Menurut pihak kepolisian, motif pembunuhan ini diduga berawal dari konflik pribadi antara Rohmat dan Uswatun.
BACA JUGA:Janda Cantik Ini Ditemukan Tewas Dalam Koper di Ngawi, Kepalanya Dimutilasi
Rohmat mengaku telah menikahi Uswatun secara siri, namun pihak keluarga korban membantah pernyataan tersebut.
Ada dugaan bahwa Rohmat marah karena Uswatun menolak untuk meresmikan hubungan mereka, yang memicu aksi kekerasan yang berujung pada pembunuhan sadis.
Pakar forensik yang menyelidiki kasus ini juga menjelaskan bahwa tindakan pelaku tampak sangat terencana.
Rohmat bahkan menyiapkan koper merah untuk membawa bagian tubuh korban, yang menunjukkan bahwa pembunuhan ini bukanlah tindakan spontan, melainkan telah direncanakan dengan matang.
BACA JUGA:Terungkap! Identitas Mayat Wanita yang Ditemukan Tewas dalam Koper di Ngawi, Ini Sosoknya
BACA JUGA:Pesan Pilu Uswatun Hasanah untuk Anak-Anaknya Sebelum Ditemukan Tak Bernyawa dalam Koper di Ngawi
Rohmat Trihartanto dikenal sebagai penjual mobil bodong dan juga guru silat di daerah Tulung Agung.
Meskipun tidak dapat menggeneralisasi bahwa latar belakang perguruan silat berhubungan langsung dengan tindak kekerasan.
Beberapa laporan media menyebutkan bahwa Rohmat memiliki kemampuan untuk melakukan kekerasan fisik yang mungkin terkait dengan pengaruh latar belakang tersebut.
Selain itu, latar belakangnya dalam perdagangan mobil bodong juga memunculkan dugaan adanya keterlibatan dalam dunia kriminal yang lebih luas.
BACA JUGA:Al-Nassr Mulai Gerah, Persilahkan Ronaldo Angkat Koper
BACA JUGA:Lembaga Keuangan Berguguran, OJK Cabut Sekaligus Izin 5 Koperasi LKM di Jawa Tengah, Ada Apa?
Keluarga korban, yang diwakili oleh Nur Kholim, ayah dari Uswatun, menyatakan sangat terkejut dengan peristiwa ini.