayangkan kedua belah pihak.

“Isunya bagus soal Kalimantan, tapi malah jadi perang pribadi. Fokus ke korban dong,” tulis @kalimantanbisa.

Sebagian lagi mengkritik Aa Juju yang dianggap blunder karena semakin menjelaskan justru semakin terlihat tidak konsisten.

Isu karhutla di Kalimantan dan daerah lain memang serius.

Ribuan hektare lahan terbakar setiap musim kemarau, berdampak pada kesehatan warga, ekonomi lokal, dan kualitas udara hingga ke pulau-pulau tetangga.

Publik figure memiliki platform besar untuk mengamplifikasi isu tersebut.

BACA JUGA:Jalan Talang Ojan–Sukamaju Amblas, Pengendara Terancam Bahaya

Namun ketika pesan pribadi disebar dan dibalas dengan emosi, pesan utama tentang kepedulian lingkungan justru tenggelam.

Namun ketiadaan pendekatan yang lebih diplomatis membuat keduanya terjebak dalam lingkaran saling serang.

Banyak netizen menyarankan agar kedua belah pihak menenangkan diri.

“Damai yuk, fokus bantu Kalimantan kayak wacana awal,” tulis @seduhtehnya di akhir thread-nya.

Awkarin dan Aa Juju Ribut di Medsos, Mulai dari DM Soal Kalimantan hingga Tuduhan ‘Ani-Ani Tua’

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co - drama selebgram kembali menghangat di media sosial awkarin atau karin novilda dan aa juju terlibat saling serang usai pesan pribadi soal kondisi kalimantan tersebar.

apa yang bermula sebagai ajakan peduli isu karhutla berubah menjadi perang kata-kata, tuduhan hingga ancaman somasi.

sebagaimana dikutip dari akun x @seduhtehnya pada tanggal 12 oktober 2026, awal mula konflik bermula dari pesan langsung aa juju kepada awkarin.

aa juju meminta bantuan awkarin untuk meramaikan isu kondisi kalimantan yang terdampak karhutla.

sebagai imbalannya, aa juju berjanji akan subscribe konten eksklusif instagram awkarin.

namun awkarin merasa risi.

ia menilai cara komunikasi aa juju terkesan sok kenal, sarkastik, dan seolah menuding dirinya tidak peduli terhadap isu-isu di indonesia.

“aa juju sok kenal, sarkas, dan terkesan menuding saya nggak peduli,” ujar awkarin dalam tanggapannya yang tersebar luas.

aa juju membantah tuduhan gimmick.

ia justru menyayangkan pesan pribadinya disebar oleh awkarin.

namun netizen menemukan indikasi bahwa aa juju juga membagikan cuplikan percakapan tersebut di konten eksklusif instagram miliknya.

situasi semakin panas.

awkarin menuduh aa juju kesal karena tidak di-follow back, bahkan menyebutnya “boti” dan menantang untuk perang terbuka di media sosial.

tidak berhenti di situ.

awkarin kemudian menemukan pesan-pesan yang diduga berasal dari aa juju yang menyebut dirinya “ani-ani tua”, stuck seperti anak sma, tone deaf, cewek tua kampung, hingga ingin pansos.

awkarin merasa nama baiknya dicemarkan dan berencana menempuh jalur hukum.

ia bahkan sudah menghubungi pihak yang diduga pengacara untuk menyiapkan somasi.

“kalau nggak mau disomasi atau dilaporin, sebenarnya tinggal minta maaf,” tulis @seduhtehnya dalam ringkasannya.

aa juju merespons dengan menampilkan bukti di instagram story bahwa ia tidak pernah mengucapkan kata-kata tersebut kepada awkarin.

ia mengklaim tulisan itu adalah chat lama dan ia sendiri lupa ditujukan kepada siapa.

ia juga membantah sebagai haters awkarin.

di sisi lain, para penggemar awkarin segera memberikan bukti bahwa idola mereka sudah menunjukkan kepedulian terhadap karhutla sejak tujuh tahun lalu.

karin novilda bersama platform kitabisa pernah terjun langsung ke lapangan untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan.

fakta ini menjadi pembanding kuat di tengah tuduhan bahwa awkarin tidak peduli isu nasional.

reaksi netizen pun beragam.

sebagian mendukung awkarin karena merasa cara aa juju terlalu frontal dan menyinggung.

“minta tolong kok bahasanya kayak nyalahin, wajar aja awkarin risi,” tulis @netizenpeduli di kolom komentar.

ada juga yang menyayangkan kedua belah pihak.

“isunya bagus soal kalimantan, tapi malah jadi perang pribadi. fokus ke korban dong,” tulis @kalimantanbisa.

sebagian lagi mengkritik aa juju yang dianggap blunder karena semakin menjelaskan justru semakin terlihat tidak konsisten.

isu karhutla di kalimantan dan daerah lain memang serius.

ribuan hektare lahan terbakar setiap musim kemarau, berdampak pada kesehatan warga, ekonomi lokal, dan kualitas udara hingga ke pulau-pulau tetangga.

publik figure memiliki platform besar untuk mengamplifikasi isu tersebut.

namun ketika pesan pribadi disebar dan dibalas dengan emosi, pesan utama tentang kepedulian lingkungan justru tenggelam.

namun ketiadaan pendekatan yang lebih diplomatis membuat keduanya terjebak dalam lingkaran saling serang.

banyak netizen menyarankan agar kedua belah pihak menenangkan diri.

“damai yuk, fokus bantu kalimantan kayak wacana awal,” tulis @seduhtehnya di akhir thread-nya.

Tag
Share