bacakoran.co - indonesia kehilangan ganda putra di awal pertandingan denmark open 2026. ini menyusul cederanya daneil marthin jelang pertandingan.
pasangan leo rolly carnando itu alami masalah di sikunya setelah latihan jelang pertandingan. situasi ini membuat keduanya dinyatakan kalah wo karena tidak hadir di lapangan.
absennya daniel/leo memberikan kemenangan wo untuk lawan. di babak 32 ini, lawan daniel/leo adalah pasangan china chen bo yang/liu yi.
kepastian kondisi daniel diutarakan oleh pelatih ganda putra, antonius budi ariantho.
"daniel marthin melaporkan kepada saya bahwa siku-nya sakit setelah latihan di main hall tadi malam. sudah coba ditangani oleh fisioterapis dengan tindakan fisio dan lain-lain, pagi ini dicoba bermain ternyata skala nyerinya masih tinggi," jelas budi dalam rilis kepada media yang dikirim pb pbsi.
"jadi saya memutuskan untuk menarik keikutsertaan leo/daniel di denmark open untuk fokus pada pemulihan. semoga tidak serius dan bisa kembali di french open minggu depan," lanjutnya.
pada hari pertama denmark open 2026 juga menjadi hari tidak bagus bagi pasangan ganda putra devin artha wahyudi/ali faathir rayhan. mereka langsung takluk kepada pasangan china, hu ke yuan/lin xiang yi 14-21, 20-22
"kami terus tertekan sepanjang pertandingan, kena serangan terus dan bola depannya keduluan terus. kami tidak bisa ambil kontrol permainan," jelas devin artha wahyudi.

ganda putra devin artha wahyudi/ali faathir rayhan langsung takluk kepada pasangan china, hu ke yuan/lin xiang yi 14-21, 20-22.-pbsi-
"setelah bisa memaksa adu setting di gim kedua, kami malah kurang mau duluin lagi depannya. malah mengangkat bola lagi, main defense lagi," ujarnya.
"kami merasa bermain terlalu terburu-buru, jadi tidak bisa menerapkan pola permainan yang kami mau," tambah ali faathir rayhan.
"kami harus perbaiki ketenangan di lapangan, lebih yakin dengan kemampuan kami berdua," katanya.
kabar tidak baik juga datang dari ganda putri. pasangan febriana dwipuji kusuma/meilysa trias puspitasari takluk kepada wakil amerika serikat, lauren lam/allison quynh lee 21-9, 20-22, 14-21.
meilysa trias puspitasari usai pertandingan mengatakan bahwa penyebab kekalahan ini karena terlalu bermain buru-buru. terutama di game kedua.
"di game kedua kami terlalu buru-buru dan kurang tenang jadi pengembalian bolanya banyak tanggung dan kami banyak mati," jelasnya.
"pasangan amerika bermain sangat baik hari ini. mereka fokusnya dan konsisten dalam menerapkan pola permainan. power mereka juga besar. itu menyulitkan kami," lanjutnya.
febriana dwipuji kusuma menambahkan bahwa dengan laju shuttlecock yang kencang, mainnya memang harus banyak mengadu.
"di saat mengadu itu ada momen kami terlalu terburu-buru dan itu menguntungkan mereka," ungkapnya.
"di game ketiga kami startnya tertinggal jauh karena banyak melakukan kesalahan sendiri. kami belum konsisten dalam menerapkan pola, kadang sudah enak main malah tiba-tiba hilang, tiba-tiba berubah. ini yang harus cepat kami cari solusinya," ujarnya.