"Saya cek di google maps jaraknya dari hotel kami itu memang agak jauh sekitar 1,5 kilometer dan beliau ini tidak mau diam di tempatnya tapi terus berjalan," tambahnya.
"Akhirnya saya, pembimbing ibadah KBIHU dan petugas PHD kloter 14 UPG berinisiatif untuk mencari beliau disekitaran masjid Nabawi," lanjutnya.
Pencarian berlangsung hingga pukul 09.00 pagi, namun belum membuahkan hasil. Akhirnya mereka melapor ke Kantor Sektor 4 Madinah untuk bantuan pencarian.
BACA JUGA:Lagi Sibuk Angkut Jemaah Haji, Garuda Indonesia 'Parkir' 15 Pesawat, Ini Biang Keroknya!
BACA JUGA:WAJIB TAHU! 36 Kloter Jemaah Haji 2025 Dipulangkan Lewat Madinah, Bukan Jeddah, Ada Apa?
"Qadarullah, pada saat akan menuju ke kantor sektor 4 itulah, di depan hotel saya berpapasan dengan petugas yang hendak mengantar beliau ke hotel tempat kami menginap," ungkap Hardiansyah.
Ia pun langsung membawa sang kakek ke kamar dan memberinya makan karena kondisinya tampak lelah.
Setelah makan dan diperiksa dokter kloter, Puang Tamma kemudian dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) sekitar pukul 14.00 WAS untuk pemeriksaan lanjutan.
Kondisinya dilaporkan membaik dan kini telah kembali bergabung dengan rombongan kloter 14.
BACA JUGA:Jemaah Calon Haji Indonesia Gak Perlu Khawatir Penangguhan Visa oleh Arab Saudi, Tetap Berangkat!
Hardiansyah menekankan bahwa Puang Tamma tidak mengalami demensia seperti yang disebutkan di media sosial.
"Karena kondisinya sudah membaik, saat ini jemaah sudah berada di hotel dan berkumpul kembali dengan rombongan kloter 14 UPG," pungkasnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh jemaah senantiasa tertib dan mematuhi arahan dari ketua kloter, ketua rombongan, maupun ketua regu selama menjalankan ibadah haji.