BACA JUGA:Misteri Kematian Purnawirawan TNI di Perairan Marunda, Polisi Dalami Penyebabnya
Desiana juga mengungkapkan tim penyelamat dari Basarnas spesial group menemukan mobil tersebut dalam keadaan terbalik dan terpendam di dalam lumpur.
Setelah menemukan mobil tersebut, petugas mengikat tali roda dan sasis mobil dan kemudian kendaraan ini tersebut berasal diangkut menggunakan crane pada pukul 10.48 WIB.
Pada saat berhasil diangkat ke permukaan kondisi mobil tersebut sudah mengalami kerusakan beberapa titik seperti body mobil dan kaca kendaraan ini pun sudah pecah.
"Akhirnya siang ini kendaraan tersebut sudah kami temukan setelah tiga hari pencarian dan kami angkat ke atas menggunakan crane," kata Desiana.
BACA JUGA:Jasad Purnawirawan Jenderal TNI Mengapung di Marunda, Rekaman CCTV Ungkap Kronologinya!
BACA JUGA:TNI NTT Meninggal Diduga Stress Karena Mahar 250 Juta, Begini Kronologi Lengkapnya
Setelah mobil diangkat, akan diserahkan kepada tim penyidik dari Polda Metro Jaya untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut.
"Maka dengan ini operasi SAR terhadap korban kecelakaan mobil yang tercebur di Dermaga KBN Marunda kami tutup," imbuhnya.
Sebelumnya pensiunan TNI yang merupakan mantan Badan Intelejen Negara (BIN) ditemukan tewas mengapung di Marunda Cilincing, Jakarta Utara, dan pada ditemukan 10 Januari 2025.
Kapuspen TNI Mayjen Heriyanto ungkap, Hendrawan Osteven (HO) telah berusia 75 tahun yang artinya telah lama meninggal dinas kemiliterannya.
"Sudah lama meninggalkan dinas kemiliteran. Usia yang bersangkutan sudah 75 tahun atau lahir 24 Oktober 1949," kata Kapuspen TNI Mayjen Hariyanto dalam keterangannya, dikutip Bacakoran.co dari Disway.id, Rabu (15/1/2025).
"Yang bersangkutan merupakan Purnawirawan TNI (pensiun)," imbuhnya.
BACA JUGA:Jasad Purnawirawan Jenderal TNI Mengapung di Marunda, Rekaman CCTV Ungkap Kronologinya!
BACA JUGA:Dentuman Keras, Rumah Polisi di Mojokerto Meledak Saat Pemilik Dinas, 2 Orang Tewas!