Menanggapi hal tersebut, Kepala BGN Dadan Hindayana mengaku saat program MBG dimulai, belum ada produsen lokal yang mampu memenuhi kebutuhan food tray dengan spesifikasi yang diperlukan.
BACA JUGA:KLB 223 Siswa Kasus Keracunan Massal MBG di Bogor, BGN Evalulasi dan Setop Layanan SPPG!
BACA JUGA:BGN dan OJK Rancang Skema Asuransi MBG Bagi Korban Keracunan Makanan, Simak Rinciannya!
“Dulu kami terpaksa impor karena belum ada produsen lokal. Tapi kini, setelah kami telusuri, sudah ada pemain dalam negeri yang mulai bisa memproduksi,” ujar Dadan.
Ia pun memastikan BGN sedang dalam tahap kajian serius untuk beralih ke produk lokal sepenuhnya.
“Industri lokal mulai berkembang, dan kami kini sedang proses memprioritaskan produk dalam negeri,” tutupnya.