Beberapa di antaranya adalah Kris Wijoyo Soepandji yang menangani tata negara, Lenis Kogoya di bidang kedaulatan, Indra Bagus Irawan di bidang ekonomi pertahanan, Mayjen TNI (Purn) Sudrajat di bidang diplomasi pertahanan, dan Sylvia Efi Widyantari Sumarlin sebagai Asisten Khusus di bidang Keamanan Siber.
Keseluruhan staf ini bertugas untuk mendukung Menteri Pertahanan dalam pelaksanaan program-program pertahanan negara.
BACA JUGA:Setop Khawatir! Ramadan Tahun Ini Dijamin Stok Beras Aman dan Bebas Lonjakan Harga
BACA JUGA:Begini Kronologi Porter Bobol Koper Penumpang di Bandara Haluoleo, Emas 4 Gram Lenyap
Tugas Deddy sebagai Staf Khusus Menhan
Brigjen TNI Frega belum dapat memberikan rincian lebih lanjut.
Namun, yang pasti Deddy akan berperan dalam mensosialisasikan berbagai program Kementerian Pertahanan.
"Yang pasti mensosialisasikan program, untuk persisnya program-program seperti apa yang akan disosialisasikan pak Deddy itu nanti lebih lanjut," tutup Frega.
Sebelumnya Raffi Ahmad kini resmi menyandang jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto.
Namun ia menegaskan tidak akan meninggalkan dunia hiburan yang telah membesarkan namanya.
Meskipun mengemban tugas baru, Raffi tetap berkomitmen untuk melanjutkan kariernya di dunia entertainment sambil menjalankan tugas negara.
"Kalau syuting yang sebentar-sebentar, live show, itu nggak masalah. Tapi kalau ada perintah langsung dari Pak Presiden, tentu tugas negara jadi prioritas utama,” ujar Raffi saat ditemui di Tendean, Jakarta Selatan, Selasa, 29 Oktober 2024.
Sebagai Utusan Khusus Presiden, Raffi mendapat tanggung jawab penting, yaitu memajukan industri seni di Indonesia.
Menurut Raffi, jabatan ini memiliki struktur yang mirip dengan posisi Menteri atau Wakil Menteri di pemerintahan.
"Utusan Presiden itu memang bagian dari Kabinet Merah Putih, tapi secara struktural ya seperti itu," jelasnya.