Gustryan, warga asli Palembang geram karena konten tersebut memicu kegaduhan dan menorehkan stigma buruk bahwa warga Palembang rakus dan tak beretika.
Kronologi bermula saat Willie dan timnya memasak 200 kg daging sapi di BKB.
Dalam video, ia mengaku meninggalkan lokasi untuk ke toilet, dan saat kembali, rendang sudah lenyap.
Narasi ini memancing hujatan netizen terhadap warga Palembang, dengan tuduhan “maling” dan “tak sabaran”.
BACA JUGA:Helmy Yahya Semprot Willie Salim Soal 200 Kg Rendang Hilang di Palembang: Bukan Begitu Cari Uang!
Tapi, kecurigaan muncul ketika beberapa saksi menyebut kejadian itu terlalu cepat dan terkesan direncanakan.
Willie sempat meminta maaf pada 22 Maret via Instagram, mengakui kurang persiapan dan menegaskan tak menyalahkan warga.
Laporan ke polisi ini diduga mengarah pada pelanggaran UU ITE terkait pencemaran nama baik dan penyebaran informasi yang menyesatkan.
Sosok influencer dan dokter viral Indonesia, dr Richard Lee juga ikut memberikan tanggapan terkait kasus ini, mengungkap bahwa kasus ini adalah rencana besar, berikut selengkapnya.
BACA JUGA:Respons Bobon Santoso Terkait Viralnya Konten Willie Salim Bagi-Bagi Rendang di Palembang!
BACA JUGA:Willie Salim Klarifikasi dan Minta Maaf ke Warga Palembang, Bantah Konten Daging Hilang Settingan
Nama Willie Salim masih menghebohkan media sosial usai acara masak besar yang diadakannya di Palembang.
Dalam acara tersebut Willie memasak rendang dalam jumlah 200kg.
Namun setelah acara berlangsung ia mengungkapkan bahwa rendang 200kg yang dimasaknya hilang sebelum mencapai tingkat kematangan yang sempurna.
Melalui unggahan di akun TikTok @williesalim pada 20 Maret 2025, Willie menyampaikan pengalamannya tersebut.