"Ini adalah turnamen bergengsi, semua yang ikut pasti punya keinginan kuat yang sama, ingin menjadi juara. Apalagi di ganda putra yang saya lihat nomor 1 sampai 32 kualitasnya merata," ungkap Anton.
Melihat rivalitas yang akan berlangsung sengit, Anton menjelaskan bahwa para pemain telah dibekali dengan persiapan matang. Mereka tidak hanya berlatih menguatkan fisik tapi juga taktik.
BACA JUGA:Rinov dan Fadia Termotivasi Tampil di Badminton Asia Mixed Team Championships 2025, Ini Gegaranya
"Selain latihan teknik dan fisik yang keras selama di Jakarta, anak-anak harus menjaga faktor non teknis setibanya di sana," jelasnya.
"Bagaimana menjaga fokus, mencukupi asupan makanan, istirahat yang bagus dan beradaptasi dengan cuaca. Ini akan sangat penting ketika mereka masuk lapangan," terang Anton.
Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana mengamini apa yang dikatakan sang pelatih. Mereka meyakini faktor non teknis bisa mengambil peranan penting di pertandingan nanti.
"Secara persiapan kami sudah cukup maksimal dengan waktu yang lumayan panjang," kata Bagas.
"Memang benar kata koh Anton, faktor non teknis bisa mempengaruhi jadi nanti sampai di sana kami harus benar-benar bisa jaga fokus dan jaga kondisi. Semoga bisa memberikan yang terbaik," harap Bagas.