Polri Sudah Kantongi Nama Pelaku yang Terlibat di Grup Facebook Fantasi Sedarah, Siapa Mereka?

Selasa 20 May 2025 - 19:28 WIB
Reporter : Melly
Editor : Melly

BACA JUGA:Viral Video Sopir Taksi Online inDrive di Cileunyi Lecehkan Penumpang, Pihak inDrive Respons Begini!

"Semoga jodohku orang baik-baik ya Allah biar nanti anakku nggak salah pilih ayah. Serem banget," komentar akun X pipip.

"UU ITE ga peduli dgn hal kek gini.

Padahal polisi mah gampang aja nemuin mereka. Lanjut rajam. Tapi apalah apalah, kita hidup di negara memberi hak hidup pada tersangka dan menginjak harga diri korban," kata akun X loving.

"Gimana Indonesia mau ngurangin tingkat fatherless, kalau figur yang dipercaya untuk jadi 'ayah' aja kaya iblis gini, suck!!"

BACA JUGA:Viral! Baru 4 Hari Kerja, ART Coba Racuni Keluarga Dokter di Batam Gegara Perintah Sepele Ini

BACA JUGA:Viral CCTV Truk Fuso Giling Lampu Merah Pasuruan Libas 5 Kendaraan, Sopir Ngaku Cuma Ngantuk!

"Udah nyebar loh ini ke forum sebelah. Gila ya anjir org sakit kek gini bisa dilaporin ga sih ke polkis? Ke keluarga aja berani, apalagi ke org lain. Predator ini mereka jatuhnya. Ya Allah... di mana coba tempat aman selain keluarga? Eh, ini malah keluarganya jadi dajjal!"

Bahkan menurut informasi yang beredar, jumlah anggota grup ini sempat mencapai lebih dari 30 ribu pengguna, meskipun dalam tangkapan layar disebutkan angka sekitar 32 ribu sebelum akhirnya grup tersebut menghilang.

Dugaan sementara, grup tersebut telah diganti nama oleh pengelolanya demi menghindari pengawasan dan pelacakan lebih lanjut. 

Meski sudah tidak tersedia dengan nama yang sama, kekhawatiran publik tetap membuncah karena tak menutup kemungkinan adanya grup-grup sejenis yang masih beroperasi secara tersembunyi.

BACA JUGA:Kalahkan Rush dan BR-V? Ini Alasan Xpander Cross Premium CVT 2024 Viral di 2025 yang Punya Interior Sultan!

BACA JUGA:Dibilang Tesla KW? Mobil Chery J6 Viral di TikTok Gara-Gara Desain Ganteng, Harga Murah dan Fitur Melimpah!

Melihat situasi ini, respons tegas pun datang dari parlemen. Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, secara lantang menyuarakan keprihatinannya atas keberadaan grup tersebut. 

Ia meminta aparat kepolisian dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk segera bertindak tegas menindak para pelaku di balik grup tersebut.

“Ini sangat menjijikkan. Karenanya saya minta Polisi dan Komdigi telusuri dan tindak para pengelola maupun anggota grup kotor tersebut,” tegas Sahroni saat memberikan keterangan pada Kamis (15/5/2025).

Kategori :