Meski Dapat Ancaman dan Serangan Buzzer, Doktif Ungkap Akan Terus Review Skincare: Ingin Melindungi Masyarakat

Sabtu 08 Feb 2025 - 15:19 WIB
Reporter : Yanti D.P
Editor : Yanti D.P

BACAKORAN.CO - Doktif atau dokter detektif yang dikenal oleh masyarakat luas sebagai dokter yang sering mereview skin care yang dinilai memiliki klaim yang berlebihan (overclaim).

Atas keberanian doktif mereview berbagai skin care yang memberikan klaim berlebihan tersebut ia mengaku mendapat serangan Buzzer dan ancaman.

Doktif membeberkan meskipun mendapat serangan bazar dan ancaman ia tidak akan berhenti untuk melakukan review dan memberikan edukasi terbaik untuk masyarakat mengenai skin care di medsos.

Doktif juga ungkapkan jika pemilik skin care tersebut jujur maka menurut doktrin tidak harus takut jika produknya direview oleh doktif itu sendiri.

BACA JUGA:Shella Shaukia Bongkar Skandal Pemerasan Rp 500 Miliar: Doktif dan Heni Sagara Terlibat?

BACA JUGA:Doktif Buka Suara Tak Mau Beri Tau Nama Reseller Shella Saukia, Ia Takut Hal Ini Bakal Terjadi

Doktif juga mengatakan Jika ia tidak ada niat untuk menjatuhkan reputasi brand skin care tertentu tetapi hanya ingin melindungi masyarakat dari beberapa kecurangan.

"Jadi disini ya, Doktif itu ada di masyarakat. Doktif sebagai konsumen dan tidak ada ingin menjatuhkan usaha orang lain," ujar Doktif di Polda Metro Jaya, dikutip Bacakoran.co dari Disway.id, Sabtu (8/2/2025).

"Jadi buat yang owner skincare yang produkrasinya aman-aman aja tidak perlu risih, tenang-tenang aja. Tapi buat mereka yang nakal pasti akan risih Kenapa? Karena keinginan mereka untuk terus menipu masyarakat," sambungnya.

Sebelumnya, baru-baru ini Doktif atau yang dikenal dengan Dokter detektif telah resmi melaporkan Shella Saukia ke Polda Metro Jaya, Sabtu (18/1/2025).

BACA JUGA:Terungkap Doktif Bertemu dr Oky Pratama Benings Clinic Sebelum di Labrak Shella Saukia, Ini Buktinya

BACA JUGA:Setelah Shella Saukia, Doktif Laporkan Dokter Richard Lee: Pernah Disidang MKEK

Doktif melaporkan bos skincare Shella Saukia atas dugaan kasus pengeroyokan yang dilakukan pada sebuah cafe, Jum'at (17/1/2025).

Doktif merasa tidak terima atas perbuatan tersebut yang membawa para gerombolan orang-orangnya untuk melabrak doktif yang diketahui sering mengedukasi masyarakat lewat skincare overclaim.

"Melaporkan semua rombongan yang ada di kejadian tadi, jadi semua Doktif laporkan, jadi doktif berharap semua prosesnya berjalan, mangkanya doktif sambil live bukan mencari perhatian, tapi disitu posisinya doktif hanya bersama Teh Fia dan sopir, tapi mereka melakukan pengeroyokan rame-rame, dua wanita, dan lainnya laki-laki," ujar Doktif, di Polda Metro Jaya, dikutip Bacakoran.co dari Tribunsumsel, Sabtu (18/1/2025).

Kategori :