bacakoran.co

KPK OTT 14 Orang di BNPB Termasuk Sestama Rustian, Sita Rp1,4 Miliar dan Emas dari Dana Siap Pakai Bencana

OTT KPK di Lingkungan BNPB Sekretaris Utama Rustian Diamankan Uang Rp1,4 Miliar dan Logam Mulia Disita --X

KPK belum mengumumkan status hukum para pihak secara resmi.  

Detail identitas lengkap dan konstruksi perkara akan disampaikan setelah gelar perkara selesai.  

Budi Prasetyo menegaskan bahwa informasi lebih lanjut akan diungkapkan secara bertahap.  

KPK OTT 14 Orang di BNPB Termasuk Sestama Rustian, Sita Rp1,4 Miliar dan Emas dari Dana Siap Pakai Bencana

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co - komisi pemberantasan korupsi (kpk) mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (ott) di lingkungan badan nasional penanggulangan bencana (bnpb) pada selasa, 13 oktober 2026.  

salah satu pihak yang diamankan adalah sekretaris utama (sestama) bnpb rustian.  

ott tersebut diduga berkaitan dengan korupsi pengadaan barang dan jasa, termasuk yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan.  

tim kpk menyita barang bukti uang tunai sekitar rp1,4 miliar serta logam mulia emas.  

para pihak menjalani pemeriksaan intensif di gedung merah putih kpk, jakarta.

kronologi ott kpk di lingkungan bnpb

kpk mengonfirmasi pelaksanaan ott ke-22 sepanjang tahun 2026 di lingkungan bnpb.  

ketua kpk setyo budiyanto membenarkan adanya kegiatan lapangan oleh tim penindakan.  

“benar,” kata setyo budiyanto saat dikonfirmasi.  

operasi senyap berlangsung di wilayah jabodetabek.  

tim kpk mengamankan total 14 orang.  

mereka terdiri dari pejabat pembuat komitmen (ppk), pegawai atau tenaga ahli bnpb, serta pihak swasta.  

salah satu yang diamankan adalah sekretaris utama bnpb, rustian.  

juru bicara kpk budi prasetyo menyampaikan detail penangkapan saat memberikan keterangan di yogyakarta.  

“dalam peristiwa ini, tim kpk mengamankan sejumlah 14 orang, di antaranya merupakan sekretaris utama atau sestama, kemudian ppk dan juga pihak-pihak lain termasuk dari unsur swasta,” ujar budi prasetyo.  

para pihak yang diamankan dibawa ke gedung merah putih kpk untuk menjalani pemeriksaan intensif.  

kpk memiliki waktu 1x24 jam sesuai kuhap untuk menentukan status hukum mereka.  

malam itu juga dijadwalkan gelar perkara atau ekspose di tingkat pimpinan.

barang bukti yang disita

selain mengamankan belasan orang, tim kpk menyita sejumlah barang bukti.  

uang tunai dengan hitungan awal sekitar rp1,4 miliar berhasil diamankan.  

logam mulia emas juga disita, baik dalam bentuk emas batangan maupun tabungan emas.  

“tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai dan juga logam mulia emas. untuk uang tunai, hitungan awal oleh tim senilai sekitar rp1,4 miliar,” ujar budi prasetyo.  

nilai total emas masih dalam proses penghitungan dan verifikasi oleh tim.  

ott ini diduga berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan bnpb.  

sebagaimana dikutip dari akun x @ferizandra pada tanggal 13 oktober 2026, membahas dugaan penggunaan dana siap pakai untuk kebencanaan dalam praktik korupsi pengadaan tersebut.  

“ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan bnpb, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan,” kata budi prasetyo.

kepala bnpb letjen tni suharyanto mengaku belum mengetahui ott tersebut maupun barang bukti yang diamankan.  

“saya belum tahu. nanti dicek dulu,” kata suharyanto saat dikonfirmasi.  

pelaksana tugas kepala pusat data, informasi, dan komunikasi kebencanaan bnpb, berton s.p. panjaitan, menyatakan sikap resmi lembaga.  

bnpb menghormati sepenuhnya proses hukum yang dilakukan kpk.  

lembaga tersebut berkomitmen tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apa pun.  

“bnpb tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apa pun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan aph,” kata berton s.p. panjaitan dalam keterangan tertulis.  

bnpb juga menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.  

pimpinan telah menginstruksikan inspektorat utama untuk melakukan penelusuran internal dan pengamanan dokumen.  

seluruh jajaran diimbau tetap fokus pada tugas penanggulangan bencana dan kemanusiaan.

ke-14 orang yang diamankan saat ini menjalani pemeriksaan intensif di gedung merah putih kpk.  

pemeriksaan mencakup pihak dari internal bnpb maupun unsur swasta yang diduga terkait.  

kpk belum mengumumkan status hukum para pihak secara resmi.  

detail identitas lengkap dan konstruksi perkara akan disampaikan setelah gelar perkara selesai.  

budi prasetyo menegaskan bahwa informasi lebih lanjut akan diungkapkan secara bertahap.  

Tag
Share