BACAKORAN.CO - Nama Lady Aurellia Pramesti mendadak viral dan menuai sorotan publik usai kasus pemukulan seorang dokter koas di Palembang, Sumatera Selatan, mencuat ke media sosial.
Peristiwa ini bermula dari protes Lady terhadap jadwal jaga malamnya, yang akhirnya memicu penganiayaan terhadap Ketua Koas, Luthfi, oleh seorang pria yang diduga supir ibunya.
Banyak netizen yang menyerukan agar Lady Aurellia Pramesti mendapat sanksi tegas hingga dikeluarkan dari FK-X-
Lady, seorang dokter koas di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK Unsri), merasa tidak puas dengan jadwal jaga malamnya yang bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru.
Meski jadwal tersebut sudah disepakati oleh rekan-rekan koas lainnya, Lady tetap melaporkan keluhannya kepada ibunya, Sri Meilina, yang kemudian mengundang Luthfi, Ketua Koas, untuk bertemu di sebuah restoran.
BACA JUGA:Dikuliti Netizen, LHKPN Diduga Ayah Pelaku Penganiayaan Dokter Muda Palembang Disebar di Sosmed
Dalam pertemuan itu, Luthfi menjelaskan penyusunan jadwal tersebut.
Namun, diskusi berubah menjadi keributan saat seorang pria berbaju merah, yang diduga supir keluarga Lady, memukul Luthfi.
Sebelumnya, Insiden kekerasan yang melibatkan seorang dokter koas bernama Luthfi di Palembang, Sumatera Selatan, telah menjadi pembicaraan hangat di media sosial.
Insiden penganiayaan dokter muda Palembang oleh keluarga junior diduga dipicu oleh ketidaksepakatan mengenai jadwal kerja di rumah sakit untuk tahun baru.
Menurut sebuah unggahan di akun Twitter @Heraloebss pada 12 Desember 2024, kejadian ini bermula dari ketidakpuasan Lady Aurellia Pramesti seorang dokter koas, terhadap jadwal jaga malamnya di akhir tahun.
Lady dikabarkan ingin berlibur ke Jepang bersama keluarganya, namun merasa terhambat karena harus tetap menjalankan tugas.
BACA JUGA:Diduga Mau Liburan Ke Jepang, Bikin Dokter Muda di Palembang Dipukuli Keluarga Pelaku