Meski Trump menyiratkan ruang diskusi terbuka, pembantunya justru memberikan pesan yang kontras.
Peter Navarro, penasihat ekonomi senior, menulis di Financial Times jika negara-negara seperti Vietnam, Meksiko, dan Kamboja harus berhenti menjadi jalur tikus barang-barang China.
“Ini bukan negosiasi,” tegasnya.
BACA JUGA:Minyak Dunia Kolaps, Terburuk dalam 3 Tahun! Efek Trump Bikin Investor Panik!
BACA JUGA:Tarif 32% dari Trump, Prabowo Ngasih Instruksi Khusus Buat Kabinet Merah Putih, Apa Isinya?
Stephen Miran, Ketua Dewan Penasihat Ekonomi menegaskan jika tarif ini adalah “beban yang adil” untuk negara-negara yang selama ini menikmati bantuan ekonomi dan militer dari AS.
Sementara Menteri Keuangan Scott Bessent akan memimpin perundingan tarif dengan Jepang, dan menegaskan bahwa China telah memilih jalan isolasi.
“China memilih menutup diri dengan membalas. Sekarang waktunya mereka menyadari konsekuensinya,” tulis Bessent di platform X—sebelumnya Twitter.