Pagar Laut di Tangerang, Menteri KKP Sempat Pikir itu adalah Penangkaran Kerang: Ternyata Bukan

Selasa 21 Jan 2025 - 20:19 WIB
Reporter : Yanti D.P
Editor : Yanti D.P

"Tanggul ini merupakan hasil inisiatif swadaya dari masyarakat setempat" jelas Tarsin pada Jumat (10/1/2025).

Tarsin juga menegaskan bahwa berbagai opini negatif yang beredar mengenai pembangunan pagar laut ini tidaklah benar. 

Ia menjelaskan bahwa tanggul laut adalah struktur fisik yang sangat penting untuk mengurangi dampak gelombang besar dan melindungi wilayah pesisir dari ombak tinggi yang bisa mengikis pantai serta merusak infrastruktur. 

BACA JUGA:Lolly Kabur dari Safe House, Eh Malah Razman Nasution yang Kena Pukul Nikita Mirzani Sampai Luka

BACA JUGA:Kadis Inisial D di Pemprov Terjaring OTT Diterbangkan ke Jakarta, Kasus Apa? Ini Kata Kejati Sumsel!

Lebih lanjut, tanggul ini berfungsi untuk mencegah abrasi dan pengikisan tanah di wilayah pantai, yang dapat membahayakan ekosistem dan permukiman.

"Meski tidak bisa sepenuhnya menahan tsunami, tanggul laut membantu mengurangi energi gelombang hingga dampaknya lebih kecil di pesisir," tambah Tarsin.

Jika kondisi tanggul laut terjaga dengan baik, area di sekitarnya bisa dimanfaatkan sebagai tambak ikan, memberikan peluang ekonomi baru dengan meningkatkan produksi perikanan dan membantu kesejahteraan masyarakat setempat.

 "Tambak ikan di dekat tanggul juga dapat dikelola secara berkelanjutan untuk menjaga ekosistem tetap seimbang," ujarnya.

BACA JUGA:Tak Hanya Anak Bos Rental, LPSK Terima Pengajuan Perlindungan dari Korban dan Saksi Lainnya, Total 6 Orang!

BACA JUGA:Lolly Kabur dari Safe House Minta Perlindungan, Tak Tahan Serumah dengan Jasa Open BO & Penderita HIV

Tarsin berharap agar pemerintah dapat meluruskan persoalan ini sehingga tidak merugikan para nelayan. 

"Kami, nelayan di sini, merasa aman dan nyaman," lanjutnya.

Panjang Pagar Laut Menjangkau 16 Desa di Tangerang

Sementara itu Eli menjelaskan bahwa pagar laut di Tangerang ini mencakup 16 desa, termasuk tiga desa di Kecamatan Kronjo, tiga desa di Kecamatan Kemiri, empat desa di Kecamatan Mauk, satu desa di Kecamatan Sukadiri, tiga desa di Kecamatan Pakuhaji dan dua desa di Kecamatan Teluknaga.

Pagar laut sepanjang 30,16 kilometer ini merupakan kawasan pemanfaatan umum yang meliputi zona pelabuhan laut, zona perikanan tangkap, zona pariwisata, zona pelabuhan perikanan, zona pengelolaan energi, zona perikanan budidaya, dan juga beririsan dengan rencana waduk lepas pantai yang diinisiasi oleh Bappenas.

BACA JUGA:Neraka Dunia! Kebakaran Hebat di Los Angeles, Aktivis Sebut Karma AS Karena Support Israel di Gaza

Kategori :