bacakoran.co

10 Hewan Asli Indonesia Ini Terancam Punah, Nomor 2 Cuma Ada di Sumatera Utara!

Daftar Satwa Langka Indonesia yang terancam punah di Alam Liar--AI

BACAKORAN.CO - Kekayaan fauna yang dimiliki Indonesia rupanya berbanding lurus dengan tingginya ancaman kepunahan yang terus mengintai.

Berbagai spesies eksotis yang dulunya melimpah kini harus berjuang keras bertahan hidup di tengah kerasnya perubahan kondisi lingkungan.

Mirisnya, aktivitas manusia menjadi salah satu faktor penyumbang terbesar menyusutnya populasi satwa-satwa berharga ini di alam liar.

Kondisi memprihatinkan ini terungkap jelas dalam sebuah ulasan mendalam mengenai satwa endemik Nusantara, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Sekilat Info.

BACA JUGA:10 Benda Penglaris Dagangan Paling Ampuh Menurut Kepercayaan Jawa, Mana yang Terbukti secara Bisnis

Melalui tayangan tersebut, terungkap fakta mengejutkan bahwa ada sejumlah hewan asli kita yang kini populasinya berada di titik paling kritis.

Perlindungan ekstra terhadap habitat satwa liar mutlak diperlukan agar keseimbangan ekosistem tidak hancur, terutama untuk satwa eksotis seperti, hewan langka, satwa dilindungi, badak jawa, orangutan tapanuli, dan pesut mahakam.

10 Hewan Asli Indonesia yang Terancam Punah

1. Badak Jawa

Salah satu satwa yang nasibnya paling memprihatinkan saat ini adalah Badak Jawa.

Mamalia purba bercula satu ini sekarang hanya bisa ditemukan di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon.

"Populasinya di alam liar hanya tersisa sekitar 80 ekor," sebut narator dalam video tersebut.

BACA JUGA:Fakta Medis Pohon Kersen, Tanaman Pinggir Jalan yang Kaya Manfaat Layaknya Ginseng

2. Orangutan Tapanuli

Beralih ke wilayah Sumatera Utara, ada primata bernama Orangutan Tapanuli yang baru diakui sebagai spesies tersendiri pada tahun 2017 silam.

Kera besar berbulu keriting ini menghadapi ancaman nyata akibat terpecahnya kawasan hutan Batang Toru oleh pembangunan infrastruktur.

Populasinya diperkirakan hanya tersisa kurang dari 800 individu.

3. Pesut Mahakam

10 Hewan Asli Indonesia Ini Terancam Punah, Nomor 2 Cuma Ada di Sumatera Utara!

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co - kekayaan fauna yang dimiliki indonesia rupanya berbanding lurus dengan tingginya ancaman kepunahan yang terus mengintai.

berbagai spesies eksotis yang dulunya melimpah kini harus berjuang keras bertahan hidup di tengah kerasnya perubahan kondisi lingkungan.

mirisnya, aktivitas manusia menjadi salah satu faktor penyumbang terbesar menyusutnya populasi satwa-satwa berharga ini di alam liar.

kondisi memprihatinkan ini terungkap jelas dalam sebuah ulasan mendalam mengenai satwa endemik nusantara, sebagaimana dikutip dari kanal youtube sekilat info.

melalui tayangan tersebut, terungkap fakta mengejutkan bahwa ada sejumlah hewan asli kita yang kini populasinya berada di titik paling kritis.

perlindungan ekstra terhadap habitat satwa liar mutlak diperlukan agar keseimbangan ekosistem tidak hancur, terutama untuk satwa eksotis seperti, hewan langka, satwa dilindungi, badak jawa, orangutan tapanuli, dan pesut mahakam.

10 hewan asli indonesia yang terancam punah

1. badak jawa

salah satu satwa yang nasibnya paling memprihatinkan saat ini adalah badak jawa.

mamalia purba bercula satu ini sekarang hanya bisa ditemukan di kawasan taman nasional ujung kulon.

"populasinya di alam liar hanya tersisa sekitar 80 ekor," sebut narator dalam video tersebut.

2. orangutan tapanuli

beralih ke wilayah sumatera utara, ada primata bernama orangutan tapanuli yang baru diakui sebagai spesies tersendiri pada tahun 2017 silam.

kera besar berbulu keriting ini menghadapi ancaman nyata akibat terpecahnya kawasan hutan batang toru oleh pembangunan infrastruktur.

populasinya diperkirakan hanya tersisa kurang dari 800 individu.

3. pesut mahakam

sementara itu di perairan air tawar kalimantan timur, pesut mahakam juga terus berjuang menghadapi bisingnya lalu lintas kapal tongkang pengangkut hasil tambang.

lumba-lumba berwajah bulat ini kini diperkirakan hanya tersisa sekitar 60 hingga 80 ekor.

ancaman juga datang dari jaring nelayan dan polusi perairan.

4. badak sumatera

tidak ketinggalan, nasib serupa juga dialami oleh badak sumatera.

berbeda dengan kerabatnya di jawa, badak ini memiliki rambut lebat dan dua cula.

saat ini jumlah badak sumatera di alam liar diperkirakan hanya tersisa kurang dari 60 ekor.

mereka kesulitan berkembang biak karena populasinya yang kecil dan terpisah-pisah.

5. gajah sumatera

gajah sumatera juga turut merasakan imbas dari hilangnya habitat.

ruang gerak mereka kian menyempit akibat ekspansi perkebunan yang terus mendesak masuk ke dalam kawasan hutan.

hal ini pada akhirnya sering kali memicu konflik berdarah antara satwa liar yang kelaparan dengan manusia saat gajah-gajah ini terpaksa masuk ke pemukiman.

6. harimau sumatera

harimau sumatera yang menjadi satu-satunya subspesies harimau tersisa di indonesia juga tak luput dari bayang-bayang kelam.

praktik perburuan ilegal serta penggunaan jerat kawat masih menjadi mimpi buruk yang siap merenggut nyawa sang raja hutan kapan saja. populasinya kini hanya sekitar 400 ekor.

7. kura-kura rote

di wilayah timur indonesia, kura-kura rote yang unik karena memiliki leher panjang terus menjadi incaran para pemburu.

kura-kura endemik nusa tenggara timur ini banyak ditangkap untuk diperdagangkan sebagai hewan peliharaan eksotis.

8. penyu sisik

begitu pula dengan penyu sisik di perairan tropis kita yang tempurungnya masih terus dieksploitasi secara kejam.

secara historis, cangkang mereka kerap diburu untuk dijadikan aneka kerajinan tangan seperti sisir atau bingkai kacamata. sampah plastik di laut juga menjadi ancaman nyata.

9. burung maleo

ancaman kepunahan yang menyedihkan ini juga ikut menyasar ke spesies burung-burung endemik kepulauan.

burung maleo di sulawesi kini makin kehilangan lokasi bertelur yang aman karena telurnya yang berukuran raksasa sering dicuri untuk dikonsumsi.

10. jalak bali

sedangkan jalak bali yang memiliki penampilan sangat cantik justru menjadikannya target utama di pasar gelap perdagangan satwa liar.

berkat upaya konservasi, burung berbulu putih dengan topeng biru di wajah ini mulai mengalami peningkatan populasi dari sebelumnya yang hanya tersisa 6 ekor di alam liar.

jika tidak ada tindakan tegas yang nyata dari sekarang, semua keindahan fauna nusantara ini mungkin hanya akan tersisa dalam bentuk dongeng semata.

Tag
Share