bacakoran.co

KPK Gelar Operasi Tangkap Tangan di Lingkungan BNPB, Identitas Belum Diungkap

OTT KPK ke-22 Tahun 2026 Sasar BNPB--X

Pihak BNPB sendiri belum memiliki informasi resmi.  

BACA JUGA:Kabut Asap Memburuk, Pasar Malam Prabumulih Tetap Bermunculan

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyatakan belum memantau perkembangan tersebut.  

“Kami belum monitor,” ujar Berton.  

Dalam kesempatan terpisah, ia juga menegaskan tidak ada kegiatan OTT yang terpantau di kantor BNPB sejak pagi hingga siang hari.  

BNPB merupakan lembaga strategis yang bertanggung jawab atas penanggulangan bencana di seluruh Indonesia.  

Anggaran yang dikelola mencakup bantuan darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana.  

Setiap dugaan penyimpangan di lembaga ini langsung menyentuh isu kepercayaan publik, terutama bagi masyarakat yang terdampak bencana.  

BACA JUGA:Serangan Mematikan di Bandara King Khalid Riyadh: 13 Tewas, 309 Luka, Operasional Bandara Dihentikan Total

OTT ini menjadi yang ke-22 sepanjang 2026.  

Rekam jejak tersebut menunjukkan KPK terus aktif melakukan penindakan di berbagai sektor, mulai dari perpajakan, pemerintahan daerah, hingga kementerian dan lembaga.  

Sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum pihak yang diamankan.  

Selama periode tersebut, para pihak masih berstatus terperiksa.  

Berita OTT di BNPB segera menjadi perbincangan.  

Banyak netizen menyoroti ironi dugaan korupsi di lembaga yang seharusnya melindungi masyarakat dari bencana.  

KPK Gelar Operasi Tangkap Tangan di Lingkungan BNPB, Identitas Belum Diungkap

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co - komisi pemberantasan korupsi (kpk) melakukan operasi tangkap tangan atau ott di lingkungan badan nasional penanggulangan bencana (bnpb) pada selasa, 13 oktober 2026.  

ketua kpk setyo budiyanto membenarkan adanya kegiatan lapangan tersebut dan menyatakan sejumlah pihak telah diamankan untuk dimintai keterangan.  

identitas para pihak serta dugaan perkara yang menjadi dasar operasi belum diungkapkan secara resmi.  

operasi ini tercatat sebagai ott ke-22 yang dilakukan kpk sepanjang tahun 2026.  

informasi beredar luas melalui media sosial, termasuk unggahan akun x @lambesahamjja.  

kronologi singkat ott di lingkungan bnpb

informasi mengenai operasi senyap kpk di lingkungan bnpb mulai beredar pada selasa siang hingga sore, 13 oktober 2026.  

sejumlah media nasional segera mengonfirmasi kepada ketua kpk.  

“benar,” ujar setyo budiyanto saat dikonfirmasi wartawan, selasa (13/10/2026).  

ia menambahkan bahwa beberapa pihak sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan.  

“ada beberapa pihak yang sudah diamankan, dan sedang dimintai keterangan,” kata setyo.  

detail lebih lanjut termasuk identitas dan jabatan, akan disampaikan oleh juru bicara kpk budi prasetyo.  

sebagaimana dikutip dari akun x @lambesahamjja pada tanggal 13 oktober 2026, unggahan berjudul “big breaking news kpk lakukan operasi tangkap tangan di kantor badan nasional penanggulangan bencana (bnpb)” 

pihak bnpb sendiri belum memiliki informasi resmi.  

plt kepala pusat data, informasi, dan komunikasi kebencanaan bnpb berton sp panjaitan menyatakan belum memantau perkembangan tersebut.  

“kami belum monitor,” ujar berton.  

dalam kesempatan terpisah, ia juga menegaskan tidak ada kegiatan ott yang terpantau di kantor bnpb sejak pagi hingga siang hari.  

bnpb merupakan lembaga strategis yang bertanggung jawab atas penanggulangan bencana di seluruh indonesia.  

anggaran yang dikelola mencakup bantuan darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana.  

setiap dugaan penyimpangan di lembaga ini langsung menyentuh isu kepercayaan publik, terutama bagi masyarakat yang terdampak bencana.  

ott ini menjadi yang ke-22 sepanjang 2026.  

rekam jejak tersebut menunjukkan kpk terus aktif melakukan penindakan di berbagai sektor, mulai dari perpajakan, pemerintahan daerah, hingga kementerian dan lembaga.  

sesuai kitab undang-undang hukum acara pidana (kuhap), kpk memiliki waktu 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum pihak yang diamankan.  

selama periode tersebut, para pihak masih berstatus terperiksa.  

berita ott di bnpb segera menjadi perbincangan.  

banyak netizen menyoroti ironi dugaan korupsi di lembaga yang seharusnya melindungi masyarakat dari bencana.  

“dana penanggulangan bencana malah dirampok disaat korban bencana sesak nafas,” tulis @dmarginale.  

“breaking news kpk gelar ott di bnpb, sejumlah pihak diamankan,” tulis akun-akun berita yang menyebarkan konfirmasi resmi.  

setelah ott, penyidik kpk biasanya melakukan pemeriksaan intensif, pengamanan barang bukti, serta koordinasi dengan pihak terkait.  

hingga saat artikel ini disusun, kpk belum merilis pernyataan lengkap.  

masyarakat diimbau untuk menunggu keterangan resmi agar tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.  .  

Tag
Share