BACAKORAN.CO – Suasana di Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, berubah mencekam.
Situasi ini terjadi setelah bentrokan dua kelompok pemuda pecah pada Minggu (16/3/2025) dini hari, sekitar pukul 01.10 WIT.
Dua orang tewas, lima lainnya luka-luka, serta sembilan anggota kepolisian turut menjadi korban dalam insiden ini.
Kerusuhan Berujung Korban Jiwa
BACA JUGA:Bentrokan Ormas di Pekanbaru Rusak 22 Motor, Kerugian Capai Ratusan Juta!
Menurut keterangan Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Areis Aminullah, bentrokan melibatkan kelompok pemuda dari Karang Tagepe dan Lorong Perumda.
Mereka menggunakan senapan angin, busur panah, dan parang, menyebabkan beberapa korban mengalami luka serius.
"Korban dari warga ada tujuh orang, dua di antaranya meninggal dunia. Sedangkan dari pihak kepolisian, sembilan anggota mengalami luka-luka," jelas Areis dalam pernyataan tertulisnya.
Kronologi Bentrokan
Bentrokan dipicu oleh serangan kelompok pemuda Karang Tagepe terhadap pemuda Lorong Perumda.
Mereka membawa busur panah, tetapi aksi mereka berhasil dibubarkan oleh polisi yang berjaga di Pos Pengamanan Taman Landmark.
Tak tinggal diam, kelompok Lorong Perumda berkumpul di depan kantor DPRD dan melancarkan serangan balik ke kompleks Ohoijang atau Karang Tagepe.