Kedua petugas yang terluka saat ini dirawat di Rumah Sakit Besemah, Kota Pagar Alam.
Berdasarkan informasi dari Tribunnews, menurut kepolisian, kondisi keduanya stabil dan masih sadar meskipun mengalami rasa sakit akibat luka yang cukup serius.
Jenazah Bripda Faras Nahbat telah dilepas melalui upacara kehormatan di Polres Lahat sebelum diberangkatkan ke Kota Palembang, tempat tinggal keluarganya.
BACA JUGA:Wow Lecehkan Penyerang Arsenal di Medsos, Remaja 17 tahun ini Ditangkap Polisi London
BACA JUGA:Kebelet Viral, Kini Mira Ulfa yang Ngaji Sambil Diiringi Musik DJ Diperiksa Polisi Syariah Aceh
Suasana haru menyelimuti upacara tersebut sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sang pahlawan.
Kapolres Lahat menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan narkoba yang lebih luas.
Masyarakat diminta untuk proaktif melaporkan aktivitas mencurigakan, terutama terkait peredaran narkoba, agar kejadian serupa tidak terulang.
Kapolres mengimbau masyarakat untuk bekerja sama dalam memberantas narkoba.
Kasus ini menambah daftar panjang perjuangan aparat kepolisian dalam melawan peredaran narkoba.
Keberanian dan pengorbanan Bripda Faras Nahbat menjadi pengingat akan bahaya besar dari kejahatan narkoba yang tidak hanya merusak generasi muda, tetapi juga mengancam nyawa aparat penegak hukum.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dan memastikan bahwa keadilan ditegakkan.