4 Tahun Tanpa Tukin, Kemendikti Malah Salahkan Birokrasi, Dosen ASN Geram dan Siap Gelar Demo!

Jumat 31 Jan 2025 - 10:17 WIB
Reporter : Ramadhan Evrin
Editor : Ramadhan Evrin

ADAKSI juga menyoroti banyaknya inkonsistensi dalam surat edaran tersebut.

BACA JUGA:Dua Pentolan Demo di Kemendikti Dipanggil Menteri Satryo ke Kediamannya Malam-malam, Ada Apa?

BACA JUGA:Sekjen Kemendikti Saintek Ungkap Akan Tempuh Jalur Hukum Jika Demo dan Unjuk Rasa Kembali Terjadi!

Salah satunya, Kemendikti berdalih tukin tidak bisa diberikan karena tidak ada alokasi anggaran yang diajukan sejak 2020.

Namun, menurut ADAKSI, tukin untuk tenaga pendidik di lingkungan Kemendiktisaintek tetap berjalan meskipun kementerian ini telah pecah menjadi tiga bagian.

"Kementerian selalu menyalahkan nomenklatur. Padahal, tenaga pendidik tetap mendapat tukin, tapi dosen tidak. Ada apa ini?" tambah Anggun.

Selain itu, sosialisasi terkait kebijakan ini hanya dilakukan melalui Zoom dan hanya melibatkan pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) serta Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI).

BACA JUGA:Waduh! Kemendikti Bantah Tuduhan Adanya Pemecatan Sepihak: Itu Hoaks

BACA JUGA:Terkait Dugaan Pemecatan ASN Kemendikti Saintek, DPR Berikan Respon: Kita Akan Kaji

"Kenapa dosen yang terdampak langsung tidak diajak berdiskusi? Kenapa hanya pimpinan PTN yang diajak bicara?" kata Anggun geram.

Dosen Siap Turun ke Jalan!

Merasa tak dihargai, ADAKSI telah memutuskan untuk menggelar aksi unjuk rasa di Istana Kepresidenan pada 3 Februari 2025.

Para dosen menuntut pencairan tukin yang tertunda sejak 2020, transparansi anggaran dari Kemendikti, dan pertanggungjawaban pejabat terkait.

BACA JUGA:Menterinya Kabur Naik Mobil Saat Dikepung Pegawai Kemendikti, Demo Tetap Berlanjut

BACA JUGA:Kemendikti Saintek Buka Suara Terkait Demo Pegawai ASN Terhadap Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro

Kemarahan ini bukan tanpa alasan.

Kategori :